MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 09 November 2018 09:41
UMK Kotim 2019 Sebesar Rp 2,7 Juta
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah menetapkan besaran upah minimum kabupaten (UMK) 2019 sebesar Rp 2.757.300. Angka itu naik dibanding tahun ini yang sebesar Rp 2.552.347.

Plt Kepala Disnakertrans Kotim Heru Rio Wibisono mengatakan, dalam rapat Dewan Pengupahan Kotim yang melibatkan berbagai organisasi, menghasilkan kesepakatan bahwa UMK dan UMSK disepakati naik sebesar 8,03 persen. Kebijakan itu berlaku mulai tahun 2019.

”Hasil kesepakatan dari Dewan Pengupahan Daerah Kotim bersama unsur terkait ini akan segera kami usulkan kepada Gubernur Kalteng dengan nilai yang disepakati. Hasil kesepakatan ini diusulkan setelah mendapat persetujuan dari Bupati Kotim," kata Heru, Kamis (8/11).

Heru menuturkan, rapat yang dilaksanakan bersama SPSI dan Apindo berjalan lancar dan dilalui dengan singkat. ”Hasil penetapan sangat memuaskan. Tidak ada yang keberatan meskipun di sesi pertama sedikit ada argumen. Saya rasa itu wajar dalam sebuah organisasi, ketika yang diputuskan atau yang ditetapkan menyangkut hajat hidup orang banyak," katanya.

Lebih lanjut Heru mengatakan, meskipun dalam penerapannya penetapan UMK sulit dilakukan secara merata dan memberatkan pengusaha kelas menengah ke bawah, hal itu tetap harus dipatuhi karena sudah diatur dalam undang-undang.

”Namun, dalam implementasinya, apabila ada pengusaha yang mempekerjakan karyawannya dengan upah di bawah UMK dan telah disepakati kedua belah pihak dengan menyertakan hitam di atas putih, itu tak jadi masalah," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kotim Siswanto berharap agar nilai UMK yang ditetapkan bisa kurang dari itu, yakni di bawah 8 persen. Namun, karena menyesuaikan pertimbangan, dia akhirnya menyepakati. Dia berharap agar UMK yang sudah ditetapkan bisa diterapkan semua pihak.

”Saya yakin pengusaha dari kalangan atas mampu menggaji karyawannya dengan angka yang sudah ditetapkan, tetapi kita bisa lihat kondisinya di lapangan untuk pengusaha menengah ke bawah, seperti swalayan, pedagang, dan lainnya. Saya yakin tidak semua bisa menerapkan sesuai UMK," ujarnya.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kotim Soedjiono mengatakan, UMK yang ditetapkan sudah sesuai dengan PP Nomor 78 Pasal 44 Tahun 2015. Namun, menurutnya, nilai yang sudah ditetapkan dirasa kurang untuk buruh.

”Kalau para buruh jelas saja itu masih dianggap kurang. Tetapi, karena ada pengaruh dari inflasi dan PDB yang sudah ditetapkan, jadi kami sepakati bersama,” tandasnya. (hgn/ign)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 15:16

HEBOHHHH!!! Wagub Kalteng Jadi Sopir Taksi Online

PALANGKA RAYA – Tindakan Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail…

Selasa, 15 Januari 2019 15:30

Diduga Mabuk, Dua Pelajar ”Dihajar” Mobil

SAMPIT – Dua pelajarSMA di Kabupaten Kotawaringin Timur, Bn (19)…

Selasa, 15 Januari 2019 15:23

Tokoh Ini Desak Publikasikan Oknum Legislator Pemalas

SAMPIT – Perilaku oknum anggota DPRD yang kerap mangkir dari…

Selasa, 15 Januari 2019 09:56

Membanggakan!!! Prestasi Adipura Tanggung Jawab Bersama

SAMPIT—Keberhasilan meraih Piala Adipura 2018 atau kali  kelima, menjadi salah…

Senin, 14 Januari 2019 17:13

Tabrakan Beruntun, Dua Orang Masuk RSUD

SAMPIT – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometet…

Senin, 14 Januari 2019 15:18

EDDDANNNN!!!! Otak Perampokan Pura-Pura Jadi Korban

PULANG PISAU – Aksi pura-pura Surianto menjadi korban perampokan terbongkar.…

Senin, 14 Januari 2019 09:02

Piala Adipura Diterima Hari Ini

SAMPIT— Anugerah piala Adipura atas predikat kota kecil bersih yang…

Sabtu, 12 Januari 2019 13:40

RASAKAN!!! Ditembus Peluru, Perampok Keokkkkk

KUALA KAPUAS – Aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku perampokan…

Sabtu, 12 Januari 2019 13:33

Ya Ampunnn!!!! Perlu 20 Orang Angkut Titi Wati

PALANGKA RAYA – Evakusi terhadap Titi Wati  (37), wanita berbobot sekitar…

Jumat, 11 Januari 2019 15:16

Begini Proses Evakuasi Wanita Terberat di Kalteng, Jebol Pintu dan Jendela Rumah

PALANGKA RAYA - Wanita terberat di Kalimantan Tengah dengan bobot sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*