MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Senin, 08 Oktober 2018 13:04
Camat Perlu Mendata Lahan Terbakar
DIBAKAR: Sejumlah petugas gabungan ketika memadamkan lahan yang terbakar, di sekitar jalan Jenderal Sudirman, Sampit, kemarin (7/10). (FOTO: RIHEL FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Kebakaran lahan di wilayah Kotim belakangan ini masih marak terjadi. Selain membakar lahan kosong, ada juga yang sudah membakar lahan garapan milik warga petani lokal. Menyikapi masalah tersebut, Pemkab Kotim menyerukan kepada para camat agar melakukan pendataan terhadap lahan-lahan yang terbakar di wilayahnya masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Halikinnor mengatakan pihaknya sudah meminta camat untuk mendata jumlah lahan terbakar milik warga yang ada di wilayahnya masing-masing. Kemudian bagi warga petani yang lahan garapannya terbakar, agar dapat diberikan bantuan bibit, baik itu buah-buahan atau bibit sawit.

"Minimal hal ini dapat membantu meringankan beban warga yang lahan atau kebun mereka terbakar, sehingga dapat melakukan tanam ulang," ujarnya.

Terutama di musim kemarau atau kering saat ini, Halikin juga meminta kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan.  Terlebih saat ini kebakaran lahan sudah mulai masuk ke wilayah sekitar perkotaan, sehingga rawan mendekati permukiman warga.

"Camat saya minta mendata dengan teliti, luasan lahan terbakar, beserta isi tanaman dari lahan tersebut. Sehingga benar-benar dapat diganti melalui bantuan bibit ini," tegasnya.

Selain itu masyarakat juga diminta pro aktif melaporkan lahan mereka yang terbakar, namun tidak termasuk yang terindikasi sengaja dibakar. Halikin juga meminta   agar para camat teliti dalam pendataan ini, sehingga bantuan bibit yang diberikan itu tepat sasaran. (gus)

DIBAKAR: Sejumlah petugas gabungan ketika memadamkan lahan yang terbakar, di sekitar jalan Jenderal Sudirman, Sampit, kemarin (7/10). (FOTO: RIHEL FOR RADAR SAMPIT)

 

Camat Perlu Mendata Lahan Terbakar

SAMPIT- Kebakaran lahan di wilayah Kotim belakangan ini masih marak terjadi. Selain membakar lahan kosong, ada juga yang sudah membakar lahan garapan milik warga petani lokal. Menyikapi masalah tersebut, Pemkab Kotim menyerukan kepada para camat agar melakukan pendataan terhadap lahan-lahan yang terbakar di wilayahnya masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Halikinnor mengatakan pihaknya sudah meminta camat untuk mendata jumlah lahan terbakar milik warga yang ada di wilayahnya masing-masing. Kemudian bagi warga petani yang lahan garapannya terbakar, agar dapat diberikan bantuan bibit, baik itu buah-buahan atau bibit sawit.

"Minimal hal ini dapat membantu meringankan beban warga yang lahan atau kebun mereka terbakar, sehingga dapat melakukan tanam ulang," ujarnya.

Terutama di musim kemarau atau kering saat ini, Halikin juga meminta kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan.  Terlebih saat ini kebakaran lahan sudah mulai masuk ke wilayah sekitar perkotaan, sehingga rawan mendekati permukiman warga.

"Camat saya minta mendata dengan teliti, luasan lahan terbakar, beserta isi tanaman dari lahan tersebut. Sehingga benar-benar dapat diganti melalui bantuan bibit ini," tegasnya.

Selain itu masyarakat juga diminta pro aktif melaporkan lahan mereka yang terbakar, namun tidak termasuk yang terindikasi sengaja dibakar. Halikin juga meminta   agar para camat teliti dalam pendataan ini, sehingga bantuan bibit yang diberikan itu tepat sasaran. (gus)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 November 2018 15:31

Cair!!! Cair!!! Cair!!! Jas Hujan Laris Manis

SAMPIT – Hujan yang mengguyur Sampit beberapa hari terakhir menjadi pertanda baik bagi para pedagang…

Jumat, 16 November 2018 15:25

AWAS!!! Lewat Sini Nyawa Bisa Melayang

SAMPIT – Beberapa ruas jalan tergenang air akibat hujan lebat mengguyur Kota Sampit, Kotawaringin…

Jumat, 16 November 2018 15:12

Sampit Bakal Punya Sirkuit Roadrace, Proyek Mulai Dilelang

SAMPIT –  Sirkuit roadrace akan dibangun Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mulai tahun…

Jumat, 16 November 2018 09:18

Bangunan Pujasera segera Diisi Pedagang

SAMPIT –Relokasi pedagang  kuliner di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) segera dilakukan, …

Kamis, 15 November 2018 16:56

ADUHHH GAWAT!!! Jebol Plafon, Dua Penjahat Kabur dari Lapas Sampit

SAMPIT – Dua tahanan Polres Kotawaringin Timur berhasil kabur dengan cara menjebol plafon, Rabu…

Kamis, 15 November 2018 14:50

Perkosa Anak Tiri 20 Kali, Pelaku Ngaku Mandul

SAMPIT – Predator seksual dari lingkungan keluarga membuat seorang remaja berusia 14 tahun di…

Kamis, 15 November 2018 08:38

Belajar Penanganan Konflik, FKDM Kandangan Bertandang ke Kotim

SAMPIT— Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kandangan, Kalimantan…

Kamis, 15 November 2018 08:25

CATAT!!!! Mahasiswa Sering Titip Absen Jarang Jadi Orang Sukses

SAMPIT- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit mendatangkan Aryan Haris, motivator nasional, Rabu…

Rabu, 14 November 2018 16:31

Kini, Satlinmas di Bawah Satpol PP

SAMPIT - Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang sebelumnya berada dalam pembinaan Kesbangpolinmas,…

Rabu, 14 November 2018 16:29

Duhhhh!!! RSUD dr Murjani Sampit Masih Rawan Kebanjiran

SAMPIT – Banjir dadakan yang juga terjadi di RSUD dr Murjani Sampit bisa membahayakan keselamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .