MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 18 Juli 2018 08:22
Aturan Murid Baru Harus Seragam Panjang Kurang Sosialisasi
ADA ATURAN BARU: Peserta didik baru di SMPN 1 Kolam bersalaman dengan guru dan orang tuanya usai pembukaan masa pengenalan lingkungan sekolah, Senin (16/7).(GUSTI HAMDAN/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KOTAWARINGIN LAMA – Penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2018/2019 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), selain menerapkan sistem zonasi di dalam pendaftaran, juga memberlakukan peraturan baru bagi murid kelas I Sekolah Dasar (SD) dan kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Aturan itu, yakni dengan seragam sekolah model  panjang, baik untuk atasan ataupun bawahannya.

Penerapan kebijakan itu dikeluhkan sejumlah orang tua/wali murid yang menilai kurang sosialisasi. Pasalnya, selama ini murid SD dan SMP, baik negeri maupun swasta menggunakan seragam pendek, kecuali bagi pelajar berhijab.

Unah, warga Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) mengaku telah membelikan seragam putih biru dan seragam pramuka untuk cucunya yang mendaftar di salah satu SMP di wilayah itu.

”Saya tidak tahu ada aturan murid baru harus seragam panjang demikian juga dengan ibu-ibu yang lain yang sudah terlanjur membeli seragam pendek, terutama yang anak atau cucunya laki-laki,” ucap Unah, Selasa (17/7).

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Kobar Aida Lailawati melalui Kepala Cabang Dinas Dikbud Kolam Muhammad Marhani membenarkan adanya penerapan aturan seragam baru bagi peserta didik baru SD dan SMP sederajat.

Namun, dia menegaskan, aturan itu tidak kaku langsung diterapkan seperti kewajiban harus berseragam panjang. Dia juga mengaku mendengar keluhan dari warga yang anaknya baru masuk SD dan SMP.

”Kami dapat memaklumi keluhan warga, karena kebijakan ini belum sempat disosialisasikan secara luas, karena Cabang Dinas ataupun pihak sekolah baru mendapat pemberitahuan ini berdekatan dengan pelaksanaan peserta didik baru,” ujar Marhani.

Selanjutnya, kata mantan Kepala SMPN 1 Kolam ini, murid baru yang sudah membeli seragam pendek dipersilakan dipakai dulu sampai dia bisa membeli seragam panjang. Untuk murid kelas II sampai kelas VI SD dan kelas VIII dan IX SMP sederajat yang ingin berseragam panjang, juga dipersilakan mengganti seragamnya.

”Masalah seragam panjang ini kami harapkan jangan dijadikan polemik atau mengendurkan semangat anak untuk bersekolah. Saya rasa untuk keluarga kurang mampu tidak masalah, karena pemerintah telah menyediakan seragam panjang gratis,” tandasnya.

Masalah seragam panjang itu bukan hanya membingungkan orang tua/wali murid baru, tapi juga berdampak kepada pedagang seragam sekolah di pelosok. Mereka merasa dirugikan karena sudah menyetok seragam yang digunakan selama ini.

”Seharusnya beberapa bulan sebelum penerapan kebijakan ini agar disosialisasikan, sehingga kami tidak menyetok banyak seragam pendek, karena di daerah pelosok seperti Kotawaringin, mayoritas sekolah, kecuali MTs dan pesantren, menggunakan seragam pendek. Kami kesulitan menjualnya lagi,” ucap Tini, pedagang seragam sekolah di Kolam. (gst/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 17:28

Puskesmas Aruta Siaga, Penyakit Ini Rawan saat Banjir

ARUT UTARA – Bajir yang terjadi tidak hanya mengancam harta…

Rabu, 12 Desember 2018 10:35

Diterjang Banjir, Jalan Desa Dialihkan

NANGA BULIK –Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Rabu, 12 Desember 2018 10:33

Kejari Sukamara Bagikan Pin Anti Korupsi

SUKAMARA – Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2018, Kejaksaan…

Rabu, 12 Desember 2018 10:32

Tiga Pelajar Ngelem Diciduk Pol PP Lamandau

NANGA BULIK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:14

KPC Sosialisasikan Pemasangan Tanda Batas IUP

PANGKALAN BUN - PT Kapuas Prima Coal, Tbk sosialisasikan pemasangan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:13

Debit Air Sungai Lamandau Meningkat

KOTAWARINGIN LAMA – Meningkatnya debit air Sungai Lamandau mulai membawa dampak…

Selasa, 11 Desember 2018 11:24

Dishub dan Pol PP Awasi Pasar Gajian

PANGKALAN BANTENG – Pemerintah Kabupaten Kobar siagakan petugas Dinas Perhubungan…

Selasa, 11 Desember 2018 11:22

Wujudkan Pangkalan Bun Green City dengan Tanam10 Ribu Pohon

PANGKALAN BUN - Dalam rangka mewujudkan Pangkalan Bun kota teduh…

Selasa, 11 Desember 2018 10:29

Anggaran PBI Jaminan Kesehatan Naik

SUKAMARA – Tahun depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara mengalokasikan anggaran…

Selasa, 11 Desember 2018 10:25

SMAN 1 Bulik Jadi Sekolah Siaga Kependudukan

NANGA BULIK – SMAN 1 Bulik resmi menjadi Sekolah Siaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .