MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 16 Agustus 2018 11:57
Sebagian Orang Tua Tunda Imunisasi MR
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Yayuk Indriati

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Polemik kandungan vaksin Measles Rubella (MR) yang belum tuntas, membuat sebagian orang tua menunda pemberian imunisasi tersebut kepada buah hatinya. Sebab, masyarakat resah dengan kandungan vaksin asal India yang belum memiliki sertifikasi halal dari Majelis Uluma Indonesia (MUI).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Yayuk Indriati mengaku, penundaan tersebut bisa dianggap waja. Sebab, sebagian besar orang tua masih menunggu sertfikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik (LPPOM) MUI. “Penundaan itu karena masih menunggu sertifikasi dari LPPPOM MUI. Jadi, kami sangat menghormati dan menghargai apabila ada orang tua atau pihak manapun yang menunda pemberian imunisasi MR kepada anak-anaknya,” katanya, Rabu (15/8).

Namun, pemberian imunisasi tetap jalan meski belum keluar sertifikasi halal dari MUI. Sebab, selain surat edaran Kementerian Dalam Negeri, pemberian imunisasi tetap berjalan karena juga sudah ada surat edaran dari Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Jadi tinggal menunggu proses sertifikasi yang saat ini masih dilakukan. Dengan adanya surat edaran dan Kemendagri, NU dan Muhammadiyah, kami tetap bisa jalan sampai sekarang,” ucapnya.

Yayuk menegaskan, pada dasarnya tidak banyak sekolah ataupun orang tua yang menunda atau menolak pemberian imunisasi MR. Jika dipersentasekan, lebih banyak yang menerima ketimbang mereka yang meminta menund. Hal itu terlihat dari realisasi pemberian imunisasi yang sudah mencapai  25 persen.

“Kami tidak menganggap orang tua yang menunda anaknya diberikan imunisasi sebagai kendala. Itu lebih kepada prosedur dan kami menghargai sikap itu. Di tingkat nasional juga kan baru 25 persen dari target pemberian imunisasi. Jadi, Kalteng masih sesuai target lah,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari, meminta masyarakat di provinsi Kalteng tidak meragukan manfaat pemberian imunisasi MR. Sebab, imunisasi itu justru dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap penularan virus rubella atau kelumpuhan.

“Virus rubella penyakit yang masih endemis dan masuk kategori berbahaya. Serangan virus itu dapat menyebabkan kecacatan permanen pada anak. Itu kenapa sangat diperlukan program pemberian imunisasi MR,” pungkasnya. (sho/arj)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 10:09

Jasa Konstruksi Harus Tahu Aturan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menuntut peran jasa konstruksi…

Jumat, 16 November 2018 10:06

Ruas Jalan Bukit Rawi, Mulai Ditangani Tahun Depan

PALANGKA RAYA – Penanganan ruas jalan Bukit Rawi dipastikan menggunakan jembatan layang. Hal itu…

Jumat, 16 November 2018 08:41

DPKP Gumas Tanam Jagung Komposit Seluas 440 Hektare

KUALA KURUN – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah memprogramkan…

Kamis, 15 November 2018 16:37

Remaja Mabuk Rendaman Pembalut Perlu Diantisipasi

PALANGKA RAYA – BNNP Kalteng berupaya mencegah penyalahgunaan pembalut wanita oleh remaja yang…

Kamis, 15 November 2018 16:22

MELEDAK!!! Mobil Pelangsir Membara setelah Isi BBM

PALANGKA RAYA – Sebuah mobil sedan mini yang diduga digunakan untuk melangsir bahan bakar minyak…

Kamis, 15 November 2018 11:20

LUAR BIASA!!!! Gubernur Apresiasi Kinerja Brimob

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengapresiasi kinerja Brimob…

Kamis, 15 November 2018 09:02

Raperda APBD 2019 Disepakati, Ingat!!!! Harus Sentuh Program Prioritas

PALANGKA RAYA – Setelah melalui pembahasan panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Rabu, 14 November 2018 16:37

39 Ribu Warga Kalteng Terpapar Narkoba

PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah memusnahkan narkotika…

Rabu, 14 November 2018 16:35

Sengketa Tanah Masih Tinggi

PALANGKA RAYA – Sengketa tanah di Kota Palangka Raya masih cukup tinggi. Salah satunya adalah…

Rabu, 14 November 2018 16:33

INNALILLAH!!! Korban Lampu Teplok Meninggal Dunia

KOTAWARINGIN LAMA – Korban terbakar sambaran lampu templok akhirnya meninggal dunia. Nyawa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .