MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 05 Oktober 2018 14:53
Sopir Travel Diduga Korban Pembunuhan, Pesan Maut Menjadi Bukti
GEGER: Petugas mengevakuasi jenazah Jaidi yang mengapung di Sungai Mentaya, Jalan Iskandar, Sampit, Rabu (3/10) pagi.(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – M Jaidi alias Unyir (27) diduga jadi korban pembunuhan berencana. Sopir travel itu sudah dibidik sejak lama. Di malam kejadian, sang jagal kematian Unyir menelepon bos tempat korban bekerja. Dia menyampaikan pesan telah mencabut nyawa Unyir.

Hal itu diungkap Arin (62), pemilik Travel Murakarta, Kamis (4/10). Dia mendapat telepon dari pembunuh anak buahnya pada Senin (1/10), sekitar pukul 22.30 WIB. Suara di ujung telepon yang mengaku sebagai Fa itu, memberitahunya baru saja menganiaya Unyir.

”Dia bilang, kalau dia baru saja menghabisi nyawa anak buah saya (Unyir, Red). Saya kaget mendengarnya,” katanya.

Arin langsung bergegas menuju lokasi yang dimaksud, yakni kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit. Di lokasi, Arin hanya menemukan mobil Unyir yang terparkir. Mesin mobil itu menyala dan pintu kabinnya terbuka. Sang penelepon tak kelihatan batang hidungnya. Termasuk Unyir.

Arin langsung memanggil anak buahnya agar segera ke lokasi guna mengamankan mobil yang biasa digunakan Unyir pulang pergi Sampit – Banjarmasin itu. Dia lalu memerintahkan anak buahnya segera mencari keberadaan Unyir.

”Pokoknya malam itu menegangkan. Saya takut Unyir kenapa-kenapa. Kami hanya berdoa Unyir selamat. Tapi, usaha kami tidak membuahkan hasil. Kami cari di bawah PPM, Unyir tak terlihat,” ujarnya.

Menurut Arin, Fa, orang yang meneleponnya, sudah lama mencari Unyir untuk menghabisi nyawanya. Dia mengetahui anak buahnya itu dekat dengan anak Fa. Arin menduga, hal itulah yang membuat Fa memutuskan nekad menganiaya Unyir hingga tewas.

”Anak Fa ini dekat dengan Unyir, padahal sudah bersuami. Namun, anak Fa mengaku tidak punya pasangan. Unyir pun memutuskan menjalin asmara. Nah, kabar itu diketahui Fa. Saat itulah Fa mulai mencari keberadaan Unyir,” ungkap Arin.

Seorang pedagang makanan di seputaran PPM, mengaku melihat Unyir dianiaya. ”Penganiayaan itu memang terjadi. Saat itu korban selesai makan dan mau pulang bersama pacarnya. Tiba-tiba datang beberapa orang menghampiri dan langsung memukul korban. Penganiayaan itu terjadi di lanting dekat PPM,” ujar pedagang yang meminta namanya tak disebutkan ini.

Menurutnya, tidak seorang pun warga yang berada di lokasi saat itu berani melerai penganiayaan tersebut. Beberapa menit kemudian, dia mendengar dari arah lanting suara orang tercebur ke sungai.

”Saat itu saya mendengar suara orang tercebur ke sungai. Namun, saya tidak berani menengok. Saya bergegas berhenti jualan dan kembali ke rumah,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Sejumlah warga diminta keterangan terkait kematian Unyir. ”Berikan ruang dulu bagi penyidik untuk melakukan pendalaman kasus tersebut,” tandasnya.

Seperti diberitakan, mayat Unyir (27) ditemukan di Sungai Mentaya, Rabu (3/10). Diduga penganiayaan berujung pembunuhan itu dilatari cinta segitiga. Jasad Jaidi yang mengapung menggegerkan warga Jalan Iskandar, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Ketapang. Polisi turun setelah mendapat laporan. Jenazah Jaidi kemudian dievakuasi.

Jaidi merupakan warga asal Desa Rantau Keminting, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Dia dikenal sebagai sopir travel yang kerap pulang pergi Sampit – Banjarmasin. (sir/ign)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 15:11

Pemuda Ditemukan Tewas tanpa Busana

PULANG PISAU – Seorang pemuda, Syahrul (23), warga Anjir Serapat,…

Rabu, 20 Maret 2019 14:59

Astaga..!!! Ratusan Surat Suara Kotim Nyasar ke Kobar

PANGKALAN BUN – Ratusan surat suara untuk pemilu yang harusnya…

Selasa, 19 Maret 2019 17:09

Yantenglie Siapkan 18 Pengacara

PALANGKA RAYA – Ahmad Yantenglie, tersangka kasus tindak pidana korupsi…

Selasa, 19 Maret 2019 15:16

Serabi Banjar Tak Pernah Absen dalam Sampit Expo

Abdul Basir setiap tahun selalu meramaikan Sampit Expo. Tidak hanya…

Selasa, 19 Maret 2019 08:52

Nanas Akan Jadi Ikon Gedung Expo

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mulai membangun gedung…

Senin, 18 Maret 2019 16:56

INNALILLAH...!!!! Ponpes Babussalam Dilalap Api

KUALA KAPUAS - Si jago merah mengamuk di Pondok Pesantren…

Senin, 18 Maret 2019 09:24

Wali Kota Kutuk Penembakan di Selandia Baru

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin turut mengutuk…

Senin, 18 Maret 2019 09:04

Pemkab Kotim Targetkan Peningkatan Perputaran Uang

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan perputaran uang meningkat…

Sabtu, 16 Maret 2019 16:19

Korban Kebakaran Desa Palangan Membaik

SAMPIT – Korban kebakaran di Desa Palangan, Kecamatan Kotabesi, Mekar,…

Sabtu, 16 Maret 2019 15:36

EDDAANNN!!! Belajar Reproduksi, Pelajar Langsung Praktik ke Pacar

 SAMPIT – Pelajar yang masih berumur 15 tahun menjalani proses…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*