MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Jumat, 10 Agustus 2018 20:16
Pasangan Selingkuh Dokter Gigi dan Sopir Ambulans Itu Nyaris Dimassa
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Penggerebekan oknum dokter gigi berinisial RT bersama dengan sopir ambulans berinisial SD disinyalir buah dari kegeraman warga sekitar. Keduanya diduga menjalin hubungan terlarang sudah cukup lama. Begitu juga dengan barak tempat kejadian memang dipersiapkan untuk memadu kasih. Akibat perbuatannya, keduanya nyaris jadi bulan-bulanan warga setempat.

”Informasinya memang sudah lama ada hubungan hingga akhirnya digerebek warga,” ujar warga Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, kemarin (9/8).

Penggerebekan itu terjadi di barak yang disewa SD di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu. Saat itu suami RT tidak ada di tempat, begitu juga dengan istri SD. Keduanya tidak berkutik setelah warga mendapatkan keduanya di dalam barak. Keduanya nyaris dipersekusi warga.

“Mereka nyaris saja diamuk, untungnya dekat kantor polsek, jadi enggak sempat dipukul,” ujar warga Pundu.

Informasinya, kasus ini tengah ditangani oleh aparat Polsek Cempaga. Karena saat penggerebekan itu warga langsung mengantar keduanya ke kantor polisi.

“Langsung diamankan ke polisi, khawatirnya diamuk massa,” ujarnya.

Kejadian ini dibongkar oleh orang tua istri dari sang sopir ambulans. Apalagi sang sopir sudah memiliki satu anak. Begitu juga dengan sang oknum dokter gigi yang sudah memiliki dua anak.

Meski begitu, kabarnya kedua pihak dimediasi oleh polsek setempat, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Suami RT dan istri SD sudah dipanggil. Mereka sepakat menyelesaikannya melalui musyawarah.

Namun, hingga saat ini jajaran Polsek Cempaga Hulu masih belum ada mengeluarkan pernyataan resmi. Bungkamnya aparat ini menimbulkan berbagai dugaan dan spekluasi atas kasus yang diduga sudah mengarah ke perzinahan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Sugianto membenarkan adanya penggerebekan terhadap oknum dokter itu. Namun dia tidak mengetahui secara lengkap kronologinya.

"Kalau untuk lebih jelasnya tanyakan kepada staf kami di desa karena dia yang ikut penggerebekan itu," kata Sugianto. Dia enggan berkomentar banyak lantaran dirinya belum menerima laporan dari staf pemerintah desa. (ang/yit)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:17

AWASSS..!!! Kades Diminta Jauhkan Praktik KKN

KASONGAN - Kepada 154 kepala desa (kades) se Kabupaten Katingan…

Selasa, 11 Desember 2018 10:53

Bina Atlet ASN, Korpri Gelar Pekan Olahraga

SAMPIT— Guna membina para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

200 Hektare Ditanami Padi Organik

SAMPIT - Kepala Dinas Pertanian Kotim, I Made Dikantara  memaparkan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:52

Pembinaan Mental dan Rohani Dievaluasi

SAMPIT—Kegiatan rutin pembinaan mental dan rohani Agama Islam yang dilaksanakan…

Senin, 10 Desember 2018 09:49

Industri Rumah Tangga Topang Ekonomi Keluarga

SAMPIT-- Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar…

Senin, 10 Desember 2018 09:10

Dewan Ajak Masyarakat Sukseskan Pilpres 2019

KUALA PEMBUANG – Jelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI…

Senin, 10 Desember 2018 09:05

Polisi Beri Bantuan Warga Miskin

SAMPIT – Rasa perhatian dan kepedulian aparat kepolisian terhadap warga…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:51

Petani Kuala Pembuang Keluhkan Rendahnya Harga Kelapa

KUALA PEMBUANG- Sampai saat ini,  para petani kelapa yang ada…

Jumat, 07 Desember 2018 08:52

Diskan Usul Bentuk Gapokan

KUALA PEMBUANG – Guna lebih memantapkan kesuksesan bidang perikanan, baik…

Kamis, 06 Desember 2018 13:30

Sosialisasikan K 13 ke Pengelola PAUD

SAMPIT –Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .