MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 13 Juli 2018 23:00
Pembantai Orangutan Dipenjara Enam Bulan

COP Nilai Terlalu Ringan, Tak Timbulkan Efek Jera

DILINDUNGI: Orang utan yang dusah dilepasliarkan dialamnya. Hewan ini merupakan salah satu satwa yang dilindungi Undang-Undang sehingga tidak boleh ada yang membunuh atau menyakitinya.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, BUNTOK - Masih ingat kasus pembantaian orangutan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Selasa (30/1) lalu? Pada pembantaian satwa langka tersebut, orang utan berhasil diitemukan seorang warga di bawah jembatan Kalahien dengan keadaan tanpa kepala. Setelah melakukan penelusuran, Polres Barsel berhasil mengamankan dua orang tersangka. Kedua tersangka mengaku satwa langka tersebut dibunuh untuk dijadikan makanan.

Kasus pembantaian orangutan telah beberapa kali masuk persidangan dan pada Senin (14/5) Pengadilan Negeri Buntok menyatakan terdakwa Mukiyafi bin Landes dan Tamorang bin Ribin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana membunuh satwa dilindungi.

Kini kasus pelaku pembantaian primata tersebut telah sampai tahap putusan di Pengadilan Negeri (PN) Buntok.

Sebagaimana membunuh satwa langka yang dilindungi kedua tersangka dijatuhi hukuman penjara selama 6 (enam) bulan dan denda sejumlah Rp 500.000 subsider 1 bulan yang  tertera pada Nomor Perkara 26/Pid.B/LH/2018/PN BNT dan 27/Pid.B/LH/2018/PN BNT.

Menanggapi hal tersebut, Ramadhani selaku Manajer Perlindungan Habitat Centre for Orangutan Protection (COP) mengucapkan terimakasih atas kerja cepat pihak Kepolisian dalam mengusut tuntas kasus pembuhan orangutan yang terjadi awal tahun 2018 ini. Namun  yang menjadi catatan tersendiri adalah putusan yang sangat ringan pada  kasus tersebut sehingga menimbulkan kekhawatiran dan tidak adanya efek jera bagi pelaku maupun masyarakat lainnya. 

“Semestinya UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dipandang sebagai Undang-Undang yang sangat penting untuk menjaga keberlangsungan konservasi di Indonesia," ungkapnya melalui rilis, Rabu (11/7).

Terpisah, Kapolres Barsel AKBP Eka melalui Kasat Reskrim Polres Barsel AKP Triyo Sugiyono menyampaikan, bahwa keputusan dari pengadilan sudah pasti berdasarkan UUD dan pemikiran yang matang. Sehingga semua yang berkaitan dengan putusan mutlak diputuskan Pengadilan Negeri.

"Untuk hal ini sebenarnya kami tidak berhak untuk berkomentar, namun kami semua memyerahkan sepenuhnya kepada Pengadilan Negeri untuk putusam hukuman," pungkasnya. (rol/vin)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 18:15

SIAPA MINAT??? Kemenag Kalteng Buka Penerimaan CPNS

PALANGKA RAYA – Setelah sekilan lama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalteng…

Rabu, 19 September 2018 18:07

MANTAP!!!! Tim Pemberantas Mafia Tanah Dibentuk

PALANGKA RAYA – Maraknya kasua mafia tanah menjadi atensi khusus Kepala ATR/BPN.  Sebab,…

Rabu, 19 September 2018 08:43

Tiga Desa di Kapuas Ditarget Bisa Berinternet

KUALA KAPUAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kapuas kembali mengadakan…

Selasa, 18 September 2018 17:05

Kapolda Sambut Peraih Dua Medali Asean Games

PALANGKA RAYA – Bripda Poliansyah, anggota Polda Kalteng yang merupakan salah satu wakil Indonesia…

Selasa, 18 September 2018 08:47

Enam Pegawai DPMD Disumpah

KUALA KURUN – Enam pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gunung Mas…

Selasa, 18 September 2018 08:37

Kawasan Batanjung Jadi Perhatian Pemprov Kalteng

KUALA KAPUAS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah menggelar Focus…

Senin, 17 September 2018 18:14

Terlindas Mobil, Pengendara Motor Tewas

BUNTOK – Jalan Pahlawan Kota Buntok kembali makan korban jiwa, H Abdul Kadir (55) tewas setelah…

Senin, 17 September 2018 15:23

Tujuh Pemerkosa Ditahan, Lima Remaja Dipulangkan

KUALA KURUN – Proses penyidikan kasus pemerkosaan terhadap dua gadis kembar yakni RA (16) dan…

Sabtu, 15 September 2018 16:22

INGAT!!!! Daerah Harus Terbuka soal Formasi CPNS

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan kabupaten dan kota…

Sabtu, 15 September 2018 16:17

Nyaris Tawuran, Tujuh Anak Punk Diamankan

PALANGKA RAYA – Langkah cepat tanggap dilakukan secara baik oleh personel Polsek Pahandut Pos…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .