MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 08 November 2018 10:18
Cegah Penyakit Kaki Gajah, Masyarakat Diminta Ikut Sukseskan POPM
PROGRAM: Sekda Kotim Halikinnor dan Kadis Kesehatan Kotim Faisal Novendra Cahyanto, serta dua nara sumber, saat sosialisasi pencegahan penyakit kaki gajah, kemarin.(DESI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim, menggelar Advokasi dan Sosialisasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM), wabah penyakit Filariasis (Kaki Gajah). Masyarakat diminta turut aktif menyukseskan program ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Halikinnor menyampaikan program nasional ini harus disukseskan di Kotim guna mencegah wabah penyakit kaki gajah. Dirinya juga meminta kepada seluruh tenaga kesehatan setempat, agar berupaya maksimal membagikan obat ini. Selain itu juga menyampaikan dampak positif dan efek yang terjadi jika tidak mengonsumsi obat ini.

“Masyarakat awam harus diberikan pemahaman secara jelas, hal ini tugas Dinkes untuk melakukannya. Sehingga tidak ada penolakan yang tidak beralasan, dari masyarakat terkait program ini,”imbuhnya saat membuka kegiatan di Hotel Werra Sampit, kemarin.

Halikin juga meminta masyarakat aktif menyukseskan program ini. Terlebih saat ini pembagiannya juga dilakukan di sekolah, sehingga guru dan tenaga pendidik lainnya harus bisa mengajak anak didiknya untuk mengkonsumsi obat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim Faisal Novendra Cahyanto menjelaskan, penyebaran penyakit Kaki Gajah adalah melalui cacing Filaria yang dibawa oleh nyamuk. Menurutnya semua jenis nyamuk dapat menjadi pembawa parasit,  dan pencegahan dapat dilakukan dengan membunuh cacing, yakni dengan meminum obat.

 “Efek ringan  setelah minum obat pencegahan ini memang ada, tapi tidak sebanding dengan dampak cacat permanen yang dihasilkan, jika telah tertular penyakit kaki gajah,” tandasnya.

Faisal menambahkan, bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) ini merupakan tindakan preventif untuk menghentikan penyebaran Cacing Filaria. Diharapkan dapat berjalan sukses, dan sesuai dengan rencana, sehingga program untuk menyehatkan masyarakat ini berjalan dengan baik. (dc/gus)

 


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 11:34

SOPD di Kotim Susun Anggaran dengan Responsif Gender

SAMPIT – Satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkup Pemkab…

Rabu, 14 November 2018 11:28

Program Kampung KB di Kotim Harus Didukung Lintas Sektor

SAMPIT – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan…

Selasa, 13 November 2018 09:35

INGAT!!!! Capaian Proyek di RSUD Harus Dilaporkan

SAMPIT— Proyek pembangunan fasilitas publik di Rumah Sakit Umum Daerah…

Selasa, 13 November 2018 09:21

Mekanisme Penagihan Pajak Terus Dibenahi

SAMPIT - Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kotim bakal membenahi…

Selasa, 13 November 2018 09:18

PATBM Cegah Kekerasan Terhadap Anak

SAMPIT— Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga…

Selasa, 13 November 2018 09:12

Sejumlah Pasar di Kotim Bakal Dibenahi

SAMPIT – Penguatan pembangunan bisa dilakukan lewat sektor niaga. Menurut…

Selasa, 13 November 2018 09:03

Potensi Wisata Harus Dijadikan Sebagai Identitas Kotim

SAMPIT— Upaya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk membenahi potensi…

Jumat, 09 November 2018 10:03

Harusnya UMKM Hadir di Setiap Acara

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meminta kepada semua instansi…

Jumat, 09 November 2018 09:58

ASN Diminta Jaga Kesehatan, Biar....

SAMPIT— Bekerja sebagai abdi negara, Bupati Kotim Supian Hadi meminta…

Kamis, 08 November 2018 16:11

Kotim Bakal Bangun Koperasi Multifungsi

SAMPIT - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Kotawaringin Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .