MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 05 Desember 2018 16:29
Ya Tuhan!!! Vertigo Menahun, Kakek Ini Pilih Gantung Diri
MENINGGAL : Kondisi Saimin setelah ditemukan dan diperiksa petugas indetifikasi. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung dirumahnya RT 05 Desa Kumpai Batu Atas kemarin (4/12) pagi.(IST/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN –Didugat tak tahan dengan sakit vertigo menahun yang dideritanya, Saimin , warga RT 05 Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan nekat mengakhiri hidupnya. Jenazah kakek renta ini ditemukan tergantung di ruang dapur kediamannya, Selasa (4/12) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Informasi yang dihimpun aksi nekat kakek berusia 71 tahun itu pertama kali diketahui anak korban, Paing. Saat itu korban ditemukan sudah menggantung diatas  tungku di dapur rumah berdinding batako itu.

“Jasadnya ditemukan pertama kali oleh Paing, dia itu anaknya. Saat itu ditemukan sudah dalam kondisi tergantung dengan seutas tali di atas tungku di dapur rumahnya, setelah subuh tadi. Aksi nekat itu tak terpantau anggota keluarga lain karena malam harinya mereka ke rumah sakit mengantar anaknya yang terkena penyakit DBD. Saat itu pak Saimin dirumah hanya berdua saja dengan Paing yang merupakan anak penyandang tuna grahita,” ujar Saryanto, Kepala Desa Kumpai Batu Atas.

Melihat kondisi sang ayah, Paing berteriak minta tolong kepada para tetangga dan langsung menurunkan jasad Simin dengan memotong tali yang menggantungnya. “Kemudian Ketua RT melapor ke Polres Kobar dan tim identifikasi melakukan pemeriksaan korban serta melakukan pemeriksaan ke sejumlah saksi,” sebutnya.

Kapolsek Arut Selatan AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan pemeriksaan sementara dari anak korban yang lain, mereka membenarkan dugaan kemungkinan depresi yang dialami korban akibat sakit vertigo menahun yang dideritanya. “Untuk sementara diduga gantung diri dan atas permintaan keluarga korban, tidak dilakukan Visum et Repertum dan langsung dimakamkan,” terangnya, saat ditemui disela kegiatan pengamanan aset lahan Pemkab Kobar di gang rambutan.

Ia juga menjelaskan bahwa dari pemeriksaan luar juga tidak didapati adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.

“Tak ada bukti tanda-tanda kekerasan fisik lainnya selain akibat gantung diri,” pungkasnya. (sam/sla)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:21

Hilang Dua Hari, Mbah Jamin Ditemukan

NANGA BULIK - Dua hari menghilang Muhammad Jamin (79) alias…

Jumat, 15 Februari 2019 15:08

ASTAGA..!!! Rumah Terbakar, Kakek Stroke Nyaris Terpanggang

PANGKALAN BUN – Ketenangan malam warga Desa Kumpai Batu Bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 15:03

Iddihhhhh Ngeri..!!! Ingin Mandikan Anak Malah Temukan Ular Piton

PANGKALAN BUN - Seekor ular Piton ditemukan melingkar di bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 11:38

Terapkan Manajemen Risiko di SOPD

PANGKALAN BUN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:29

Kobar Jajaki Pengembangan Keramba Jaring Apung

PANGKALAN BUN - Kepala Dinas Perikanan Kobar,  Rusliansyah mengatakan, sektor…

Jumat, 15 Februari 2019 11:08

Pencaker Bisa Mengakses Bursa Kerja

SUKAMARA – Melalui bursa kerja online diharapkan pencari kerja (pencaker)…

Jumat, 15 Februari 2019 11:01

Bantuan PKH Mulai Disalurkan

NANGA BULIK - Sebanyak 763 warga Kabupaten Lamandau menjadi penerima…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Pemda Ajukan Empat Raperda

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara mengajukan empat buah Rancangan Peraturan…

Kamis, 14 Februari 2019 19:15

Cegah Karhutla Sejak Dini, BPBD Kerjasama Dengan RRI Pusat

PANGKALAN BUN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Radio…

Kamis, 14 Februari 2019 16:41

Ratusan Pasutri Nikah di Disdukcapil

PANGKALAN BUN – Pendaftaran pernikahan di Dinas Kependudukan dan Catatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*