MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 13 September 2018 17:53
Korban CU EPI Berharap Balik Modal
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Para korban dugaan kasus penggelapan Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit berharap uang mereka kembali, walaupun hanya pokok modal tanpa profit. Sebab, mereka tahu, tak bakal dapat bunga seperti yang dijanjikan, seperti ketika pertama kali menabung di CU EPI.

Bagi kebanyakan nasabah, uang yang mereka tabung di CU EPI merupakan investasi terbesar untuk masa depan. Oleh sebab itu, mereka mendesak tersangka untuk mengakui perbuatannya dan berupaya mengembalikan dana mereka yang sudah digelapkan.

”Sudah tidak mikir untung atau profit lagi. Yang penting balik modal. Sudah beres. Soalnya kami nabung itu untuk masa depan keluarga dan anak-anak kami. Kalau enggak kembali, kami harus bagaimana?” kata Isnawati, salah satu nasabah.

Pernyataan Isnawati serupa dengan keinginan nasabah lainnya. Mereka meminta agar tersangka mengakui perbuatannya dan tidak berbelit-belit ketika ditanya penyidik.

Bagi para korban, kunci tuntasnya perkara tersebut adalah dari pengakuan Nono, Manajer CU EPI  Sampit 2006-2014. Sebab, tersangka lagi, Mahdalena Antisa (Manajer CU EPI 2014-2016) sudah membeberkan yang diketahui soal tindakan yang dilakukan Nono.

Hal itu diketahui nasabah ketika bertemu penyidik Senin (10/9) lalu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Nono diduga memakai dana sebesar Rp 15 miliar secara tunai tanpa meninggalkan jejak.

Pasalnya, Mahdalena Antisa tak pernah memberikan resi sebagai bukti bahwa Nono bersalah. Mengetahui itu, para korban meminta penyidik untuk membuktikan raibnya uang Rp 15 miliar yang dikatakan Antisa melalui penyelidikan aset Nono dan dua orang lainnya yang diduga terlibat, Su dan RK.

”Jalan masuknya, bisa di aset Nono beserta dua orang lainnya itu (Su dan RK). Barangkali dari situ, aparat bisa membuktikan bahwa Nono bersalah,” ujar Wiro, nasabah lainnya. (ron/ign)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 15:28

Ohhhh Elpiji..Meski Keliling, Belum Tentu Dapat

SAMPIT – Elpiji ukuran 3 kilogram (kg) masih sulit dicari.…

Kamis, 17 Januari 2019 09:41

Dewan Ingin PBB Masyarakat Miskin Dihapuskan

SAMPIT-Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim, Rudianur  menyarankan agar pemerintah melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 09:05

Syukurlah!!! Kasus DBD Menurun di Awal Tahun

SAMPIT— Dalam satu bulan terakhir, sejak sejak Desember 2018 hingga…

Kamis, 17 Januari 2019 09:03

Penerapan E-Parking, Pedagang PPM Bakal Diberi Tanda Khusus

SAMPIT- Rencana penerapan elektronik parkir (e-parking) di dalam kawasan Pusat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:53

Adipura Lewati Puluhan Titik Penilaian, Ini Titik-titiknya

SAMPIT –Demi perjuangan meraih Piala Adipura, setidaknya ada 54 titik…

Kamis, 17 Januari 2019 08:41

Laksanakan KKN, 56 Mahasiswa STIE Sampit Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat

SAMPIT-  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit kembali melaksanakan Kuliah…

Rabu, 16 Januari 2019 14:04

Dukcapil Bidik Kaum Pelajar untuk Hal Ini

SAMPIT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 16 Januari 2019 12:31

Gara-Gara Hal Ini, Bus Sampit-Kotabesi Dipindah ke Parenggean

SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:12

Wahhh!!! Wahhh!!! Truk Ramai-Ramai Masuk Kota, Bikin Macet

SAMPIT –  Kerusakan jalan lingkar selatan yang semakin parah membuat…

Selasa, 15 Januari 2019 10:18

INGAT!!!! Ujian Sekolah Penentu Kelulusan

SAMPIT – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) jenjang SMA/MA se-Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*