MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 11 Oktober 2018 10:18
Wujudkan Sentra Perikanan di 9 Desa
BUDI DAYA: Beberapa petugas Dinas Perikanan Kotim, tengah memanen Ikan Jelawat di belakang kantor mereka, di Jalan Jenderal Sudirman, beberapa waktu lalu.(TAMAMU RONY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT –Potensi sektor perikanan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terbilang sangat besar. Dinas Perikanan setempat pun terus mengembangkan dan mewujudkan wilayah-wilayah yang jadi sentra perikanan.

 Kepala Dinas Perikanan Kotim, Herianto merilis data terbaru terkait wilayah yang dijadikan sentra perikanan di Kotim. Berdasarkan catatan yang diberikan kepada Radar Sampit, terdapat 9 desa dari 5 kecamatan yang dikukuhkan menjadi lokasi strategis sentra perikanan.

”Ada sembilan desa dari lima kecamatan kami bina terus untuk dapat menjadi sentra perikanan sesuai target yang kami berikan. Kami konsisten bekerja sesuai dengan kewenangan untuk mencapai target-target produksi tersebut,” ujarnya, Rabu (10/10).

Sembilan desa tersebut antara lain, Desa Lempuyang dan Desa Ujung Pandaran yang berada di Kecamatan Teluk Sampit. Kemudian Desa Sei Ijum Raya di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Dilanjutkan dengan Desa Bapeang dan Kelurahan Pasir Putih di Kecamatan MB Ketapang. Kemudian Kelurahan Tanah Mas di Kecamatan Baamang. Kelurahan Kota Besi Hulu, Desa Kandan dan Desa Camba yang berada di Kecamatan Kota Besi.

Herianto menyatakan, dari sembilan desa dan lima kecamatan itu, pihaknya menargetkan produksi tertinggi ada di Kecamatan Teluk Sampit. Itu berada di Desa Lempuyang dan dengan target produksi 254,6 ton. Komoditas utamanya udang dan ikan andeng.

Sementara itu, Yudianto, salah satu warga yang berada di Jalan Usman Harun yang memiliki tambak ikan di Kecamatan Parenggean, meminta pemerintah memberikan bantuan pupuk dan kebutuhan lain untuk membudidayakan beragam ikan di kolamnya.

”Saya memelihara banyak jenis ikan. Ada ikan lele, ikan patin, dan jelawat juga ada, meskipun cuman sedikit. Kalau jelawat memang agak sulit kami mencari bibitnya. Saya berharap saja pemerintah mau menengok tambak kecil saya. Kalau ada perhatian, pasti kami bisa berkembang,” pungkasnya.(ron/gus)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 09:41

Perpusda Kotim Rombak Buku Menyesuaikan Zaman

SAMPIT - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusda) Kotim, berencana…

Jumat, 14 Desember 2018 10:25

Pemkab Kotim Kejar Peningkatan Kualitas SDM

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus berupaya meningkatkan kulitas…

Jumat, 14 Desember 2018 10:10

Natal dan Tahun Baru, Pantai Ini Akan Dipadati Pengunjung

KUALA PEMBUANG – Pantai Sungai Bakau, Kabupaten Seruyan diperkirakan akan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:08

Pemkab Kotim Terapkan Setoran Retribusi Sistem Zonasi

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim)  merespon keluhan pihak kecamatan,…

Kamis, 13 Desember 2018 11:44

Seruyan Raih Penghargaan dari Ombudsman

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan menerima Penganugerahan Predikat Kepatuhan…

Rabu, 12 Desember 2018 10:17

AWASSS..!!! Kades Diminta Jauhkan Praktik KKN

KASONGAN - Kepada 154 kepala desa (kades) se Kabupaten Katingan…

Selasa, 11 Desember 2018 10:53

Bina Atlet ASN, Korpri Gelar Pekan Olahraga

SAMPIT— Guna membina para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

200 Hektare Ditanami Padi Organik

SAMPIT - Kepala Dinas Pertanian Kotim, I Made Dikantara  memaparkan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:52

Pembinaan Mental dan Rohani Dievaluasi

SAMPIT—Kegiatan rutin pembinaan mental dan rohani Agama Islam yang dilaksanakan…

Senin, 10 Desember 2018 09:49

Industri Rumah Tangga Topang Ekonomi Keluarga

SAMPIT-- Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .