MANAGED BY:
RABU
20 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 18 Oktober 2018 16:54
ADUHHH!!! Sampit Banjir Sabu Asal Kalbar

Lagi, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba

GELAR KASUS: Kapolres Kotim (tengah) didampingi Wakapolres dan Kasatres Narkoba membeberkan penangkapan bandar sabu-sabu 52,12 gram, Rabu (17/10).(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kota Sampit masih menjadi pangsa pasar peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Meski satu persatu pelaku ditangkap, pengedar sabu tetap ada. Buktinya, polisi kembali menangkap satu orang pemilik puluhan gram butiran kristal memabukan.

Kali ini polisi menangkap Taufik Rahman alias Upik (32). Pelaku ditangkap di rumahnya Jalan Sarigading Barat, Kelurahan Baamang Tengah, Baamang, Sampit, Rabu (17/10) dini hari.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK mengatakan, setelah mereka dapat laporan peredaran sabu, langsung bergerak menyelidikinya dan menggeledah rumah tinggal Upik.

”Hasil dari penggeledahan, kami temukan barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi butiran kristal warna bening diduga sabu dengan berat kotor mencapai 52,12 gram,” ujar Rommel di Mapolres Kotim.

Menurut Rommel, setelah temukan barang bukti. Tersangka langsung digelandang ke Polres Kotim untuk dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

”Dari keterangan tersangka, sabu itu diperoleh dari Kalimantan Barat. Mereka transaksi di perbatasan wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Sabu tersebut rencanannya akan diedarkan di Sampit. Namun, kami berhasil menggagalkannya,” terang Kapolres.

Ia melanjutkan, bahwa tersangka mendapatkan sabu tersebut dengan cara membeli sebesar Rp 30 juta. Jika semua sabu berhasil dijual, tersangka bisa untung Rp 20 juta.

”Barang bukti (sabu) belum sempat diedarkan. Pengakuan tersangka, dia baru pertama kali melakukan bisnis haram ini,” kata Rommel.

Rommel menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap para tersangka yang berhasil diamankan dalam beberapa minggu terakhir. Memang benar, sebelumnya polisi juga menangkap sejumlah pengedar. Rata-rata, sabu dipasok dari wilayah Kalbar. Sampit seperti sudah dibanjiri sabu-sabu Kalbar.

Dalam kasus ini, Upik dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara atau maksimal 20 tahun penjara. (sir/fm)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:59

Astaga..!!! Ratusan Surat Suara Kotim Nyasar ke Kobar

PANGKALAN BUN – Ratusan surat suara untuk pemilu yang harusnya…

Selasa, 19 Maret 2019 17:09

Yantenglie Siapkan 18 Pengacara

PALANGKA RAYA – Ahmad Yantenglie, tersangka kasus tindak pidana korupsi…

Selasa, 19 Maret 2019 15:16

Serabi Banjar Tak Pernah Absen dalam Sampit Expo

Abdul Basir setiap tahun selalu meramaikan Sampit Expo. Tidak hanya…

Selasa, 19 Maret 2019 08:52

Nanas Akan Jadi Ikon Gedung Expo

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mulai membangun gedung…

Senin, 18 Maret 2019 16:56

INNALILLAH...!!!! Ponpes Babussalam Dilalap Api

KUALA KAPUAS - Si jago merah mengamuk di Pondok Pesantren…

Senin, 18 Maret 2019 09:24

Wali Kota Kutuk Penembakan di Selandia Baru

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin turut mengutuk…

Senin, 18 Maret 2019 09:04

Pemkab Kotim Targetkan Peningkatan Perputaran Uang

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan perputaran uang meningkat…

Sabtu, 16 Maret 2019 16:19

Korban Kebakaran Desa Palangan Membaik

SAMPIT – Korban kebakaran di Desa Palangan, Kecamatan Kotabesi, Mekar,…

Sabtu, 16 Maret 2019 15:36

EDDAANNN!!! Belajar Reproduksi, Pelajar Langsung Praktik ke Pacar

 SAMPIT – Pelajar yang masih berumur 15 tahun menjalani proses…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:01

Optimistis, Sampit Expo Berjalan Lancar

SAMPIT- Persiapan pembukaan Sampit Expo 2019 di depan arena Water…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*