MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 31 Agustus 2018 16:39
Si Odah, Waria Penjual Zenith ke Pelajar Diciduk Satpol PP
DITANGKAP: M Thamrin alias Odah diamankan petugas Satpol PP Kotim karena menjual miras dan ditemukan Zenith di kediamannya.(DESI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membongkar bisnis minuman keras (miras) yang lokasinya berdekatan dengan lingkungan pendidikan di Jalan Anang Santawi, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Pedagang miras itu kerap menjual dagangannya ke pelajar.

Komandan Satpol PP Rody Kamislam mengatakan, pelaku diringkus berkat informasi dari guru SMP PGRI 1 Sampit. Mereka resah karena sering mendapati peserta didik yang masuk sekolah dalam kondisi mabuk. Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah. Penyelidikan dilakukan hingga akhirnya pelaku, M Tamrin alias Odah (42) diamankan.

Saat diamankan, petugas Satpol PP mendapati barang bukti berupa miras jenis arak 16 botol, minuman serbuk 10 bungkus, uang tunai Rp 1.039.000, dan Zenith 11 butir. ”Pelaku diamankan di kosnya, saat ingin menjual miras. Setelah diamankan dan diperiksa, ternyata ada Zenith. Pelaku kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP,” jelas Rody, Kamis (30/8).

Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan Polres Kotim dan menyerahkan pelaku beserta barang bukti Zenith ke polisi. Pelaku, lanjut Rihel, merupakan waria. Penampilannya seperti perempuan. Namun, setelah diperiksa ternyata laki-laki.

Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Ronny Marthius Nababan mengatakan, pelaku masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan. ”Benar, Satpol PP ada melakukan koordinasi dan menyerahkan pengedar Zenith yang diamankan mereka. Saat ini masih kami periksa,” katanya.

Kepala SMP PGRI 1 Sampit Anjar Subiantoro mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP karena keberadaan pelaku telah meresahkan, yakni menjual miras kepada pelajar. Bahkan, bukan hanya peserta didik mereka yang membeli miras ke pelaku.

Lokasi penjualan miras itu, lanjutnya, tak jauh dari belakang sekolah. Gara-gara itu, pernah ada kejadian murid yang mabuk di sekolah. Setelah diperiksa, murid tersebut minum miras di luar sekolah sebelum jam masuk.

Selain itu, ada juga kejadian guru yang mengejar siswanya karena kedapatan membeli miras di tempat pelaku. Menurut Anjar, pelaku termasuk licin. Polisi pernah memeriksanya, namun tak didapati barang bukti.

”Modus pelaku ini biasanya, pembeli pertama kali diberikan gratis. Setelah ketagihan, baru membeli kepada pelaku,” katanya.

Anjar menegaskan, pihak sekolah sudah maksimal mencegah agar pelajar tak mengonsumsi miras dan obat-obatan. Setiap pagi siswa dan siswi menjalani pemeriksaan kondisi fisik. Hal itu untuk menyelamatkan pelajar dari barang haram tersebut.

Saat didatangi ke kediamannya, warga sudah mengetahui pelaku ditangkap Satpol PP. Pelaku merupakan warga pendatang dan tinggal seorang diri. Kosnya sepi setelah penangkapan itu.

”Dia memang waria, tinggal sendiri saja di baraknya. Kalau malam sering ada orang yang keluar masuk baraknya. Mungkin membeli miras. Sebab, terlihat ramai,” kata Fikri, warga sekitar kos pelaku.

Menurutnya, warga mengetahui pelaku berjualan miras dan sering berkomunikasi dengan tetangga. ”Orangnya dikenal baik, tidak menutup diri,” tuturnya. (dc/ign)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 09:11

Menikmati Keindahan Sekaligus Kehancuran, Berebut Keluar dari Wilayah Bencana

TIADA yang tahu kapan datangnya musibah. Sehari sebelum kejadian, saya seperti diberikan kesempatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:09

APES APA KONYOL??? Ketiduran di dalam Gedung, Maling Walet Ditangkap

SAMPIT – Satu komplotan pencurian sarang burung walet yang masih berusia remaja, LF (17) giliran…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:20

WAH GAWAT!!! Biaya Berobat Bakal Kian Berat

SAMPIT – Biaya berobat di RSUD dr Murjani Sampit bakal semakin berat. RSUD dr Murjani Sampit mengambil…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:13

Jerit dan Tangis Bersahutan, Menyaksikan Kehancuran dari Ketinggian

KOTA yang awalnya penuh keindahan itu seketika hancur ketika diguncang bencana. Gempa berkekuatan 7,4…

Selasa, 16 Oktober 2018 14:36

Tersangka Sabu Melahirkan, Bayi Lucunya Bakal Diadopsi

SAMPIT –Suasana tegang sangat terasa di Puskesmas Baamang, Senin (15/10), sekitar pukul 01.30.…

Selasa, 16 Oktober 2018 09:57

SEMANGAT!!! Karate Kotim Target Berikan Medali Perdana

SAMPIT – Atlet karate Kotim yang akan berlaga di Porprov XI Provinsi Kalteng tahun 2018 dilepas…

Senin, 15 Oktober 2018 17:10

Hhmmm...Pelajar SMP Terjaring Razia di Karaoke

SAMPIT – Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) terjaring razia gabungan personel kepolisian…

Senin, 15 Oktober 2018 14:54

YA TUHAN!!! ASN Ini Tewas di Tempat Gituan

PALANGKA RAYA – Tragis dialami berinisial MD (50), warga Jalan Paus. Dia ditemukan tak bernyawa…

Senin, 15 Oktober 2018 08:59

Sampit Fair Geliatkan Ekonomi UMKM

SAMPIT— Pelaksanaan Sampit Fair 2018 DI STADION 29 Nopember Sampit, diharapkan dapat meningkatkan…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:09

WASPADA!!! Potensi Hoax Bisa Meningkat

SAMPIT – Potensi kabar bohong atau hoax diprediksi meningkat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .