MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 13 Juli 2018 22:55
Ketika Ahli Waris Alm Brata Ruswanda Mencari Keadilan
BERSENGKETA: Tanah ahli waris almarhum Brata Ruswanda di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat tak kunjung usai.(RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Sengketa tanah antara penggugat ahli waris almarhum Brata Ruswanda di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat tak kunjung usai. Pihak ahli waris terus berjuang mencari keadilan agar haknya kembali.

Tanah yang dipermasalahkan itu lokasinya di Jalan Padat Karya RT 24 RW 04 Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. Luasannya 10 hektare. Sengketa itu berlarut-larut sejak dilayangkan gugatan terhadap tergugat, yakni Pemkab Kotawaringin Barat dengan Gugatan Perdata 1 Mei 2007 atas tanah ahli waris alm. Brata Ruswanda.

Keluarga ahli waris H Ervan Rasyid mengatakan, pada 2004, Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kobar saat itu diduga melakukan rekayasa fotokopi Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Tengah pada 26/April 1974 nomor 07./D.1-5/IV/1974 yang sudah kedaluwarsa.

”Pada 20 November 2007, diputuskan gugatan perdata oleh PN Pangkalan Bun, dengan putusan N.O. dan juga pada memori banding 14 Desember 2007, diputus oleh Pengadilan Tinggi Palangka Raya dengan Putusan N.O. tanggal 9 Mei 2008 No. 10/Pdt/2008/P.T.PR,” kata Ervan dalam rilisnya yang diterima Radar Pangkalan Bun.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pada 5 Juni 2013, keluarga ahli waris alm Brata Ruswanda mengajukan kembali gugatan. Lalu di putusan perdata dengan nomor 1/Pdt.g/2013/PN Pangkalan Bun tanggal Maret 2014 dengan hasil putusan N.O. Kemudian, lanjut Banding di Palangka Raya pada 2 Mei 2014 dan 13 Agustus 2014 yang di putusan banding Nomor 30/P.dt/2014/PT.PLK : N.O.

Ervan menuturkan, dia beserta keluarga ahli waris tidak akan mundur dan putus asa memperjuangkan tanah hak milik alm Brata Ruswanda, karena menjunjung tinggi kebenaran dan mencari keadilan.

”Kami lanjut sampai ke Mahkamah Agung RI hingga ke Komnas HAM RI untuk mencari keadilan. Apalagi ada dugaan pemalsuan SK Gubernur, di mana hanya SK fotokopian saja dan ada dua versi, yaitu versi yang menggunakan materai dan tanpa materai. Padahal, sebelumnya belum pernah ada SK tersebut,” katanya.

”Tahu-tahu muncul fotokopi SK Gubernur, sehingga kami juga melaporkan dugaan pemalsuan surat nomor :160/Pro-1/th.1974 tertanggal 1 April 1974 dengan Perihal Mohon Memberikan Hak Pakai atas Tanah berdasarkan UUPA (U.U . No. 5 th. 1960) dan penggunaan surat palsu ini dalam persidangan PN Pangkalan Bun pada 13 November 2017,” kata Ervan Rasyid. (soc)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 09:09

Kegiatan Ini Efektif Perangi Narkoba

PANGKALAN LADA - Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansayah mengapresiasi berkembangnya…

Senin, 18 Februari 2019 09:07

Bupati Minta Jaga dan Lestarikan Budaya Gotong-Royong

PANGKALAN BUN - Bupati Kobar Hj Nurhidayah meminta masyarakat agar…

Senin, 18 Februari 2019 08:57

Masyarakat Sukamara Apresiasi Pameran Sejuta Buku

SUKAMARA – Pameran Sejuta Buku yang digelar oleh Dinas Perpustakaan…

Senin, 18 Februari 2019 08:55

Bangun Tempat Singgah di Perbatasan Kalteng-Kalbar

NANGA BULIK – Kecamatan Delang merupakan wilayah yang berbatasan langsung…

Senin, 18 Februari 2019 08:53

Bupati Resmikan Jembatan Gantung Toluk Suting

NANGA BULIK - Dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Delang, Bupati…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:36

Anjayyyyyy..!!! Pecandu Narkoba Mengaku Anggota BNN

PANGKALAN BUN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:32

Tim PLN-ITS Explore Indonesia Mampir di Kobar

PANGKALAN BUN - PLN Blits Explore Kalimantan sukses digelar, setelah…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:29

Sepekan, Evakuasi Tujuh Sarang Tawon

PANGKALAN BUN – Tugas Pemadam Kebakaran tidak hanya berurusan dengan…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:24

Bikin Cemas..!!! Awan Tsunami Muncul di Langit Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Gumpalan awan hitam berbentuk seperti gelombang Tsunami…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:18

Di Kobar, DBD Mulai "Makan" Korban

PANGKALAN BUN – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*