MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Selasa, 06 November 2018 09:58
Penyakit Dalam Darah Terdeteksi Lebih Akurat
PEMERIKSAAN: Sekda Kotim, Halikinnor dan Kepala Kantor Kemenag Kotim, Syamsudin saat mengikuti proses periksa darah, sebelum melakukan donor darah di markas PMI Kotim, baru-baru tadi.(DESY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah mengoperasikan alat Eclia, untuk mendeteksi penyakit dalam darah. Alat ini diklaim membuat hasil pemeriksaan darah lebih akurat.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kotim Yuendri Irawanto mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan darah dengan alat tersebut,  pada 2017 untuk penyakit Hapatitis B ditemukan 69 orang, Hepatitis C ditemukan 4 orang, HIV ditemukan 4 orang, dan Syphilis ditemukan 14 orang.

Menurutnya jumlah ini terjadi peningkatan di 2018 hingga bulan Oktober lalu, yakni untuk Hapatitis B ditemukan 61 orang, Hepatitis C ditemukan 9 orang, HIV ditemukan 9 orang, dan Syphilis ditemukan 10 orang.

“Data tersebut yang didapati hingga Oktober lalu, sehingga dipastikan jumlahya akan meningkat jika hingga akhir Desember nanti. Dan dipastikan jumlahnya akan lebih banyak dibandingkan 2017,” ujar Yuendri, Senin (5/11).

Peningkatan ini terjadi karena semakin akuratnya alat yang digunakan dalam pemeriksaan darah, yang didonorkan relawan di PMI Kotim. Hal ini tentunya akan berdampak untuk kualitas darah yang didonorkan kepada orang yang membutuhkan. Sehingga resiko penyakit menular melalui darah akan semakin minim terjadi.

“Darah yang positif mengandung penyakit tentunya tidak kami gunakan, hal ini merupakan dampak dari semakin bagusnya alat pemeriksa darah yang dimiliki PMI Kotim, dan berkat dukungan Pemkab Kotim,” pungkasnya.

Ditambahkan Yuendri, dengan alat tersebut dipastikan kualitas darah yang dikelola PMI Kotim akan jauh lebih baik dari sebelumnya. Hal ini tentunya menjamin untuk orang yang mendapatkan sumbangan darah. Selain itu, darah yang didapatkannya sehat dan bebas dari penyakit, sehingga tidak ada lagi risiko panyakit menular saat  dari transfusi darah. (dc/gus)       

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 11:34

SOPD di Kotim Susun Anggaran dengan Responsif Gender

SAMPIT – Satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkup Pemkab…

Rabu, 14 November 2018 11:28

Program Kampung KB di Kotim Harus Didukung Lintas Sektor

SAMPIT – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan…

Selasa, 13 November 2018 09:35

INGAT!!!! Capaian Proyek di RSUD Harus Dilaporkan

SAMPIT— Proyek pembangunan fasilitas publik di Rumah Sakit Umum Daerah…

Selasa, 13 November 2018 09:21

Mekanisme Penagihan Pajak Terus Dibenahi

SAMPIT - Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kotim bakal membenahi…

Selasa, 13 November 2018 09:18

PATBM Cegah Kekerasan Terhadap Anak

SAMPIT— Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga…

Selasa, 13 November 2018 09:12

Sejumlah Pasar di Kotim Bakal Dibenahi

SAMPIT – Penguatan pembangunan bisa dilakukan lewat sektor niaga. Menurut…

Selasa, 13 November 2018 09:03

Potensi Wisata Harus Dijadikan Sebagai Identitas Kotim

SAMPIT— Upaya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk membenahi potensi…

Jumat, 09 November 2018 10:03

Harusnya UMKM Hadir di Setiap Acara

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meminta kepada semua instansi…

Jumat, 09 November 2018 09:58

ASN Diminta Jaga Kesehatan, Biar....

SAMPIT— Bekerja sebagai abdi negara, Bupati Kotim Supian Hadi meminta…

Kamis, 08 November 2018 16:11

Kotim Bakal Bangun Koperasi Multifungsi

SAMPIT - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Kotawaringin Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .