MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 05 Oktober 2018 14:53
Sopir Travel Diduga Korban Pembunuhan, Pesan Maut Menjadi Bukti
GEGER: Petugas mengevakuasi jenazah Jaidi yang mengapung di Sungai Mentaya, Jalan Iskandar, Sampit, Rabu (3/10) pagi.(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – M Jaidi alias Unyir (27) diduga jadi korban pembunuhan berencana. Sopir travel itu sudah dibidik sejak lama. Di malam kejadian, sang jagal kematian Unyir menelepon bos tempat korban bekerja. Dia menyampaikan pesan telah mencabut nyawa Unyir.

Hal itu diungkap Arin (62), pemilik Travel Murakarta, Kamis (4/10). Dia mendapat telepon dari pembunuh anak buahnya pada Senin (1/10), sekitar pukul 22.30 WIB. Suara di ujung telepon yang mengaku sebagai Fa itu, memberitahunya baru saja menganiaya Unyir.

”Dia bilang, kalau dia baru saja menghabisi nyawa anak buah saya (Unyir, Red). Saya kaget mendengarnya,” katanya.

Arin langsung bergegas menuju lokasi yang dimaksud, yakni kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit. Di lokasi, Arin hanya menemukan mobil Unyir yang terparkir. Mesin mobil itu menyala dan pintu kabinnya terbuka. Sang penelepon tak kelihatan batang hidungnya. Termasuk Unyir.

Arin langsung memanggil anak buahnya agar segera ke lokasi guna mengamankan mobil yang biasa digunakan Unyir pulang pergi Sampit – Banjarmasin itu. Dia lalu memerintahkan anak buahnya segera mencari keberadaan Unyir.

”Pokoknya malam itu menegangkan. Saya takut Unyir kenapa-kenapa. Kami hanya berdoa Unyir selamat. Tapi, usaha kami tidak membuahkan hasil. Kami cari di bawah PPM, Unyir tak terlihat,” ujarnya.

Menurut Arin, Fa, orang yang meneleponnya, sudah lama mencari Unyir untuk menghabisi nyawanya. Dia mengetahui anak buahnya itu dekat dengan anak Fa. Arin menduga, hal itulah yang membuat Fa memutuskan nekad menganiaya Unyir hingga tewas.

”Anak Fa ini dekat dengan Unyir, padahal sudah bersuami. Namun, anak Fa mengaku tidak punya pasangan. Unyir pun memutuskan menjalin asmara. Nah, kabar itu diketahui Fa. Saat itulah Fa mulai mencari keberadaan Unyir,” ungkap Arin.

Seorang pedagang makanan di seputaran PPM, mengaku melihat Unyir dianiaya. ”Penganiayaan itu memang terjadi. Saat itu korban selesai makan dan mau pulang bersama pacarnya. Tiba-tiba datang beberapa orang menghampiri dan langsung memukul korban. Penganiayaan itu terjadi di lanting dekat PPM,” ujar pedagang yang meminta namanya tak disebutkan ini.

Menurutnya, tidak seorang pun warga yang berada di lokasi saat itu berani melerai penganiayaan tersebut. Beberapa menit kemudian, dia mendengar dari arah lanting suara orang tercebur ke sungai.

”Saat itu saya mendengar suara orang tercebur ke sungai. Namun, saya tidak berani menengok. Saya bergegas berhenti jualan dan kembali ke rumah,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Sejumlah warga diminta keterangan terkait kematian Unyir. ”Berikan ruang dulu bagi penyidik untuk melakukan pendalaman kasus tersebut,” tandasnya.

Seperti diberitakan, mayat Unyir (27) ditemukan di Sungai Mentaya, Rabu (3/10). Diduga penganiayaan berujung pembunuhan itu dilatari cinta segitiga. Jasad Jaidi yang mengapung menggegerkan warga Jalan Iskandar, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Ketapang. Polisi turun setelah mendapat laporan. Jenazah Jaidi kemudian dievakuasi.

Jaidi merupakan warga asal Desa Rantau Keminting, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Dia dikenal sebagai sopir travel yang kerap pulang pergi Sampit – Banjarmasin. (sir/ign)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 09:10

Peringatan Nih!!!! ASN Dilarang Pakai Gas Elpiji 3 Kilogram

SAMPIT— Hadirnya bahan bakar gas ukuran tabung 3 kilogram, sejatinya…

Kamis, 17 Januari 2019 09:01

Sukses Adipura, Target Selanjutnya Adipura Kencana

SAMPIT—Kegembiraan menyambut datangnya piala Adipura 2018,  atau yang kelima untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 15:19

Lambung Dipotong 60 Persen, Diberi Gubernur Rp 200 Juta

Titi Wati (37), wanita berbobot 220 kilogram akhirnya menjalani tindakan…

Rabu, 16 Januari 2019 15:16

HEBOHHHH!!! Wagub Kalteng Jadi Sopir Taksi Online

PALANGKA RAYA – Tindakan Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail…

Selasa, 15 Januari 2019 15:30

Diduga Mabuk, Dua Pelajar ”Dihajar” Mobil

SAMPIT – Dua pelajarSMA di Kabupaten Kotawaringin Timur, Bn (19)…

Selasa, 15 Januari 2019 15:23

Tokoh Ini Desak Publikasikan Oknum Legislator Pemalas

SAMPIT – Perilaku oknum anggota DPRD yang kerap mangkir dari…

Selasa, 15 Januari 2019 09:56

Membanggakan!!! Prestasi Adipura Tanggung Jawab Bersama

SAMPIT—Keberhasilan meraih Piala Adipura 2018 atau kali  kelima, menjadi salah…

Senin, 14 Januari 2019 17:13

Tabrakan Beruntun, Dua Orang Masuk RSUD

SAMPIT – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometet…

Senin, 14 Januari 2019 15:18

EDDDANNNN!!!! Otak Perampokan Pura-Pura Jadi Korban

PULANG PISAU – Aksi pura-pura Surianto menjadi korban perampokan terbongkar.…

Senin, 14 Januari 2019 09:02

Piala Adipura Diterima Hari Ini

SAMPIT— Anugerah piala Adipura atas predikat kota kecil bersih yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*