MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 22 September 2018 14:50
Satpol PP Pelototi Eks Lokalisasi

Waspadai Modus Baru Pembukaan Prostitusi

ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat terus memantau eks lokalisasi di Kobar. Hal ini untuk memastikan tidak ada tempat prostitusi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni mengatakan, untuk masalah patroli sekarang digelar rutin. Karena pihaknya menjalankan perintah dari kepala daerah untuk mencegah kembali munculnya praktik prostitusi di Kabupaten Kobar 

"Eks lokalisasi yang terus kita awasi, mulai dari Dukuh Mola, Sungai Pakit dan Simpang Kodok. Karena ada beberapa upaya mucikari yang ingin membuka bisnis kemaksiatan tersebut," kata Majerum, jumat (21/9).

Sejumlah mucikari ada yang berniat untuk membuka karaoke di eks lokalisasi. Hal ini disebabkan bangunan yang ada di kawasan itu masih utuh. Sehingga rawan untuk dijadikan lokalisasi lagi. 

"Sempat ada yang membenahi tempat karaoke. Namun sudah kita minta agar tidak buka. Sampai sekarang eks lokalisasi tersebut kita pantau untuk mengetahui aktivitas masyarakat," ujarnya.

 Selain itu ada beberapa upaya yang dilakukan para mucikari di eks lokalisasi dengan membuka tempat baru dengan lokasi yang berbeda. Seperti di Pangkut yang baru beroperasi dua hari dan langsung mereka gerebek.

 Selanjutnya dari Kecamatan Kotawaringin Lama juga mendapati 14 PSK yang beroperasi di tiga titik yakni, Desa Dawak, Sakabulin dan Tempayung. "Tiga titik yang dijadikan tempat prostitusi baru ini terus kita pantau dengan melibatkan pihak desa. Saat mereka beroperasi lagi bakal kami tangkap lagi," tegasnya

 Bagi PSK atau Mucikari yang tertangkap Satpol PP dan Damkar kali ini bakal diproses lebih tegas. Mereka akan disidang dan mendapatkan sanksi lebih berat. 

 "Kita juga gencar melakukan patroli dan mengendus cara-cara baru para mucikari untuk membuka kawasan prostitusi terselubung. Para mucikari ini terus berusaha mencari tempat baru yang sulit dijangkau. Namun, kita telah bekerjasama dengan kecamatan dan desa. Jika ada tempatnya yang dijadikan tempat prostitusi agar segera melaporkan hal ini kepada Satpol PP dan Damkar, "pungkasnya. (rin/sla) 

 


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:10

57 Jamaah Calon Haji Diberangkatkan

<p>PANGKALAN BUN- Sebanyak 57 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kotawaringin Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*