MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 25 September 2018 17:52
NAH KAM AE!!! Korban Bakal Surati Kejati
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT - Menanggapi polemik kasus dugaan penggelapan dana nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit yang dinilai tak jua selesai, para nasabah berencana menyurati Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kalimantan Tengah. Nasabah mengaku telah membuat surat tersebut.

Berdasarkan penuturan nasabah CU EPI, Weldi, nasabah telah menghubungi kuasa hukum untuk mendampingi pengantaran surat tersebut.

”Sudah kami buat suratnya. Tinggal menunggu kuasa hukum yang akan mendampingi kami mengantarkan surat tersebut ke Kejati. Jika tak ada halangan, dalam minggu ini kami antar,” ujarnya, Senin (24/9).

Selain itu, seluruh korban juga sepakat mendesak penyidik untuk menetapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sebab, hal itu dinilai bisa menjadi celah mereka menuntut pengembalian dana yang digelapkan kepada para tersangka.

Sementara itu, praktisi hukum sekaligus mantan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotim Karyadi menilai, kedua tersangka tak dapat dijerat dengan pasal TPPU. Sebab, ujar Karyadi, kasus tersebut dinilai hanya sebagai polemik dalam dunia simpan pinjam yang bersifat mangkrak. Bahkan, kata dia, kedua tersangka sebetulnya juga sulit dijerat dengan pasal penggelapan, lantaran kasusnya hanya sampai perdata.

”TPPU, enggak bisa. Karena ini uang simpan pinjam yang sifatnya mangkrak. Penggelapan pun, sebenarnya agak susah untuk simpan pinjam itu. Mungkin kejelian penyidik saja dalam mencari celah penggelapan. Misal  pengeluaran uang tidak jelas tanpa prosedur, dan lain-lain,” terangnya.

Namun menurut Karyadi, para nasabah/korban bisa menuntut pengurus dari CU EPI melalui gugatan secara perdata. Dasar hukumnya ialah pasal 1131 KUHP.

Sebab, kata dia, hukuman pemidanaan yang dijatuhkan kepada seseorang, tidak mengakibatkan hapusnya hubungan keperdataan antara si pelapor dan si terpidana. Oleh karenanya, sekalipun si pelaku telah dipidana penjara, kewajiban perdata terhadap sang korban tidak otomatis menjadi lenyap.

”Kedua ranah ini memang memiliki koneksitas. Namun secara yuridis saling independen dan dapat berjalan mandiri secara paralel,” tambahnya.

Sama halnya dengan pelaku korupsi, lanjut Karyadi, jika pelaku korupsi yang telah merugikan keuangan negara tersebut menyatakan tidak mampu membayar denda dan memilih kurangan penjara tambahan (subsidair), tetap saja ia dapat digugat oleh Iaksa selaku pengacara negara atas kerugian negara secara perdata yang tidak dikembalikannya. (ron/yit)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 17:12

Diduga Selingkuh dan Mesum, Pak Kades Mundur

PANGKALAN BUN - Kepala Desa Tanjung Terantang, Kecamatan Arut Selatan,…

Kamis, 17 Januari 2019 17:07

Ketika Adipura Diarak Keliling Kota

PANGKALAN BUN – Masyarakat Kabupaten Kobar merayakan raihan piala Adipura…

Kamis, 17 Januari 2019 17:02

Sebentar Lagi Bakal Ada Kapal Feri Hubungkan Kumai Seberang

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) siapkan…

Kamis, 17 Januari 2019 16:39

Angin Puting Beliung Sapu Rumah Warga Sukamara

SUKAMARA – Cuaca ekstrim melanda wilayah pesisir Kabupaten Sukamara, Selasa…

Kamis, 17 Januari 2019 09:38

Infrastruktur Dominasi Hasil Reses Dapil I

KASONGAN - Berdasarkan hasil serap aspirasi yang dilakukan anggota DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 09:17

Asyikkkkk..!!!! Murid Baru Dapat Seragam Gratis

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat tingkatkan pemberian seragam…

Kamis, 17 Januari 2019 09:14

Ratusan Pejabat Eselon III dan IV Bergeser

PANGKALAN BUN- Ratusan pejabat eselon III dan IV Pemerintahan Kabupaten…

Kamis, 17 Januari 2019 08:44

Wah Seru..!! Polres Lamandau Gelar Millenial Road Safety Festival

NANGA BULIK- Dalam rangka mendukung program " Tahun Keselamatan dan…

Rabu, 16 Januari 2019 14:46

ASTAGA!!!! Jalan Licin, Truk Terguling

  KUALA KAPUAS – Akibat hujan yang mengguyur sebagian wilayah…

Rabu, 16 Januari 2019 13:35

Jalan Konsorsium segera Diserahkan kepada Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Aset jalan yang dibangun oleh konsorsium perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*