MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 09 Agustus 2018 10:35
HADEEEEHHH!!!! Truk Besar Masih Masuk Kota
TERPEROSOK: Truk besar pengangut atap seng terperosok di lubang drainase di Jalan MT Haryono, Rabu (8/8) pagi.(USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- Larangan melintas di dalam kota bagi truk bertonase besar tak digubris. Buktinya, masih ada truk besar yang masuk kota.

Seperti yang terjadi di Jalan MT Haryono, Rabu (8/8). Truk pengangkut atap seng terperosok di lubang drainase . Sebagian badan truk menutupi bahu jalan.

 ”Kalau kondisi sepi lalu lintas tidak apa, tapi saat jam padat cukup menggangu bahkan cenderung membahayakan pengguna jalan yang lain,” kata Rahmad, warga yang melintas di Jalan MT Haryono, Sampit.

Sementara itu, salah seorang saksi mengatakan bahwa insiden ini terjadi malam hari.  ”Truk ini mengangkut seng dari Banjarmasin Kalimantan Selatan. Rencananya mau bongkar malam tadi. Tapi ketika mau mengarahkan truk sopir tidak tahu ban belakang sebelah kiri terperosok ke lubang,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur Fadlian Noor menjelaskan, truk bertonase di atas delapan ton dilarang melintas di dalam kota.   

”Sesuaikan hasi forum LLAJ (Lalu Lintas Angkutan Jalan) armada truk  di atas delapan ton diimbau tidak masuk kota,” tegas Fadlian.

Truk bertonase besar seperti truk CPO, angkutan barang, kontainer, dan kendaraan berat lainnya diarahkan melalui Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Pramuka.

Pengecualian berlaku untuk truk pengangkut sembako atau bahan bangunan. Itupun harus menggunakan truk berkapasitas di bawah delapan ton atau maksimal menggunakan truk berjenis PS 120.

Menyoal truk yang mengalami insiden terperosok di Jalan MT Haryono, juga ada pengecualian. Hanya saja kendaraan tersebut seharusnya mendapatkan pengawalan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan menggunakan truk yang lebih kecil.

 ”Malam hari harus menggunakan pengawalan dari Satlantas,”  tambah Fadlian. 

Berdasarkan Surat Edaran Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur Tahun 2017, kendaraan bertonase di atas delapan ton dilarang melintas di dalam kota. Peraturan ini berlaku sejak 1 Maret 2017 lalu. Adanya aturan ini untuk meminimalisasi tingkat kecelakaan dan kerusakan jalan di dalam kota.

Hanya saja tampaknya aturan ini tak digubris. Masih ada saja kendaraan bertonase besar melintas di dalam kota. Sebagai contoh di Jalan HM Arsyad, Jalan Kapten Mulyono masih sering dilewati truk pengakut CPO. Sejumlah oknum sopir kerap mengaku tidak tahu, ketika ditanya soal aturan tersebut. (oes/yit)

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 17:27

Begini Pengakuan Kepala Sekolah Tempat Istri Terduga Teroris Mengajar

PALANGKA RAYA-  Keluarga L, terduga teroris yang diringkus Densus 88 Antiteror Mabes Polri, diduga…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:00

Cat Pintu Gerbang Wisata Ujung Pandaran Kusam

SAMPIT – Warga Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit mengeluhkan pintu gerbang wisata Pantai…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:24

Kwaran Pramuka Kotabesi Tergiat Pertama

SAMPIT – Dalam rangka peringatan HUT pramuka ke-57, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kotim memberikan…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:58

WOW!!! Helikopter Seliweran Padamkan Karhan Ini Biayanya Sehari

SAMPIT – Pemerintah mengeluarkan biaya besar untuk operasional helikopter pengebom air, yakni…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Tongkang Tabrak Lanting, Dewan Desak Periksa Izin Galian C

SAMPIT – Insiden tongkang menabrak lanting warga di Sungai Mentaya harus segera diselesaikan.…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:09

Hampir Sepekan Sistem KTP-El Gangguan

SAMPIT - Sistem pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) mengalami gangguan hampir sepekan…

Selasa, 14 Agustus 2018 10:07

Nah Kam!!! Pedagang Mangkikit akan Unjuk Rasa

SAMPIT – Pedagang Pasar Mangkikit naik pitam. Mereka menuntut pemerintah segera menuntaskan polemik…

Selasa, 14 Agustus 2018 09:58

Ya Ampunnn!!!! Rumah Pengusaha Empek Empek Nyaris Jadi Arang

SAMPIT- Warga kompleks Perumahan Permata, RT 58, RW 10,  Jalan Gunung Kerinci di depan SMA Negeri…

Senin, 13 Agustus 2018 15:33

Semakin Banyak!!! BMKG Deteksi 28 Titik Panas

SAMPIT – Sebanyak 28 titik panas (hotspot) terdeteksi oleh satelit Terra-Aqua dan Suomi National…

Senin, 13 Agustus 2018 15:14

Cuaca Ekstrim, Jemaah Haji Kotim Tetap Sehat, ALHAMDULILLAH!!!!

SAMPIT – Sebanyak 215 jamaah haji Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang sedang melaksanakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .