MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Rabu, 18 Juli 2018 08:26
Tahun Ini, Kalteng Bebas Kabut Asap, SUERRR???
MENGINSTRUKSIKAN: Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyampaikan instruksi Gubernur Kalteng terkait upaya penanganan kabut asap saat memimpin apel Hasupa Hasundau, Selasa (17/7).(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Berdasarkan ramalan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) akan memasuki musim kemarau. Terkait hal tersebut, Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menginstruksikan semua perangkat pemerintahan mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia mengatakan, komitmen bersama bebas kabut asap di tahun 2018 ini harus betul-betul dipenuhi. Bahkan, Gubernur Kalteng beberapa waktu lalu sudah menginstruksikan, jajaran pemerintah, TNI, Polri dan dunia usaha serta masyarakat bersinergi melakukan pencegahan karhutla.

“Komitmen ini tidak hanya sekader komitmen belaka, tapi harus dibuktikan. Kita tahu sendiri bagaimana kondisi kabut asap 2015 lalu, dan kita harapkan tidak lagi terulang di tahun ini,” katanya saat bertindak pembina apel Hasupa Hasundau, Selasa (17/7).

Pemerintah Kalteng sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat karhutla, sebagai tindak lanjut antisipasi dini saat memasuki musim kemarau. Selain itu, Pemprov Kalteng  bersama pihak terkait lainnya rutin melakukan koordinasi terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Sebelumnya Fahrizal mengatakan, bahwa Presiden RI Joko Widodo, telah mengeluarkan instruksi  agar setiap daerah di Indonesia dapat menekan seminimal mungkin kejadian kebakaran. Sehingga seluruh masyarakat Kalteng dan pengusaha sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan, diimbau untuk menjaga dan mengelola lingkungan agar tidak terbakar.

“Kita berharap, seluruh masyarakat Kalteng dapat mengelola lahannya tanpa bakar, sehingga pada 2018 Kalteng bebas bencana asap. Kepada PBS, diwajibkan menjaga arealnya dan tidak boleh ada kebakaran maupun membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadi kebakaran hutan dan lahan di areal PBS, Pemerintah Provinsi Kalteng telah mewajibkan kepada perusahaan agar mendirikan satuan tugas (Satgas) pemadam kebakaran, ujar Fahrizal yang juga sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng tersebut.

“Apa bila di areal PBS ditemukan kebakaran lahan, maka akan dikenakan sanksi tegas, sesuai ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” bebernya. (sho/fm)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:53

Bina Atlet ASN, Korpri Gelar Pekan Olahraga

SAMPIT— Guna membina para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

200 Hektare Ditanami Padi Organik

SAMPIT - Kepala Dinas Pertanian Kotim, I Made Dikantara  memaparkan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:52

Pembinaan Mental dan Rohani Dievaluasi

SAMPIT—Kegiatan rutin pembinaan mental dan rohani Agama Islam yang dilaksanakan…

Senin, 10 Desember 2018 09:49

Industri Rumah Tangga Topang Ekonomi Keluarga

SAMPIT-- Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar…

Senin, 10 Desember 2018 09:10

Dewan Ajak Masyarakat Sukseskan Pilpres 2019

KUALA PEMBUANG – Jelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI…

Senin, 10 Desember 2018 09:05

Polisi Beri Bantuan Warga Miskin

SAMPIT – Rasa perhatian dan kepedulian aparat kepolisian terhadap warga…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:51

Petani Kuala Pembuang Keluhkan Rendahnya Harga Kelapa

KUALA PEMBUANG- Sampai saat ini,  para petani kelapa yang ada…

Jumat, 07 Desember 2018 08:52

Diskan Usul Bentuk Gapokan

KUALA PEMBUANG – Guna lebih memantapkan kesuksesan bidang perikanan, baik…

Kamis, 06 Desember 2018 13:30

Sosialisasikan K 13 ke Pengelola PAUD

SAMPIT –Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan…

Kamis, 06 Desember 2018 13:27

APBD Terserap di Bawah Target Ini Kendalanya

SAMPIT— Hingga bulan November 2018 ini, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja…