MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 13 Juli 2018 23:00
Pembantai Orangutan Dipenjara Enam Bulan

COP Nilai Terlalu Ringan, Tak Timbulkan Efek Jera

DILINDUNGI: Orang utan yang dusah dilepasliarkan dialamnya. Hewan ini merupakan salah satu satwa yang dilindungi Undang-Undang sehingga tidak boleh ada yang membunuh atau menyakitinya.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, BUNTOK - Masih ingat kasus pembantaian orangutan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Selasa (30/1) lalu? Pada pembantaian satwa langka tersebut, orang utan berhasil diitemukan seorang warga di bawah jembatan Kalahien dengan keadaan tanpa kepala. Setelah melakukan penelusuran, Polres Barsel berhasil mengamankan dua orang tersangka. Kedua tersangka mengaku satwa langka tersebut dibunuh untuk dijadikan makanan.

Kasus pembantaian orangutan telah beberapa kali masuk persidangan dan pada Senin (14/5) Pengadilan Negeri Buntok menyatakan terdakwa Mukiyafi bin Landes dan Tamorang bin Ribin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana membunuh satwa dilindungi.

Kini kasus pelaku pembantaian primata tersebut telah sampai tahap putusan di Pengadilan Negeri (PN) Buntok.

Sebagaimana membunuh satwa langka yang dilindungi kedua tersangka dijatuhi hukuman penjara selama 6 (enam) bulan dan denda sejumlah Rp 500.000 subsider 1 bulan yang  tertera pada Nomor Perkara 26/Pid.B/LH/2018/PN BNT dan 27/Pid.B/LH/2018/PN BNT.

Menanggapi hal tersebut, Ramadhani selaku Manajer Perlindungan Habitat Centre for Orangutan Protection (COP) mengucapkan terimakasih atas kerja cepat pihak Kepolisian dalam mengusut tuntas kasus pembuhan orangutan yang terjadi awal tahun 2018 ini. Namun  yang menjadi catatan tersendiri adalah putusan yang sangat ringan pada  kasus tersebut sehingga menimbulkan kekhawatiran dan tidak adanya efek jera bagi pelaku maupun masyarakat lainnya. 

“Semestinya UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dipandang sebagai Undang-Undang yang sangat penting untuk menjaga keberlangsungan konservasi di Indonesia," ungkapnya melalui rilis, Rabu (11/7).

Terpisah, Kapolres Barsel AKBP Eka melalui Kasat Reskrim Polres Barsel AKP Triyo Sugiyono menyampaikan, bahwa keputusan dari pengadilan sudah pasti berdasarkan UUD dan pemikiran yang matang. Sehingga semua yang berkaitan dengan putusan mutlak diputuskan Pengadilan Negeri.

"Untuk hal ini sebenarnya kami tidak berhak untuk berkomentar, namun kami semua memyerahkan sepenuhnya kepada Pengadilan Negeri untuk putusam hukuman," pungkasnya. (rol/vin)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 10:09

Jasa Konstruksi Harus Tahu Aturan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menuntut peran jasa konstruksi…

Jumat, 16 November 2018 10:06

Ruas Jalan Bukit Rawi, Mulai Ditangani Tahun Depan

PALANGKA RAYA – Penanganan ruas jalan Bukit Rawi dipastikan menggunakan jembatan layang. Hal itu…

Jumat, 16 November 2018 08:41

DPKP Gumas Tanam Jagung Komposit Seluas 440 Hektare

KUALA KURUN – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah memprogramkan…

Kamis, 15 November 2018 16:22

MELEDAK!!! Mobil Pelangsir Membara setelah Isi BBM

PALANGKA RAYA – Sebuah mobil sedan mini yang diduga digunakan untuk melangsir bahan bakar minyak…

Kamis, 15 November 2018 11:20

LUAR BIASA!!!! Gubernur Apresiasi Kinerja Brimob

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengapresiasi kinerja Brimob…

Kamis, 15 November 2018 09:02

Raperda APBD 2019 Disepakati, Ingat!!!! Harus Sentuh Program Prioritas

PALANGKA RAYA – Setelah melalui pembahasan panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Rabu, 14 November 2018 16:37

39 Ribu Warga Kalteng Terpapar Narkoba

PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah memusnahkan narkotika…

Rabu, 14 November 2018 16:35

Sengketa Tanah Masih Tinggi

PALANGKA RAYA – Sengketa tanah di Kota Palangka Raya masih cukup tinggi. Salah satunya adalah…

Rabu, 14 November 2018 16:33

INNALILLAH!!! Korban Lampu Teplok Meninggal Dunia

KOTAWARINGIN LAMA – Korban terbakar sambaran lampu templok akhirnya meninggal dunia. Nyawa…

Rabu, 14 November 2018 12:06

Pemprov Kalteng Awasi Distribusi Bahan Pokok

PALANGKA RAYA – Persoalan ketersediaan kebutuhan pokok menjadi perhatian pemerintah saat memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .