MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 29 November 2018 14:47
YA TUHAN!!!! Dilindas Pikap Sayur, Bocah SD Tewas Seketika
PENYELIDIKAN: Aparat Polres Kotim melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Dava Lasmana Putra di Jalan Muchran Ali Sampit, Rabu (28/11).(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Ratusan pasang mata menjadi saksi hilangnya nyawa Dava Lasmana Putra (8). Bocah kelas 1 SD itu tewas dilindas pikap di Jalan Muchran Ali, Rabu (28/11). Kecelakaan itu diduga karena pengendara mobil yang kurang hati-hati saat melintas di permukiman padat penduduk.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, Dava saat itu pulang sekolah bersama dua rekannya, Nabilla (8) dan Faisal (8). Mereka menyusuri Gang Taqwa menuju ke Jalan Muchran Ali. Saat di depan gang, Faisal berniat mengambil arah lain dan meninggalkan Dava dan Nabilla.

Baru beberapa langkah, Faisal mendengar teriakan Nabilla. Setelah itu disambung suara benturan keras. Suara itu ternyata dari kecelakaan maut yang menimpa kawan sekolahnya itu. Nyawa Dava melayang dihantam kendaraan yang mengangkut sayuran tersebut.

Faisal terdiam melihat teman sebayanya terbaring di jalan. Nabilla yang juga sepupu Dava, menangis dan berteriak meminta tolong kepada warga di sekitar kejadian.

”Saat itu Dava menyeberang jalan ingin mengambil sepatunya yang tercecer di jalan. Tapi, sepatunya tidak sempat diambil. Dava lebih dulu ditabrak mobil,” ujar Faisal di rumah duka.

Insiden itu langsung menyedot perhatian ratusan warga di lokasi tersebut. Salah seorang warga, Arfandi (45), mendekati tubuh Dava yang bersimbah darah. Dia lalu meminta warga lainnya untuk menutupi tubuh korban dengan kain atau daun pisang.

”Saat itu korban masih terlihat kejang-kejang, hingga beberapa detik kemudian korban kemudian meninggal dunia di TKP,” ucap Arfandi.

Menurut Nabilla, saat kejadian, Dava tidak memperhatikan situasi jalan. Sepupunya itu tak menyadari ada mobil hitam melaju kencang dari arah utara menuju selatan. Dia Sudah berusaha berteriak sekuat tenaga agar korban menghindar dari mobil yang akan menghantamnya. Namun, karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari.

Jubaidah (51), warga sekitar mengaku terkejut saat mendengar suara benturan dari luar tokonya. Setelah itu dia mendengar suara anak perempuan menangis dan berteriak minta tolong.

”Saat kejadian, sopir dalam pikap hitam itu langsung keluar melihat kondisi korban yang ditabraknya. Sopir itu hanya terdiam dan pasrah,” tutur Jubaidah.

Jasad korban langsung dilarikan ke ruang jenazah RSUD dr Murjani Sampit. Isak tangis pecah saat kedua orang tua korban memandikan jenazah anaknya. Saat kejadian, kedua orang korban tengah bekerja di salah satu SPBU di Kota Sampit. Ketika mendengar kabar itu, mereka bergegas menuju ke lokasi.

”Maaf mas, saya permisi dulu. Banyak yang harus dikerjakan terlebih dahulu,” ucap Maskur, ayah korban kepada Radar Sampit.

Kasat Lantas Polres Kotim AKP Yudha Setiawan mengatakan, pikap dengan nomor polisi KH 8359 FR yang dikemudikan Weib (26) diamankan. Menurutnya, sang sopir sudah melihat ada Dava dan dua temannya berdiri di kanan jalan. Saat mendekati Gang Taqwa, Dava tiba-tiba berlari menyeberang jalan.

”Karena jarak sudah begitu dekat, pengemudi mobil pun tak dapat menghindari kecelakaan tersebut. Selain ditabrak, korban juga sempat terlindas ban depan mobil,” ujar Yudha.

Yudha menuturkan, kecelakaan itu terjadi disebabkan kurang hati-hatinya pengemudi mobil yang tidak mengurangi kecepatan saat melintas di lingkungan padat penduduk. ”Pengemudi kami proses terlebih dahulu guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (sir/ign)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 15:58

Pemerintah Didesak Evaluasi Parkir Elektronik

SAMPIT – Keluhan pedagang ikan di kompleks Pusat Perbelanjaan Mentaya…

Jumat, 22 Februari 2019 15:53

Enam Maling Walet Diringkus

SAMPIT – Kepolisian Resor (Polres) Kotim mengamankan dua komplotan pencuri…

Jumat, 22 Februari 2019 09:02

ALHAMDULILLAH...!!! PDAM Miliki Genset Baru

SAMPIT – Masyarakat Kotawaringin Timur tak perlu lagi khawatir air…

Kamis, 21 Februari 2019 16:33

Kendaraan Tak Bisa Masuk, Bongkar-Muat Jauh

Kios di kawasan jelawat, tepian Sungai Mentaya, mulai dihuni pedagang.…

Kamis, 21 Februari 2019 15:30

Gara-Gara Parkir Elektronik Pasar Ikan Terdampak, Pedagang Ancam Demo

SAMPIT – Persatuan pedagang pasar ikan di Pusat Perbelanjaan Mentaya…

Kamis, 21 Februari 2019 15:21

Penghuni Barak Simpan 7,96 Gram Sabu

SAMPIT – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Kotim kembali mengungkap…

Kamis, 21 Februari 2019 15:19

INNALILLAH..!!! Hantam Truk CPO, Tukang Cukur Tewas

SAMPIT – Kecelakaan maut kembali merenggut korban jiwa. Kali ini…

Kamis, 21 Februari 2019 08:55

Berubah Jadwal, Sampit Expo Digelar Setelah Pemilu

SAMPIT – Pelaksanaan Sampit Expo 2019,  yang sebelumnya  direncanakan  digelar…

Rabu, 20 Februari 2019 16:42

Kelotok Karam.. Pelajar Ini Tetap ke Sekolah dengan Pakaian Basah

SAMPIT – Semangat puluhan pelajar di Desa Terantang patut diacungi…

Rabu, 20 Februari 2019 16:38

Nenek Buru Penjambret, Pelaku Panik Tinggalkan Motor

SAMPIT – Usia renta bukan jadi penghalang Saniah (59) untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*