MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Jumat, 13 Juli 2018 23:13
KEREN EUI!!! Mahasiswa Bentuk Komunitas Pelestari Bahasa Sampit
FOTO BERSAMA: Komunitas Barisan Penutur Muda Bahasa Sampit atau Uluh Tabela Paduli Basa Itah berfoto bersama. Mereka bertekad akan melestarikan bahasa Sampit sebagai salah satu bahasa asli Kalimantan Tengah.( ISTIMEWA)

PROKAL.CO, SAMPIT—  Sekelompok mahasiswa dari STKIP Muhammadiyah Sampit membentuk komunitas pelestari bahasa Sampit. Gerakan ini muncul karena kurang populernya bahasa tersebut di tengah masyarakat, terutama kalangan anak muda.

Mereka adalah Winarti (21), dan ketiga rekannya Dwi (21), Edi (21) dan Fauzi (19). Mereka melalui gerakan pelestarian bahasa Sampit, mengajak pemuda-pemudi untuk mempelajari kembali salah satu bahasa asli daerah Kalimantan Tengah itu.

Komunitas tersebut mereka namai Barisan Penutur Muda Bahasa Sampit atau yang lebih dikenal dengan Uluh Tabela Paduli Basa Itah. Terdiri dari pemuda-pemudi berusia 15-30 tahun. Saat ini anggotanya telah mencapai puluhan orang.

”Komunitas ini kami pusatkan di kampung Bengkirai, Kelurahan Baamang Hulu. Karena memang mayoritas pesertanya berasal dari sana. Kami berharap, ke depannya kampung Bengkirai dapat berkembang menjadi desa wisata pusat belajar bahasa Sampit, ” ujar Winarti, Jumat (13/7).

Gayung bersambut, respons baik terhadap gerakan ini pun datang dari berbagai kalangan. Belakangan, banjir puluhan video dukungan yang viral di media sosial. Bahkan Bupati Kotawarangin Timur Supian Hadi  turut memberikan dukungannya melalui video singkat berdurasi 50 detik yang dibagikan melalui instagram. Selain video dukungan tersebut, beredar pula video tantangan untuk menyebutkan kosakata Bahasa Sampit yang dibuat oleh anak muda hingga pejabat daerah.

Menurut Fauzi, salah seorang anggota kelompok bahwa hal tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memopulerkan kembali Bahasa Sampit di tengah masyarakat, terutama anak muda.

”Sasaran utama kami anak muda, karena anak muda merupakan pewaris dan penerus budaya. Jadi kami pikir, pendekatannya pun harus dengan cara kekinian,” ujarnya.

 

Sementara itu, Lurah Baamang Hulu  Sufiansyah mengaku bangga dengan kegiatan pelestarian Bahasa Sampit yang dilakukan sekelompok mahasiswa ini. ”Pelestarian Bahasa Sampit oleh anak muda ini akan memberikan dampak baik pada program pemerintah daerah yang sedang mengembangkan sektor wisata di daerah Baamang Hulu, salah satunya hutan Sagonta Kota. Baamang Hulu dapat jadi cerminan untuk mengenalkan kearifan lokal kota Sampit, salah satunya bahasa” Ujarnya dengan senyum menawan.

Kebanggaan juga mengalir dari dosen muda yang mendampingi kelompok Uluh Tabela Paduli Basa Itah Gita Anggraini . Menurutnya, sudah jarang anak muda yang mau peduli dengan bahasa daerah. Bahkan banyak yang malu menggunakannya karena takut dianggap kampungan. Melalui komunitas ini, sedikit demi sedikit kita berusaha membangun pola pikir bahwa bahasa daerah itu keren.(soc/oes)

 

  

 


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 08:44

Pemkab Kotim Dukung Pengembangan Mobil Listrik

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sangat mendukung dan menyambut…

Senin, 18 Februari 2019 08:39

Duhhhhh..!!! Pengangguran Terdidik Masih Tinggi

SAMPIT- Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kotawaringin Timur masih cukup…

Jumat, 15 Februari 2019 11:33

Asrama Mahasiwa Perlu Rehab Ringan

SAMPIT-Sekretaris Komisi III DPRD Kotim, Hero Harapanno  mendorong agar Pemkab…

Jumat, 15 Februari 2019 11:22

Sempat Molor, Paripurna Tetap Berjalan

KUALA PEMBUANG – Rapat paripurna yang dilaksanakan di gedung DPRD…

Jumat, 15 Februari 2019 11:16

Pekebun Malaysia akan Kunjungi Seruyan

KUALA PEMBUANG - Sejumlah pekebun kelapa sawit yang berasal dari…

Jumat, 15 Februari 2019 11:12

Meriam Pengantin Harus Dilestarikan

KUALA PEMBUANG – Keberadaan meriam pengantin di Desa Sembuluh I…

Kamis, 14 Februari 2019 11:39

Kecamatan MB Ketapang Buat Komitmen Perangi Nyamuk

SAMPIT – Meminimalisir penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD di  wilayah…

Kamis, 14 Februari 2019 11:34

Petani Sawit di Seruyan Menuju Sertifikasi ISPO

DANAU SELULUK – Sebanyak 30 petani di Kabupaten Seruyan mengikuti…

Kamis, 14 Februari 2019 11:32

DKPP dan Musirawas Bantu Kelompok Tani

SERUYAN RAYA –  Ada kendala yang dihadapi kelompok tani di…

Kamis, 14 Februari 2019 09:16

Awas...!!! Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Isu Medsos

KUALA PEMBUANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*