MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Sabtu, 22 September 2018 11:09
SYUKURLAH!!! Kotim Nihil Titik Panas
Petugas berupaya memadamkan api kebakaran lahan di Kotawaringin Timur.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Timur Rihel mengatakan, untuk beberapa waktu ke depan, Kotim bisa bebas dari titik panas. Hal itu berdasarkan laporan yang dia terima dari petugas lapangan.

Meski begitu, kata Rihel, personel Pos Komando (Posko) penanggulangan bencana kebakaran tetap disiagakan untuk mengantisipasi bila terjadi kemungkinan yang tak disangka. Meski titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah berhasil dihilangkan, amukan api karena faktor lain bisa saja terjadi.

”Misalnya ada rumah terbakar dan sebagainya selain Karhutla, itu kan bisa saja terjadi. Untuk mengantisipasi hal itu, kami siaga penuh setiap hari,” ujarnya, Jumat (21/9).

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit yang diberikan Rihel, sejak 16 Juni 2018 lalu, sudah 514 titik panas berhasil dipadamkan petugas. Namun, selama beberapa hari belakangan, belum ditemui titik panas.

Petugas bagian pemetaan pada Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Zulian Firdaus mengatakan, minimnya titik panas disebabkan beberapa faktor, salah satunya curah hujan yang tinggi dan kesigapan petugas patroli.

”Dalam beberapa hari, bahkan sepekan belakangan ini curah hujan tinggi. Meskipun tidak setiap hari, itu cukup untuk mengamankan Kotim dari kebakaran. Di sisi lain, petugas juga tiap hari patroli di bekas titik kebakaran untuk mengantisipasi jika ada kobaran api susulan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Haji Asan Sampit, titik panas memang terpantau nihil. Namun, secara keseluruhan sejak Juli, terdata 534 titik panas di seluruh wilayah Kotim.

Kepala BMKG Kotim Nur Setiawan mengatakan, pantauan titik panas terjadi puncaknya pada Agustus lalu. Kebakaran tak hanya di wilayah selatan, namun juga mencapai dalam kota dan sebagian wilayah utara. Sebaran titik panas cukup merata di beberapa wilayah kecamatan.

”Saat ini masih dalam kondisi kemarau, namun hujan tetap terus terjadi dengan intensitas rendah 10-20 mm per hari,” jelas Nur.

Dampak dari turunnya hujan cukup ampuh membuat kondisi wilayah aman dari ancaman kebakaran, sehingga yang tadinya dalam katagori kuning, masuk kategori hijau. Itu membuat tingkat kerawanan kebakaran cukup rendah.

Dalam sepekan ke depan, hampir seluruh kecamatan di pagi hari berada dalam keadaan cerah, namun dari siang hingga malam hari kembali berawa. Bahkan, di beberapa kecamatan berpotensi hujan. Untuk itu, kondisi ini tentunya dapat membuat lahan bertambah basah, sehingga tidak berpotensi besar terbakar.

”Kondisi kemarau ini akan terjadi hingga bulan depan. Meskipun demikian, hujan akan tetap terjadi di beberapa daerah, sehingga kemungkinan kebakaran sangat kecil terjadi, kecuali jika dilakukan secara sengaja,” pungkasnya. (ron/dc/ign)


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 15:31

Cair!!! Cair!!! Cair!!! Jas Hujan Laris Manis

SAMPIT – Hujan yang mengguyur Sampit beberapa hari terakhir menjadi pertanda baik bagi para pedagang…

Jumat, 16 November 2018 15:25

AWAS!!! Lewat Sini Nyawa Bisa Melayang

SAMPIT – Beberapa ruas jalan tergenang air akibat hujan lebat mengguyur Kota Sampit, Kotawaringin…

Jumat, 16 November 2018 15:12

Sampit Bakal Punya Sirkuit Roadrace, Proyek Mulai Dilelang

SAMPIT –  Sirkuit roadrace akan dibangun Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mulai tahun…

Jumat, 16 November 2018 09:18

Bangunan Pujasera segera Diisi Pedagang

SAMPIT –Relokasi pedagang  kuliner di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) segera dilakukan, …

Kamis, 15 November 2018 16:56

ADUHHH GAWAT!!! Jebol Plafon, Dua Penjahat Kabur dari Lapas Sampit

SAMPIT – Dua tahanan Polres Kotawaringin Timur berhasil kabur dengan cara menjebol plafon, Rabu…

Kamis, 15 November 2018 14:50

Perkosa Anak Tiri 20 Kali, Pelaku Ngaku Mandul

SAMPIT – Predator seksual dari lingkungan keluarga membuat seorang remaja berusia 14 tahun di…

Kamis, 15 November 2018 08:38

Belajar Penanganan Konflik, FKDM Kandangan Bertandang ke Kotim

SAMPIT— Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kandangan, Kalimantan…

Kamis, 15 November 2018 08:25

CATAT!!!! Mahasiswa Sering Titip Absen Jarang Jadi Orang Sukses

SAMPIT- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit mendatangkan Aryan Haris, motivator nasional, Rabu…

Rabu, 14 November 2018 16:31

Kini, Satlinmas di Bawah Satpol PP

SAMPIT - Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang sebelumnya berada dalam pembinaan Kesbangpolinmas,…

Rabu, 14 November 2018 16:29

Duhhhh!!! RSUD dr Murjani Sampit Masih Rawan Kebanjiran

SAMPIT – Banjir dadakan yang juga terjadi di RSUD dr Murjani Sampit bisa membahayakan keselamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .