MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 17 Oktober 2018 15:54
Kopi dan Kakau Jadi Pertanian Alternatif

Pemkab Kobar Rencanakan Pengembangan Komoditas Ekspor Tersebut

PERKEBUNAN: Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat meninjau perkebunan kopi liberika di Desa Kumpai Batu Atas.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Selama ini masyarakat Kotawaringin Barat mengelola komoditas kopi dan kakao secara swadaya. Untuk itu membantu pengembangan pertanian itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar tengah menyiapkan program pengembangan komoditas yang mulai dilirik peminat itu.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, tanah di Kabupaten Kobar cocok untuk ditanami kakau dan kopi. Dan hasilnya masyarakat Kobar sudah cukup berhasil mengembangkan dua jenis komoditas itu secara swadaya.

“Tinggal bagaimana kita memantapkan ini secara teknisnya, kita harus perhitungkan juga jangka panjangnya,” ujar Nurhidayah, Selasa (16/10)

Untuk membantu pengembangan kakao dan kopi ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan pusat penelitian kopi dari Jember. Dan dalam waktu dekat ini mereka akan ke lapangan untuk survei lokasi penanaman kopi yang berada di Desa Penyombaan, Kecamatan Arut Utara.

“Para petani saat ini diharapkan tidak hanya fokus pada satu komoditas saja. Misalnya petani sawit mulai sekarang harus memikirkan pertanian alternative. Sehingga ketika terjadi gejolak harga sawit seperti sekarang ini, maka masih memilik penghasilan tambahan dari sumber lain,” terangnya.

Menurutnya kenapa kopi dipilih sebagai salah satu pengembangan pertanian alternative, hal itu dikarenakan harga kopi dan kakao di pasaran dunia saat ini masih tergolong stabil.  Itulah yang menjadi landasan Pemkab Kobar untuk mengembangkan dua komoditas yang dianggap baru di Kabupaten Kobar.

“Masyarakat sudah menyiapkan lahan, kita lihat perkembangannya seperti apa, kalau ini menjanjikan dan memang bagus kenapa tidak kita kembangkan lebih besar lagi. Yang lebih memudahkan juga biaya produksinya tidak seperti sawit,” pungkasnya. (jok/sla)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 13:35

Jalan Konsorsium segera Diserahkan kepada Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Aset jalan yang dibangun oleh konsorsium perusahaan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:34

Tahun Ini Kobar akan Bangun Lima Jembatan

PANGKALAN BUN - Tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten (Kobar) akan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:55

Pelayanan yang Patut Dicontoh!!! PDAM di Daerah Ini Siap Antar Air Gratis

PANGKALAN BUN – Keluhan gangguan aliran air di sejumlah pelanggan…

Selasa, 15 Januari 2019 14:48

Wow Luar Biasa !!! 12 Tahun Pangkalan Bun Raih Adipura Tanpa Terputus

PANGKALAN BUN- Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan Piala…

Senin, 14 Januari 2019 17:01

Usaha Tangki dan Dump Lesu, Ini Sebabnya..

PANGKALAN BANTENG – Kenaikan harga bahan baku besi untuk kebutuhan…

Senin, 14 Januari 2019 15:44

Pemkab Rancang Kelotok Sampah, Seperti Apa ya Wujudnya?

PANGKALAN BUN - Guna menjaga kebersihan Sungai Arut, Pemerintah Kabupaten…

Senin, 14 Januari 2019 15:39

Wahhhh Kerennya!!!! Jurung Tiga Jadi Destinasi Wisata Baru

PANGKALAN BUN - Hutan Desa Pasir Panjang disulap menjadi destinasi…

Senin, 14 Januari 2019 11:16

Tahun Depan Jalan Desa di Sukamara akan Terang

SUKAMARA – Tahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Sukamara akan memprogramkan…

Senin, 14 Januari 2019 11:07

Petani Suka Maju Panen Bawang Merah

NANGA BULIK – Bumi Bahaum Bakuba sangat subur, berbagai tanaman…

Senin, 14 Januari 2019 09:59

Kurangi Sampah Plastik, Kobar Siap Belajar ke Banjarmasin

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat rencanakan studi banding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*