MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Senin, 13 Agustus 2018 15:17
Ernando Kebanggaan Pangkalan Bun
Ernando Ari Sutaryadi

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Nama Ernando Ari Sutaryadi menjadi buah bibir masyarakat di Kotawaringin Barat, usai kemenangan Timnas U-16 Indonesia di piala AFF 2018, Sabtu (11/8) pekan tadi. Pasalnya, kiper Timnas U-16 itu disebut-sebut berasal dari Pangkalan Bun.

Ernando disebut-sebut berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Bakat Pangkalan Bun. Bahkan di media sosial, klaim warganet atas asal daerah sang penjaga gawang itu ramai diperbincangkan.

”Ernando anak Pangkalan Bun, kiper Timnas Garuda Muda U-16 mengantarkan Indonesia juara Piala AFF U-16 lewat adu penalti. Kita orang Pangkalan Bun ikut bangga. Allahu Akbar...!!! Pertandingan final harus adu penalti adalah cara tuhan mengangkat nama Pangkalan Bun lewat kehebatan kiper timnas yang berasal dari SSB Bina Bakat Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng,” tulis akun Facebook budi surakhmat, Sabtu (11/8) malam, sekitar pukul 20.55 WIB, beberapa menit usai Timnas U-16 juara.

Bahkan ada yang menyebutkan, jika penepis dua tendangan penalti dari Timnas Thailand itu kini bersekolah di SMAN 3 Pangkalan Bun.

Radar Pangkalan Bun kemudian mengonfirmasi ke sekolah yang dimaksud, untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.  Namun, guru Olahraga SMAN 3 Pangkalan Bun, Agung, menepis kabar jika Ernando saat ini bersekolah di SMA tersebut.

”Tidak, Ernando tidak bersekolah di SMA 3. Tapi kalau menjadi pemain SSB Bina Bakat itu benar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini yang bersekolah di SMAN 3 adalah rekan-rekan satu klub Ernando di SSB Bina Bakat ketika mereka mengikuti Menpora Cup beberapa tahun lalu.

”Ada Rega Maulana dan Hafidz yang merupakan alumni Menpora Cup, yang  saat ini sekolah di SMAN 3,” tambahnya.

Agus sempat kaget ketika nama Pangkalan Bun disebut-sebut oleh penyiar televisi kala pertandingan berlangsung. Namun menurutnya wajar, lantaran penyiar sangat mungkin hanya membaca teks biodata asal-usul sang pemain.

”Tidak perlu diperdebatkan. Untuk masalah Bina Bakat, silakan konfirmasi lebih lanjut ke mereka. Namun untuk kepastian sekolah, saat ini tidak ada siswa yang bernama Ernando Ari Sutaryadi,” tegas Agung.

Sementara itu, mantan pelatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Bakat, Pangkalan Bun, Yusbob Arodi membenarkan bahwa Ernanado pernah menjadi bagian dari SSB Bina Bakat. Ia bergabung saat gelaran turnamen Menpora Cup.

”Saat itu Bina Bakat juara Provinsi Kalteng, dan harus ke tingkat Nasional,” ujarnya.

Perihal Ernando yang dikabarkan pernah belajar sepak bola di Pangkalan Bun, pihaknya sama sekali tidak mengetahui. Terkait kontroversi asal usul Ernando, Yusbob mengatakan bahwa mantan anak didiknya itu memang kelahiran Semarang.

Ia juga tak menampik, bahwa saat itu kemampuan bermain bola Ernando sudah cukup bagus.

”Bisa dibilang Ernando itu direkrut Bina Bakat, kalau pemain professional bisa dibilang dikontrak. Namun di tengah perjalanan, Bina Bakat kesulitan keuangan sehingga Ernando pulang kampung dan mungkin akhirnya masuk ke Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Semarang,” terangnya.

Yusbob juga berpesan, bahwa kontroversi terkait Ernando lebih baik tidak perlu dibesar-besarkan. Ia meminta masyarakat cukup mengenang remaja tersebut akan prestasinya.

“Tidak masalah, yang penting kita semua bersatu mendukung Timnas. Ernando dan teman-temannya di Timnas U-16 adalah aset bangsa. Kita patut berbangga, karena penampilan terbaiknya pada Piala AFF U-16,” pungkasnya. (sla/yit)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 09:52

Cegah Konflik Sejak Dini, Koordinasi di Masyarakat Harus Kuat

SAMPIT— Masyarakat diharapkan untuk terus memperkuat jalinan koordinasi, terutama di lintas organisasi,…

Jumat, 16 November 2018 09:29

Ormas Diajak Berkontribusi Membangun Daerah

SAMPIT-Seluruh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten…

Jumat, 16 November 2018 09:25

Anggota GOW Dibekali Wawasan Kepemimpinan

SAMPIT— Zaman modern saat ini, tidak ada batasan untuk perempuan menjadi seorang pemimpin. Buktinya…

Jumat, 16 November 2018 09:11

Penting Loh!!! Calon Kades Mulai Disosialisasikan

SAMPIT— Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak  tahun 2018, sudah masuk tahap…

Kamis, 15 November 2018 08:41

DLH Kotim Kelola Ratusan Ton Sampah Per Hari

SAMPIT— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dalam sehari mengelola…

Kamis, 15 November 2018 08:35

PDAM Bangun IPA Baru untuk Tambah Pasokan Air Bersih

SAMPIT— Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Kamis, 15 November 2018 08:29

Pemkab Kotim Prioritaskan Peningkatan Fasilitas Kesehatan

SAMPIT— Peningkatan berbagai fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh sektor masih menjadi prioritas…

Rabu, 14 November 2018 11:34

SOPD di Kotim Susun Anggaran dengan Responsif Gender

SAMPIT – Satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkup Pemkab Kotim diharapkan memahami…

Rabu, 14 November 2018 11:28

Program Kampung KB di Kotim Harus Didukung Lintas Sektor

SAMPIT – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Selasa, 13 November 2018 09:35

INGAT!!!! Capaian Proyek di RSUD Harus Dilaporkan

SAMPIT— Proyek pembangunan fasilitas publik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .