MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 31 Agustus 2018 16:39
Si Odah, Waria Penjual Zenith ke Pelajar Diciduk Satpol PP
DITANGKAP: M Thamrin alias Odah diamankan petugas Satpol PP Kotim karena menjual miras dan ditemukan Zenith di kediamannya.(DESI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membongkar bisnis minuman keras (miras) yang lokasinya berdekatan dengan lingkungan pendidikan di Jalan Anang Santawi, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Pedagang miras itu kerap menjual dagangannya ke pelajar.

Komandan Satpol PP Rody Kamislam mengatakan, pelaku diringkus berkat informasi dari guru SMP PGRI 1 Sampit. Mereka resah karena sering mendapati peserta didik yang masuk sekolah dalam kondisi mabuk. Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah. Penyelidikan dilakukan hingga akhirnya pelaku, M Tamrin alias Odah (42) diamankan.

Saat diamankan, petugas Satpol PP mendapati barang bukti berupa miras jenis arak 16 botol, minuman serbuk 10 bungkus, uang tunai Rp 1.039.000, dan Zenith 11 butir. ”Pelaku diamankan di kosnya, saat ingin menjual miras. Setelah diamankan dan diperiksa, ternyata ada Zenith. Pelaku kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP,” jelas Rody, Kamis (30/8).

Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan Polres Kotim dan menyerahkan pelaku beserta barang bukti Zenith ke polisi. Pelaku, lanjut Rihel, merupakan waria. Penampilannya seperti perempuan. Namun, setelah diperiksa ternyata laki-laki.

Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Ronny Marthius Nababan mengatakan, pelaku masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan. ”Benar, Satpol PP ada melakukan koordinasi dan menyerahkan pengedar Zenith yang diamankan mereka. Saat ini masih kami periksa,” katanya.

Kepala SMP PGRI 1 Sampit Anjar Subiantoro mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP karena keberadaan pelaku telah meresahkan, yakni menjual miras kepada pelajar. Bahkan, bukan hanya peserta didik mereka yang membeli miras ke pelaku.

Lokasi penjualan miras itu, lanjutnya, tak jauh dari belakang sekolah. Gara-gara itu, pernah ada kejadian murid yang mabuk di sekolah. Setelah diperiksa, murid tersebut minum miras di luar sekolah sebelum jam masuk.

Selain itu, ada juga kejadian guru yang mengejar siswanya karena kedapatan membeli miras di tempat pelaku. Menurut Anjar, pelaku termasuk licin. Polisi pernah memeriksanya, namun tak didapati barang bukti.

”Modus pelaku ini biasanya, pembeli pertama kali diberikan gratis. Setelah ketagihan, baru membeli kepada pelaku,” katanya.

Anjar menegaskan, pihak sekolah sudah maksimal mencegah agar pelajar tak mengonsumsi miras dan obat-obatan. Setiap pagi siswa dan siswi menjalani pemeriksaan kondisi fisik. Hal itu untuk menyelamatkan pelajar dari barang haram tersebut.

Saat didatangi ke kediamannya, warga sudah mengetahui pelaku ditangkap Satpol PP. Pelaku merupakan warga pendatang dan tinggal seorang diri. Kosnya sepi setelah penangkapan itu.

”Dia memang waria, tinggal sendiri saja di baraknya. Kalau malam sering ada orang yang keluar masuk baraknya. Mungkin membeli miras. Sebab, terlihat ramai,” kata Fikri, warga sekitar kos pelaku.

Menurutnya, warga mengetahui pelaku berjualan miras dan sering berkomunikasi dengan tetangga. ”Orangnya dikenal baik, tidak menutup diri,” tuturnya. (dc/ign)

 


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 20:57

Lima TPS Diusulkan Coblosan Ulang

PALANGKA RAYA – Berbagai persoalan muncul dalam tahapan Pemilu 2019.…

Senin, 22 April 2019 20:47

Percepat Rekap, PPK Jalankan Dua Rapat Pleno

SAMPIT - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat…

Minggu, 21 April 2019 22:35

Masyarakat Cenderung Pilih Ambil Uang Lalu Bungkam

SAMPIT- Jika Bawaslu Lamandau masih menggarap dugaan politik uang, Bawaslu Kotim…

Minggu, 21 April 2019 22:23

Nahnya..!!! Bawaslu Amankan Rp 6,2 Juta

NANGA BULIK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamandau tengah…

Sabtu, 20 April 2019 17:33

MARASNYA AE..!!! Banyak Caleg Diwaluhi Pemilih

SAMPIT – Pemilu 2019 benar-benar menguras waktu dan harta sejumlah…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Masih Misterius, Tewasnya Pria Lajang di Tidar Dinilai Janggal

SAMPIT – Kasus tewasnya Tri Prasetyo (29), warga  Kelurahan Baamang…

Jumat, 19 April 2019 17:35

Partisipasi Pemilih Diprediksi Turun, Ini Alasannya...

SAMPIT – Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 diprediksi menurun.…

Jumat, 19 April 2019 17:05

Caleg Petahana di Kotim Masih Perkasa

SAMPIT – Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) petahana masih perkasa…

Jumat, 19 April 2019 16:55

Bela Anak, Ortu Dipolisikan

KUALA KAPUAS – Perkelahian anak menjalar ke orang tua. Ini…

Kamis, 18 April 2019 17:09

NYARIS KACAU..!!! Pemilu Diwarnai Surat Suara Rusak dan Tercoblos Duluan

SAMPIT – Pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*