MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 18 Oktober 2018 17:59
UMKM Didorong Ikut Program Jaminan Sosial
KIRI KE KANAN: Kasi Datun Kejari Kotim Trio Andi W, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit Mulyono Adi Nugroho, Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Kotim Gatut Setyo Utomo, dan Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit Fajar Khunaefi dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Aquairius Boutique Hotel Sampit, Rabu (17/10).(HERU/RADAR SAMPIT )

PROKAL.CO, SAMPIT- Banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) belum memiliki perlindungan risiko kecelakaan kerja, risiko kematian, dan jaminan hari tua. Sejauh ini, baru 6.000 peserta UMKM atau pekerja informal yang masuk BPJS Ketenagakerjaan. Diperlukan sinergi multipihak untuk menjaring UMKM agar menjadi peserta jaminan sosial.

”Kami butuh dukungan dari API UMKM, pengawas tenaga kerja, dinas tenaga kerja, dinas pedagangan dan perindustrian, PTSP, dan kejaksaan,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit Mulyono Adi Nugroho dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Aquairius Boutique Hotel Sampit, Rabu (17/10). 

Kegiatan FGD ini diikuti Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kotim Trio Andi W, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotim Redy Setiawan, Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kotim Gatut Setyo Utomo, Plt Kepala UPT Balai Pengawas Tenaga Kerja Meylan Prianto, Kabid Perizinan Jasa Usaha DPM PTSP Kotim Dedy, dan Generator Aliansi Penggerak Industri UMKM Kotim-Seruyan Ahmad Sofyan.    

Diskusi ini fokus membahas peningkatan kepatuhan kepesertaan, khususnya dari UMKM.  Salah satu upaya yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan menjaring UMKM menjadi peserta jaminan sosial adalah dengan kanvasing.  Setelah mendapat penjelasan tentang manfaat jaminan sosial dan iuran yang hanya belasan ribu, banyak UMKM yang tertarik.  

Meski banyak yang tertarik, namun cara kanvasing ini memerlukan tenaga dan waktu yang besar sehingga kurang efektif. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan membutuhkan dukungan dari pihak terkait untuk meningkatkan kepesertaan dari UMKM.  

Dukungan bisa berupa pemberian data UMKM, data paguyupan atau asosiasi pedagang, imbauan dari dinas terkait tentang kewajiban perlindungan jaminan sosial, sosialisasi bersama, dan kanvasing.  Permintaan dari BPJS Ketenagakerjaan pun disambut positif dari peserta diskusi.  

Menanggapi masalah tersebut, Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Kotim Gatut Setyo Utomo mengatakan, UMKM wajib melindungi karyawannya dengan jaminan sosial. Sosialisasi dan imbauan akan lebih mudah dilakukan melalui paguyuban atau asosiasi. Karena itu, diperlukan data yang valid tentang paguyuban atau asosiasi.   

Ketua API UMKM Ahmad Sofyan juga menyatakan siap berkolaborasi dan memfasilitasi pertemuan antara BPJS Ketenagakerjaan dan UMKM. Pihaknya juga akan mendorong UMKM untuk ikut serta dalam program jaminan sosial.   

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotim Redy Setiawan juga menyambut positif permintaan BPJS Ketenagakerjaan. Pihaknya siap menggelar kegiatan bersama dan siap mengkoordinir pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatan sosialisasi.  

Hal yang sama juga dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotim yang mensyaratkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pemohon izin usaha maupun perpanjangan izin usaha. 

Kasi Datun Kejari Kotim Trio Andi W mengatakan, kejaksaan siap memberikan bantuan maupun pertimbangan hukum kepada BPJS Ketenagakerjaan melalui mekanisme surat kuasa khusus. 

Kepala UPT Balai Pengawas Tenaga Kerja Sampit Meylan Prianto bersedia memberikan pendampingan. ”Tolong kami disurati beberapa hari sebelum kegiatan agar bisa menjadwalkan. Sebab personel kami hanya empat orang, mengkaver dua kabupaten. Jadi kami perlu membagi waktu,” ujar Meylan.   (yit)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 16:31

Kini, Satlinmas di Bawah Satpol PP

SAMPIT - Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang sebelumnya berada dalam…

Rabu, 14 November 2018 16:29

Duhhhh!!! RSUD dr Murjani Sampit Masih Rawan Kebanjiran

SAMPIT – Banjir dadakan yang juga terjadi di RSUD dr…

Rabu, 14 November 2018 16:21

DASAR SETAN!!!! Kawan Pingsan Malah Diperkosa

SAMPIT – Penjahat seksual masih menjadi ancaman kaum hawa. RF,…

Rabu, 14 November 2018 12:19

Tunjangan Pegawai Macet, Ini Penjelasan Pihak RSUD dr Murjani

SAMPIT – Para pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Rabu, 14 November 2018 11:50

Normalisasi Sungai Jangan Sampai Gagal

SAMPIT - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur Hero…

Rabu, 14 November 2018 11:32

Warga Diminta Aktifkan Pos Kamling , YUK!!!

SAMPIT – Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)…

Rabu, 14 November 2018 11:19

WOW!!! Rp 1,2 Miliar Atasi Kelistrikan PDAM

SAMPIT – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mentaya Sampit…

Selasa, 13 November 2018 09:23

TENANG!!!! Guru Kontrak Tak Perlu Resah, Pemkab Tawarkan Solusi

SAMPIT— Terkait polemik masalah penggajian guru kontrak, karena terancam tak…

Senin, 12 November 2018 13:54

Listrik Tak Stabil Bikin Traffic Light Ngadat

SAMPIT— Tidak stabilnya tegangan listrik beberapa waktu lalu membuat traffic…

Sabtu, 10 November 2018 15:31

Tes Karakteristik Pribadi Jadi Momok Peserta CPNS

SAMPIT – Sejumlah peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .