MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 05 Desember 2018 16:29
Ya Tuhan!!! Vertigo Menahun, Kakek Ini Pilih Gantung Diri
MENINGGAL : Kondisi Saimin setelah ditemukan dan diperiksa petugas indetifikasi. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung dirumahnya RT 05 Desa Kumpai Batu Atas kemarin (4/12) pagi.(IST/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN –Didugat tak tahan dengan sakit vertigo menahun yang dideritanya, Saimin , warga RT 05 Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan nekat mengakhiri hidupnya. Jenazah kakek renta ini ditemukan tergantung di ruang dapur kediamannya, Selasa (4/12) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Informasi yang dihimpun aksi nekat kakek berusia 71 tahun itu pertama kali diketahui anak korban, Paing. Saat itu korban ditemukan sudah menggantung diatas  tungku di dapur rumah berdinding batako itu.

“Jasadnya ditemukan pertama kali oleh Paing, dia itu anaknya. Saat itu ditemukan sudah dalam kondisi tergantung dengan seutas tali di atas tungku di dapur rumahnya, setelah subuh tadi. Aksi nekat itu tak terpantau anggota keluarga lain karena malam harinya mereka ke rumah sakit mengantar anaknya yang terkena penyakit DBD. Saat itu pak Saimin dirumah hanya berdua saja dengan Paing yang merupakan anak penyandang tuna grahita,” ujar Saryanto, Kepala Desa Kumpai Batu Atas.

Melihat kondisi sang ayah, Paing berteriak minta tolong kepada para tetangga dan langsung menurunkan jasad Simin dengan memotong tali yang menggantungnya. “Kemudian Ketua RT melapor ke Polres Kobar dan tim identifikasi melakukan pemeriksaan korban serta melakukan pemeriksaan ke sejumlah saksi,” sebutnya.

Kapolsek Arut Selatan AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan pemeriksaan sementara dari anak korban yang lain, mereka membenarkan dugaan kemungkinan depresi yang dialami korban akibat sakit vertigo menahun yang dideritanya. “Untuk sementara diduga gantung diri dan atas permintaan keluarga korban, tidak dilakukan Visum et Repertum dan langsung dimakamkan,” terangnya, saat ditemui disela kegiatan pengamanan aset lahan Pemkab Kobar di gang rambutan.

Ia juga menjelaskan bahwa dari pemeriksaan luar juga tidak didapati adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.

“Tak ada bukti tanda-tanda kekerasan fisik lainnya selain akibat gantung diri,” pungkasnya. (sam/sla)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 16:57

Pengamanan Rekapitulasi Suara Diperketat

PANGKALAN BUN - Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain Sirait…

Sabtu, 20 April 2019 16:52

Bupati Kobar Ingin Ternak Ayam Petelur Optimal

PANGKALAN BUN – Kebutuhan telur ayam di Kabupaten Kobar terus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

PPK Banteng, Gilir Rekap Suara Pemilu

PANGKALAN BANTENG – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pangkalan Banteng mulai…

Jumat, 19 April 2019 17:44

Ribuan Kotak Suara Bergeser ke PPK

PANGKALAN BUN – Konsentrasi pengamanan kotak suara hasil pemilu di…

Jumat, 19 April 2019 17:41

RSSI Siagakan Tim Ahli Jiwa

PANGKALAN BUN – Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun…

Kamis, 18 April 2019 16:57

Surat Suara Kotim Nyasar ke Kobar, Kok Bisa???

PANGKALAN BUN - Surat suara DPRD Kotawaringin Timur nyasar ke…

Kamis, 18 April 2019 16:54

KPU Musnahkan Ribuan Surat Suara

PANGKALAN BUN – Komisi Pemilihan Umum (KPu) Kotawaringin Barat musnahkan…

Kamis, 18 April 2019 16:28

Duhhhh...!!!! Pemilu di Lamandau Menegangkan

NANGA BULIK – Pelaksanaan Pemilu 2019 di salah satu TPS…

Kamis, 18 April 2019 11:47

Bupati Bantu Korban Sambaran Petir

PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah kunjungi…

Kamis, 18 April 2019 11:45

Partisipasi Pemilih di Kobar Diyakini Meningkat

PANGKALAN BUN - Sebagai pemimpin daerah Bupati Kobar Hj Nurhidayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*