MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 14 November 2018 11:50
Normalisasi Sungai Jangan Sampai Gagal
Sungai Pemuatan menjadi salah satu anak sungai di Sampit yang perlu dilakukan normalisasi. Kini telah terjadi pengendapan lumpur di sungai itu sehingga rawan mengakibatkan drainase tidak lancar.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur Hero Harapano mengharapkan proyek normalisasi Sungai Pamuatan hingga Sungai Mentawa yang terintegrasi untuk saluran pembuangan  air di dalam kota ini bisa berjalan. Proyek itu sudah disepakati dalam sistem tahun jamak (multiyears) sekitar Rp 22 miliar.

”Salah satu hasil reses yang dituangkan dan disepakati dalam proyek multiyear itu sejatinya adalah penataan bantaran Sungai Pamuatan hingga Sungai Mentawa. Kami berharap proyek itu jangan sampai gagal karena berfungsi untuk mencegah banjir dalam kota ini,” kata dia.

Penataan bantaran Sungai Pamuatan di Kecamatan Baamang ini sangat penting. Pasalnya, sungai itu punya peran sentral dalam  menanggulangi banjir dalam kota ketika musim hujan tiba.

“Karena proyek itu terintegrasi dengan penataan drainase dalam kota, sehingga  kedua proyek itu harus dilaksanakan. Selain itu juga anggaran sudah disiapkan sangat disayangkan jika tidak terserap karena masalah konsultan tersebut,” tegasnya.

Proyek multiyears didahului dengan pembuatan detail engineering design (DED). Namun pemenang lelang DED peningkatan daerah sempadan dan bantaran Sei Pamuatan, yakni CV Permata Kreasindo Konsultan, tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak. Hal yang sama juga terjadi pada DED pengembangan fasilitas objek wisata ikon jelawat.

Terkait pengembangan fasilitas objek wisata ikon jelawat juga terancam batal. Perusahaan konsultan pemenang lelang DED ikon jelawat dari Palembang, Sumatera Selatan, hingga kini belum melaksanakan pekerjaan. 

Pemerintah daerah sudah tiga kali bersurat kepada perusahaan tersebut. Jika tidak ada perubahan, maka sesuai mekanisme akan dilakukan pemutusan kontrak kerja dan menjadikan perusahaan pemenang itu dalam daftar hitam, selain itu dikenakan sanksi denda sesuai dengan ketentuan.  (ang/yit)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 09:59

Kwarcab Kotim Jambore ke Brunei Darussalam

SAMPIT-- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mewakili…

Senin, 10 Desember 2018 09:57

Perbaikan PPM Perlu Dukungan Penuh

SAMPIT—Perbaikan dan pembenahan kasawan  Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) dan Pasar…

Senin, 10 Desember 2018 09:47

MANTAP!!!! Targetkan Juara Dunia, Tim UMC Sempoa Sampit Wakili Kalteng

SAMPIT – Sebanyak 12 murid yang tergabung dalam tim Universal…

Senin, 10 Desember 2018 09:30

Mitra Putra Profitamas Sampit Gelar Expo Akhir Tahun

SAMPIT - PT Mitra Putra Profitamas Sampit mengadakan Expo Akhir…

Senin, 10 Desember 2018 09:13

Jelang Natal, Harga Daging Ayam Naik

SAMPIT – Jelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:00

COBA INGAT AZAB..!! Pembeli Curigai Pedagang Tak Jujur

SAMPIT – Salah satu konsumen atas nama Sinta  yang rutin…

Jumat, 07 Desember 2018 16:31

Dipindah-pindah, Pedagang Jadi Resah

SAMPIT – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Jumat, 07 Desember 2018 08:50

ASIKKK!!!! Petugas E-Parking PPM Digaji Resmi

SAMPIT—Pembenahan parkir di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, bukan hanya…

Jumat, 07 Desember 2018 08:48

Manuyang Anak Budaya Sarat Makna

SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap manuyang anak atau meayun…

Kamis, 06 Desember 2018 16:28

Truk Perusahaan Terguling, Satu Tewas

SAMPIT – Sebuah truk perusahaan bermuatan 12 orang penumpang, terbalik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .