MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 05 Oktober 2018 13:38
GAWAT!!! Tembok Pertahanan Lapas Retak

Kalapas Usulkan Percepatan Pembangunan

RAWAN ROBOH: Petugas Lapas Kelas IIB Sampit menunjukkan tembok yang sudah berumur puluhan tahun dengan pondasi bangunan yang terlihat miring dan mengalami keretakan hampir di seluruh, Kamis (4/10).(HENY/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sampit Agus Dwirijanto mengusulkan kepada pemerintah pusat agar pembangunan tembok keliling bisa dipercepat, pasalnya bangunan pertahanan yang sudah berumur puluhan tersebut sangat mengkhawatirkan.

Kalapas Kelas IIB Sampit Agus Dwirijanto mengatakan pondasinya sudah miring dan mengalami banyak pada keretakan.

“Kalapas yang dulu sudah mengajukan proposal, tetapi belum ada jawaban. Saya ingin melanjutkan pekerjaan Kalapas sebelumya dengan mengajukan kembali ke Kementerian, paling tidak tembok bangunan Lapas dulu yang diutamakan, karena kita lihat sendiri tembok ini sudah darurat, banyak mengalami keretakan dan rawan roboh,” kata Agus Dwirijanto yang belum lama ini menjabat sebagai Kalapas baru.

Disampaikannya, dalam proposal yang diajukan ke Kementerian diantaranya pembangunan blok hunian dengan perencanaan bangunan dua tingkat, dengan luasan bangunan 6x48 =280 meter2 dengan perkiraan anggaran mencapai Rp 22.723.999.760 dan untuk membangun tembok keliling sesuai dengan standar lapas dan memiliki luasan 320 meter itu, memerlukan anggaran perkiraan total sebesar Rp 5.470.000.000.

“Kalau memang itu disetujui, total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 28 miliar lebih, tapi yang jelas kalau memang tidak bisa sepenuhnya disetujui, paling tidak tembok bangunan dulu yang diutamakan perbaikan,” kata Agus.

Rencananya, harap Agus jika disetujui pembangunan tembok akan dilebarkan 1 meter ke belakang dan ke samping kanan dengan ditambah 21 meter dan ketinggian tembok juga  ditambah menjadi 6 meter keatas.

“Sekarang kan ketinggian tembok hanya 4 meter, jadi rencananya mau ditambah lagi jadi 2 meter sehingga menjadi 6 meter, sementara ke samping kanan kita perluas lagi 21 meter karena Lapas juga masih ada sisa lahan,” katanya.

Sebelumnya, ketika Bupati Kotim, Supian Hadi berkunjung pada momen Hari Kemerdekaan RI yang ke-73, dirinya mengatakan pemkab akan mengusulkan perencanaan pembangunan gedung lapas.

Menurutnya, dengan jumlah narapidana sebanyak 612 pada saat itu dan sekarang berjumlah 561 memang dianggap sudah over kapasitas. Idealnya 220 sehingga kelebihannya sangat besar,sehingga kawan-kawan kita di DPRD, beserta tim anggaran Pak Sekda akan mengupayakan dan melihat dari sisi aturan dulu, agar kita bisa menghibahkan fisik bangunan nantinya ke Lapas Sampit, sehingga kawan-kawan yang berada bisa merasa nyaman.

“Saya berpikir kita harus bisa lebih memanusiakan penghuni Lapas Sampit. Kita tidak bisa menyalahkan Kalapas karena alasan memang karena overkapasitas,” ujarnya ketika itu.

Sementara mengenai usulan pengadaan kasur, Supian juga menyampaikan hal tersebut. “Karena rencana awal kita adalah usulan pengadaan bed ternyata yang lebih mendesak adalah usulan perencanaan gedung baru. Paling tidak gedung baru itu nantinya jika tidak ada perubahan di 2020 dan targetnya dilihat dari satu kali anggaran  dalam setahun,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan pembangunan gedung optimis akan selesai asal tidak melanggar ketentuan perundang-undangan. “Asal tidak melanggar aturan perundang-undangan, optimis pembangunan gedung Lapas baru, Insha Allah selesai,” tandasnya. (hgn/fm)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 16:33

Kotim Targetkan Sejuta Benih Ikan

SAMPIT – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan…

Kamis, 17 Januari 2019 15:28

Ohhhh Elpiji..Meski Keliling, Belum Tentu Dapat

SAMPIT – Elpiji ukuran 3 kilogram (kg) masih sulit dicari.…

Kamis, 17 Januari 2019 09:41

Dewan Ingin PBB Masyarakat Miskin Dihapuskan

SAMPIT-Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim, Rudianur  menyarankan agar pemerintah melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 09:05

Syukurlah!!! Kasus DBD Menurun di Awal Tahun

SAMPIT— Dalam satu bulan terakhir, sejak sejak Desember 2018 hingga…

Kamis, 17 Januari 2019 09:03

Penerapan E-Parking, Pedagang PPM Bakal Diberi Tanda Khusus

SAMPIT- Rencana penerapan elektronik parkir (e-parking) di dalam kawasan Pusat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:53

Adipura Lewati Puluhan Titik Penilaian, Ini Titik-titiknya

SAMPIT –Demi perjuangan meraih Piala Adipura, setidaknya ada 54 titik…

Kamis, 17 Januari 2019 08:41

Laksanakan KKN, 56 Mahasiswa STIE Sampit Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat

SAMPIT-  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit kembali melaksanakan Kuliah…

Rabu, 16 Januari 2019 14:04

Dukcapil Bidik Kaum Pelajar untuk Hal Ini

SAMPIT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 16 Januari 2019 12:31

Gara-Gara Hal Ini, Bus Sampit-Kotabesi Dipindah ke Parenggean

SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:12

Wahhh!!! Wahhh!!! Truk Ramai-Ramai Masuk Kota, Bikin Macet

SAMPIT –  Kerusakan jalan lingkar selatan yang semakin parah membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*