MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 16 Juli 2018 15:58
Empat Kades Ajukan Pengunduran Diri
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Para Kepala Desa aktif yang maju menjadi calon legislatif wajib mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu sesuai dengan Pasal 7 ayat 1 Huruf K, PKPU Nomor 20 Tahun 2018.

Hingga saat ini dari data yang diperoleh radar Pangkalan Bun, ada empat kepala desa aktif yang telah mengajukan pengunduran diri ke Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kotawaringin Barat (Kobar).

Kasubag Otonomi Daerah Setda Kobar, Alimin mengatakan, Kades yang mengundurkan diri tersebut, ada satu dari Kecamatan Pangkalan Banteng, Dua dari Pangkalan Lada serta satu dari Arut Utara.

Diungkapkannya pula, keempat kepala desa tersebut, yakni atas nama Masdar dari desa Nanga Mua Kecamatan Arut Utara, Alman Riansyah dari Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng, kemudian dua kades dari kecamatan Pangkalan Lada, adalah Jaka Suherman dari Sesa Pangkalan Dewa, dan Nur Ali Fahrudin, dari Desa Sumber Agung.

“Mereka sudah mengambil surat tanda terima dari kami atau surat keterangan pengunduran diri dalam proses guna persyaratan mendaftar di KPU,”tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kobar, Rustam Efendi membenarkan bahwa para kepala desa wajib mengundurkan diri ketika mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada pemilu 2019 nanti.

“Kepala desa harus netral, aturan bakunya, kepala desa tidak boleh terlibat politik praktis. Termasuk menjadi bagian dari kepengurusan partai politik, jadi mereka wajib mengundurkan diri ketika mencaleg,”ujarnya, Sabtu (14/7)

Hanya saja lanjut Rustam, selama belum ditetapkan resmi menjadi caleg, masih sah-sah saja yang bersangkutan menjabat kades. Namun, bila sudah ditetapkan sebagai caleg melalui Daftar caleg tetap (DCT) KPU, maka para kades yang maju harus mengundurkan diri. “Ada tahapanya itu, mulai dari mengajukan cuti, izin dan sampai pengunduran diri,” tandasnya.

Ketua KPU Kobar Siti Wahida juga menegaskan,  bahwa berdasarkan aturan yang ada, bagi kepala desa yang akan mencalonkan diri dan sudah ditetapkan sebagai caleg maka harus sudah menyerahkan surat pengunduran diri. (sla/gus)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 17:28

Puskesmas Aruta Siaga, Penyakit Ini Rawan saat Banjir

ARUT UTARA – Bajir yang terjadi tidak hanya mengancam harta…

Rabu, 12 Desember 2018 10:35

Diterjang Banjir, Jalan Desa Dialihkan

NANGA BULIK –Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Rabu, 12 Desember 2018 10:33

Kejari Sukamara Bagikan Pin Anti Korupsi

SUKAMARA – Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2018, Kejaksaan…

Rabu, 12 Desember 2018 10:32

Tiga Pelajar Ngelem Diciduk Pol PP Lamandau

NANGA BULIK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:14

KPC Sosialisasikan Pemasangan Tanda Batas IUP

PANGKALAN BUN - PT Kapuas Prima Coal, Tbk sosialisasikan pemasangan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:13

Debit Air Sungai Lamandau Meningkat

KOTAWARINGIN LAMA – Meningkatnya debit air Sungai Lamandau mulai membawa dampak…

Selasa, 11 Desember 2018 11:24

Dishub dan Pol PP Awasi Pasar Gajian

PANGKALAN BANTENG – Pemerintah Kabupaten Kobar siagakan petugas Dinas Perhubungan…

Selasa, 11 Desember 2018 11:22

Wujudkan Pangkalan Bun Green City dengan Tanam10 Ribu Pohon

PANGKALAN BUN - Dalam rangka mewujudkan Pangkalan Bun kota teduh…

Selasa, 11 Desember 2018 10:29

Anggaran PBI Jaminan Kesehatan Naik

SUKAMARA – Tahun depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara mengalokasikan anggaran…

Selasa, 11 Desember 2018 10:25

SMAN 1 Bulik Jadi Sekolah Siaga Kependudukan

NANGA BULIK – SMAN 1 Bulik resmi menjadi Sekolah Siaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .