MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 18 Oktober 2018 16:54
ADUHHH!!! Sampit Banjir Sabu Asal Kalbar

Lagi, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba

GELAR KASUS: Kapolres Kotim (tengah) didampingi Wakapolres dan Kasatres Narkoba membeberkan penangkapan bandar sabu-sabu 52,12 gram, Rabu (17/10).(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kota Sampit masih menjadi pangsa pasar peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Meski satu persatu pelaku ditangkap, pengedar sabu tetap ada. Buktinya, polisi kembali menangkap satu orang pemilik puluhan gram butiran kristal memabukan.

Kali ini polisi menangkap Taufik Rahman alias Upik (32). Pelaku ditangkap di rumahnya Jalan Sarigading Barat, Kelurahan Baamang Tengah, Baamang, Sampit, Rabu (17/10) dini hari.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK mengatakan, setelah mereka dapat laporan peredaran sabu, langsung bergerak menyelidikinya dan menggeledah rumah tinggal Upik.

”Hasil dari penggeledahan, kami temukan barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi butiran kristal warna bening diduga sabu dengan berat kotor mencapai 52,12 gram,” ujar Rommel di Mapolres Kotim.

Menurut Rommel, setelah temukan barang bukti. Tersangka langsung digelandang ke Polres Kotim untuk dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

”Dari keterangan tersangka, sabu itu diperoleh dari Kalimantan Barat. Mereka transaksi di perbatasan wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Sabu tersebut rencanannya akan diedarkan di Sampit. Namun, kami berhasil menggagalkannya,” terang Kapolres.

Ia melanjutkan, bahwa tersangka mendapatkan sabu tersebut dengan cara membeli sebesar Rp 30 juta. Jika semua sabu berhasil dijual, tersangka bisa untung Rp 20 juta.

”Barang bukti (sabu) belum sempat diedarkan. Pengakuan tersangka, dia baru pertama kali melakukan bisnis haram ini,” kata Rommel.

Rommel menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap para tersangka yang berhasil diamankan dalam beberapa minggu terakhir. Memang benar, sebelumnya polisi juga menangkap sejumlah pengedar. Rata-rata, sabu dipasok dari wilayah Kalbar. Sampit seperti sudah dibanjiri sabu-sabu Kalbar.

Dalam kasus ini, Upik dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara atau maksimal 20 tahun penjara. (sir/fm)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 15:16

HEBOHHHH!!! Wagub Kalteng Jadi Sopir Taksi Online

PALANGKA RAYA – Tindakan Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail…

Selasa, 15 Januari 2019 15:30

Diduga Mabuk, Dua Pelajar ”Dihajar” Mobil

SAMPIT – Dua pelajarSMA di Kabupaten Kotawaringin Timur, Bn (19)…

Selasa, 15 Januari 2019 15:23

Tokoh Ini Desak Publikasikan Oknum Legislator Pemalas

SAMPIT – Perilaku oknum anggota DPRD yang kerap mangkir dari…

Selasa, 15 Januari 2019 09:56

Membanggakan!!! Prestasi Adipura Tanggung Jawab Bersama

SAMPIT—Keberhasilan meraih Piala Adipura 2018 atau kali  kelima, menjadi salah…

Senin, 14 Januari 2019 17:13

Tabrakan Beruntun, Dua Orang Masuk RSUD

SAMPIT – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometet…

Senin, 14 Januari 2019 15:18

EDDDANNNN!!!! Otak Perampokan Pura-Pura Jadi Korban

PULANG PISAU – Aksi pura-pura Surianto menjadi korban perampokan terbongkar.…

Senin, 14 Januari 2019 09:02

Piala Adipura Diterima Hari Ini

SAMPIT— Anugerah piala Adipura atas predikat kota kecil bersih yang…

Sabtu, 12 Januari 2019 13:40

RASAKAN!!! Ditembus Peluru, Perampok Keokkkkk

KUALA KAPUAS – Aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku perampokan…

Sabtu, 12 Januari 2019 13:33

Ya Ampunnn!!!! Perlu 20 Orang Angkut Titi Wati

PALANGKA RAYA – Evakusi terhadap Titi Wati  (37), wanita berbobot sekitar…

Jumat, 11 Januari 2019 15:16

Begini Proses Evakuasi Wanita Terberat di Kalteng, Jebol Pintu dan Jendela Rumah

PALANGKA RAYA - Wanita terberat di Kalimantan Tengah dengan bobot sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*