MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 24 September 2018 16:14
Kasus CU EPI, Penyidik Panggil Dua Tersangka Baru
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT - Keluarga tersangka kasus dugaan penggelapan dana nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit meminta penyidik Polda Kalteng bersikap adil. Mereka mengajukan tiga nama yang diduga ikut terlibat menikmati hasil uang haram dalam kasus tersebut.

Menurut keterangan salah satu keluarga tersangka yang tak ingin namanya dikorankan, tiga nama terduga tersebut berinisial Do, Kr, dan Se. Semua nama itu diduga menerima dana nasabah bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

"Saya yakin, ketiganya terlibat. Silakan bagi penyidik untuk memeriksa aset mereka. Jangan hanya dua orang saja yang ditetapkan tersangka, sedangkan yang lain tidak diselidiki," ujar salah satu keluarga tersangka, Minggu (23/9).

Keberadaan Do, Kr, dan Se belum diketahui. Menurut keterangan salah satu nasabah berinisial UW, dirinya sudah tak menjumpai ketiganya sejak sebulan terakhir.

"Sudah tidak ketemu selama sebulan terakhir. Mungkin lagi sibuk ke luar kota. Saya tidak tahu," katanya.

Menurut UW, ketiga terduga disinyalir menggunakan dana gelap para nasabah untuk membangun rumah di beberapa lokasi berbeda, dan membeli mobil seharga ratusan juta rupiah. Mereka juga dituding telah menghilangkan barang bukti hasil kejahatannya.

Sementara itu, penyidik Polda Kalteng secara resmi memanggil RK dan Su untuk dimintai keterangan sebagai tersangka. Dalam surat panggilan yang dibuat 17 September lalu, keduanya diminta hadir pada Senin, 24 September 2018 agar menghadap Kasubdit IV/renakta Polda Kalteng pukul 09.00 WIB.

Hal itu diungkapkan oleh Purwadi, salah satu nasabah yang mengikuti perkembangan penyidikan Polda Kalteng. Purwadi mengatakan, keduanya resmi ditetapkan tersangka setelah diperiksa penyidik beberapa waktu lalu.

"Ada suratnya buat dua terduga lain berinisial RK dan Su. Mereka ditetapkan tersangka dan diminta hadir jam sembilan pagi besok (hari ini)," tegasnya. (ron/yit)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 20:57

Lima TPS Diusulkan Coblosan Ulang

PALANGKA RAYA – Berbagai persoalan muncul dalam tahapan Pemilu 2019.…

Senin, 22 April 2019 20:47

Percepat Rekap, PPK Jalankan Dua Rapat Pleno

SAMPIT - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat…

Minggu, 21 April 2019 22:35

Masyarakat Cenderung Pilih Ambil Uang Lalu Bungkam

SAMPIT- Jika Bawaslu Lamandau masih menggarap dugaan politik uang, Bawaslu Kotim…

Minggu, 21 April 2019 22:23

Nahnya..!!! Bawaslu Amankan Rp 6,2 Juta

NANGA BULIK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamandau tengah…

Sabtu, 20 April 2019 17:33

MARASNYA AE..!!! Banyak Caleg Diwaluhi Pemilih

SAMPIT – Pemilu 2019 benar-benar menguras waktu dan harta sejumlah…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Masih Misterius, Tewasnya Pria Lajang di Tidar Dinilai Janggal

SAMPIT – Kasus tewasnya Tri Prasetyo (29), warga  Kelurahan Baamang…

Jumat, 19 April 2019 17:35

Partisipasi Pemilih Diprediksi Turun, Ini Alasannya...

SAMPIT – Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 diprediksi menurun.…

Jumat, 19 April 2019 17:05

Caleg Petahana di Kotim Masih Perkasa

SAMPIT – Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) petahana masih perkasa…

Jumat, 19 April 2019 16:55

Bela Anak, Ortu Dipolisikan

KUALA KAPUAS – Perkelahian anak menjalar ke orang tua. Ini…

Kamis, 18 April 2019 17:09

NYARIS KACAU..!!! Pemilu Diwarnai Surat Suara Rusak dan Tercoblos Duluan

SAMPIT – Pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*