MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Selasa, 14 Agustus 2018 09:55
CATAT..!! Pemkab Tidak akan Memberikan Ganti Rugi

Penghuni Dinilai Menyalahi Aturan

TERHAMBAT: Pembongkaran Plaza Sampit terhambat, karena ada penghuni yang tetap berdiam di situ, dan menuntut ganti rugi. (HENY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Pemkab Kotim tidak akan memberikan ganti rugi kepada sejumlah penghuni eks Plaza Sampit. Pasalnya, aset tersebut adalah milik pemerintah daerah. Melalui instansi terkait, Pemkab Kotim akan melakukan upaya penyelesaian terhadap beberapa warga yang enggan angkat kaki dari tempat tersebut, dengan jalan lain.

 “Masalah tiga penghuni eks Pasar Lenggana (Plaza Sampit) sudah kami dengar sejak akhir Juli lalu, dari perusahaan yang menang lelang. Ketiganya memang bukan pedagang. Kami sudah menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi melalui surat resmi kepada Satpol PP dan BPKAD tertanggal 24 Juli 2018. Karena secara pencatatan aset bangunan, yang berwenang adalah BPKAD. Dan pemkab tidak berkewajiban ganti rugi sesuai dengan tuntutan. Untuk lebih jelasnya, silahkan konfirmasi ke BPKAD,” papar Ikhwan, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pengendalian Pelaksana Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kotim, Senin (13/8).

Sementara itu, Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kotim Suhartono mengatakan, setelah membaca berita Radar Sampit terkait penghuni yang enggan angkat kaki beberapa hari yang lalu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Satpol PP Kotim. Pihaknya akan memberikan surat resmi ke sekretariat daerah (Setda) Kotim agar Pemkab Kotim memerintahkan Satpol PP untuk menertibkan mereka.

“Hari ini juga kita akan buatkan surat resminya ke Setda. Semoga besok bisa segera mengerahkan Satpol PP untuk turun ke lapangan,” ujarnya.

Suhartono mengungkapkan, peringatan pengosongan bangunan tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada para pedagang yang mendiami bangunan Plaza Sampit, sebelum dilakukan lelang pembongkaran. Namun, kenyataan di lapangan ternyata memang masih ada orang yang belum mau berpindah, meskipun tahap pembongkaran sudah dilaksanakan.

“Sebelumnya memang sudah diberikan peringatan kepada para pedagang maupun orang yang masih mendiami bangunan Plaza Sampit, agar keluar dari sana. Memang sekarang tidak ada lagi pedagang di sana. Hanya tinggal tiga toko, yang dihuni oleh orang yang menumpang tidur di sana, setelah bertahun-tahun lamanya,” kata Suhartono kepada Radar Sampit, Senin (13/8).

“Insha Allah, kalau tidak besok berarti lusanya kami dan Satpol PP beserta Disdagperin akan turun ke lapangan,” timpalnya.

Mengenai ganti rugi yang dikeluhkan sejumlah warga tadi, menurut Suhartono, hal tersebut bukan kewajiban pemerintah daerah. Tidak ada biaya penggantian untuk mereka. Bahkan, sikap mereka bisa dibilang salah. Pasalnya, menurut aturan, jika ingin melakukan penambahan bangunan, merubah bentuk, menimbun dan lain sebagainya, harus izin kepada pemkab, karena bangunan tersebut milik pemkab.

“Selain itu, selama ini mereka tinggal di situ bayar tidak dengan pemerintah daerah? Kalau kita telusuri, mereka juga tidak memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. Dan pemkab juga tidak meminta tanah itu diuruk atau direhab, karena tidak ada koordinasi dengan pemkab, yang jelas-jelas bangunan itu milik pemerintah,” tegasnya.

Suhartono juga menjelaskan, sikap mereka telah menggangu proses pembongkaran dan menghambat pembangunan. (rm-87gza)

 


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:28

Guru PAUD Diminta Tingkatkan Kreativitas Mengajar

SAMPIT— Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi upaya Pusat…

Kamis, 20 September 2018 15:25

Mentaya 63 Jawarai Piala Kemerdekaan

SAMPIT— Piala kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 73 Kemerdekaan RI, di lapangan Kompi…

Kamis, 20 September 2018 13:30

Rp 3 Miliar Tanggulangi Karhutla

PALANGKA RAYA – Makin marak dan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah…

Selasa, 18 September 2018 16:10

Material Padat Dilelang BPKAD

SAMPIT – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kotim berencana melakukan…

Sabtu, 15 September 2018 10:18

Usulkan Tanaman Keras di Pinggir Jalan Perkebunan

SERUYAN RAYA - Pohon kelapa sawit yang berada di sisi kiri dan kanan jalan sering kali tidak berbuah…

Jumat, 14 September 2018 08:34

CATAT YA!!! Rumah Tunggu Kelahiran Disediakan Gratis

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)  sejak lama sudah menyediakan rumah…

Kamis, 13 September 2018 10:18

Belasan Relawan Ikuti Temu Karya Nasional

SAMPIT— Sebanyak 14 orang tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Kamis, 13 September 2018 10:16

Dosen Asal Kotim, Berprestasi di ASEAN

SAMPIT- Kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), secara akademik…

Kamis, 13 September 2018 10:15

Bupati Siap Antarkan Bantuan untuk Lombok

SAMPIT— Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasilkan mengumpulkan…

Kamis, 13 September 2018 10:13

YESSSS!!!! Bidan Desa Bakal Dapat Motor Dinas

SAMPIT— Guna menunjang kinerja para tenaga bidan yang bertugas di desa, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .