MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 16 Oktober 2018 10:33
JANGAN MACAM-MACAM..!! Pelaksanaan Lelang Dipantau KPK
Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kalimantan Tengah (Kalteng) Benius

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kalimantan Tengah (Kalteng) Benius mengatakan, progres pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di provinsi, kabupaten, dan kota akan dilaporkan langsung ke tim koordinasi dan supervisi (Korsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Benius menjelaskan, hal itu sebagai tindak lanjut Memorendum of Understanding (MoU) Pemerintah Provinsi Kalteng, Kabupaten dan Kota dengan KPK  pada 3 Agustus lalu, terkait pelaksanaan lelang atau pengadaan barang dan jasa pemerintah.

”Setiap bulan, progres pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah tersebut dilaporkan ke Tim Korsup KPK. Jadi, terhadap kabupaten dan kota, sampai satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang lalai, akan berhadapan dengan Tim Korsup KPK,” katanya, kemarin.

Dia menjelaskan, ada beberapa poin yang ditekankan Tim Korsup KPK. Di antaranya, menyangkut paket yang sudah tayang, siapa yang menjadi pemenang lelangnya, nilai paketnya, Pokja pemilihanya, penerbitan surat perintah pengadaan barang jasa oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) juga dicatat tanggalnya.

”Poin itulah yang dilaporkan, supaya dilihat. Kalau tidak sesuai laporannya, jangan heran kalau setiap saat kabupaten dan kota atau SOPD akan dimasuki tim korsup ini,” katanya.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kalteng Ridwan Manurung mengatakan, proses pengadaan harusnya sudah selesai Maret, tapi sampai sekarang masih ada paket yang belum dilelang. Untuk di lingkungan Pemprov Kalteng, ada sebanyak 213 paket dengan nilai Rp106 miliar. Di seluruh kabupaten dan kota sebanyak 4.581 paket, dengan nilai hampir Rp1 triliun.

Terkait hal tersebut, Ridwan mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sempat mempertanyakan keterlambatan lelang tersebut. Di samping karena dari segi manfaatnya jadi lambat, dari segi peredaran uangnya juga dinilai menjadi tidak pas.

"Jadi, ini menjadi catatan kami, karena sudah diaturkan juga, sehingga harus menjadi perhatian, khususnya di 2019,” ujarnya. (sho/ign)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 13:58

AWASSSSS!!! Calo Pendaftaran Jadi Polisi

PALANGKA RAYA – Polda Kalteng membuka seleksi penerimaan calon perwira…

Rabu, 16 Januari 2019 13:22

Dinas Dukcapil Segera Buka Layanan KIA

KASONGAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Katingan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:38

Gubernur Dukung Pencanangan Zona Integritas

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mendukung…

Selasa, 15 Januari 2019 15:14

Manusia Terberat di Kalteng Dibius Total

PALANGKA RAYA – Setelah beberapa hari menjalani perawatan dan penanganan…

Selasa, 15 Januari 2019 15:12

Tawon Predator Resahkan Warga, Satu Nyawa Melayang

PALANGKA RAYA – Warga kompleks Perumahan Bumi Palangka Jalan Tjilik…

Selasa, 15 Januari 2019 15:03

Polda Bongkar Perdagangan Kulit Tenggiling

PALANGKA RAYA – Aparat Polda Kalteng membongkar perdagangan kulit tenggiling.…

Selasa, 15 Januari 2019 14:58

Ya Tuhan!!! DBD Sudah Renggut Nyawa Murid TK

KUALA KURUN – Seorang anak yang masih duduk di bangku…

Selasa, 15 Januari 2019 11:10

Empat Raperda Prioritas segera Diserahkan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan DPRD…

Selasa, 15 Januari 2019 11:08

Mantap!!!! Gubernur Dapat Perhargaan dari Presiden

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran dipastikan…

Senin, 14 Januari 2019 16:52

Para Pemuda Nongkrong Diperiksa

KUALA KAPUAS – Demi meningkatkan rasa aman terhadap masyarakat di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*