MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 20 September 2018 13:22
DESAK!!!! Tuntaskan Polemik Pemecatan Honorer
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Polemik pemecatan tenaga kontrak (honorer ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai membuat kegaduhan baru. Karena itu, diharapkan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) teknis menyelesaikan secara bijaksana.

”Kepada SOPD yang menjadi leading sector, kami harapkan agar menyelesaikannya dengan baik, tanpa harus membuat pihak yang dipecat semakin terbebani,” kata Handoyo J Wibowo, Ketua Komisi I DPRD Kotim, Rabu (19/9).

Handoyo menuturkan, pemecatan yang dilakukan melalui BKD itu membuat banyak tenaga kontrak yang diangkat SOPD harus dirumahkan. Namun, hendaknya mereka bisa diberdayakan kembali, mengingat SOPD yang mengangkat tenaga honorer itu memang berdasarkan kebutuhan.

”Saya kira memang SOPD awalnya mengangkat tenaga honorer itu karena kebutuhan. Misalnya, di DPRD memang diperlukan. Apalagi saat masa reses DPRD yang pendampingnya harus 40 orang juga,” kata dia.

Handoyo berharap hal itu bisa dikomunikasikan kembali oleh BKD Kotim. Solusi sangat diperlukan, misalnya perbaikan terhadap dokumen analisis beban kerja dan analisis jabatan. Hal itu merupakan ranah teknis.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi menegaskan, persoalan tenaga kontrak yang dipecat itu jadi tanggung jawab kepala daerah. Menurutnya, hak mereka berupa gaji selama bekerja wajib dibayar. Persoalan jadi temuan atau tidak, jangan dibebankan kepada honorer.

”Itu kan hak mereka dapat gaji. Jadi, saya kira tidak mungkin jadi temuan BPK ketika nanti pelaporannya memang sesuai dengan keadaan,” kata Supriadi.

Ketua DPD Golkar Kotim ini mendesak agar tenaga kontrak  yang diberhentikan dipekerjakan kembali. Jika tidak, para tenaga honorer bisa menggugat pemerintah daerah di PTUN atas keputusan pemecatan tersebut.

”Ya, bisa saja mereka gugat pemerintah daerah kalau memang merasa dirugikan dan jadi korban,” tandasnya. (ang/ign)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 20:57

Lima TPS Diusulkan Coblosan Ulang

PALANGKA RAYA – Berbagai persoalan muncul dalam tahapan Pemilu 2019.…

Senin, 22 April 2019 20:47

Percepat Rekap, PPK Jalankan Dua Rapat Pleno

SAMPIT - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat…

Minggu, 21 April 2019 22:35

Masyarakat Cenderung Pilih Ambil Uang Lalu Bungkam

SAMPIT- Jika Bawaslu Lamandau masih menggarap dugaan politik uang, Bawaslu Kotim…

Minggu, 21 April 2019 22:23

Nahnya..!!! Bawaslu Amankan Rp 6,2 Juta

NANGA BULIK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamandau tengah…

Sabtu, 20 April 2019 17:33

MARASNYA AE..!!! Banyak Caleg Diwaluhi Pemilih

SAMPIT – Pemilu 2019 benar-benar menguras waktu dan harta sejumlah…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Masih Misterius, Tewasnya Pria Lajang di Tidar Dinilai Janggal

SAMPIT – Kasus tewasnya Tri Prasetyo (29), warga  Kelurahan Baamang…

Jumat, 19 April 2019 17:35

Partisipasi Pemilih Diprediksi Turun, Ini Alasannya...

SAMPIT – Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 diprediksi menurun.…

Jumat, 19 April 2019 17:05

Caleg Petahana di Kotim Masih Perkasa

SAMPIT – Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) petahana masih perkasa…

Jumat, 19 April 2019 16:55

Bela Anak, Ortu Dipolisikan

KUALA KAPUAS – Perkelahian anak menjalar ke orang tua. Ini…

Kamis, 18 April 2019 17:09

NYARIS KACAU..!!! Pemilu Diwarnai Surat Suara Rusak dan Tercoblos Duluan

SAMPIT – Pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*