MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 06 Desember 2018 14:20
Sungai Dendang "Mengamuk" Sawah Mulai Tenggelam
TENGGELAM : Luapan Sungai Dendang di Desa Marga Mulya merendam lahan persawahan warga setempat. Ancaman gagal panen kini menghantui kawasan penghasil beras di Kecamatan Pangkalan Banteng itu, Rabu (5/12).(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG - Banjir kembali terjadi di kawasan pertanian padi di Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Sekitar 62 hektare lahan tanaman padi terendam air luapan Sungai Dendang yang mengalir di pinggir kawasan penghasil pangan bagi warga desa setempat, Rabu (5/12).

Informasi yang dihimpun, luapan sungai terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (4/12) malam. Akibatnya debit air Sungai Dendang meningkat hingga akhirnya meluap karena melebihi kemampuan daya tampungnya. Imbasnya puluhan petani di desa tersebut harus siap merugi akibat ancaman gagal panen.

Pantauan Radar Pangkalan Bun lokasi yanga biasanya terlihat petak-petak sawah kini hanya tampak genangan air dan sejumlah tanaman peneduh serta pondok-pondok petani yang tampak masih berdiri. Diluar itu tanaman padi milik puluhan ratusan petani yang ditanam di awal musim tanam Oktober-Maret lalu terendam air.

Sulaiman, salah satu petani mengatakan bahwa selain terendam air banyak tanaman padi yang tercabut karena terbawa arus. “Padi rata-rata berusia sekitar satu hingga dua bulan. Banyak yang tercabut dan berpindah dari tempat tanamnya,” ujarnya, Rabu (5/12)

Menurutnya luapan sungai masih menjadi ancaman bagi pertanian mereka saat hujan ekstrem terjadi. “Hujannya semalam suntuk, jadi debit air meningkat drastis dan meluap ke lahan pertanian,” terangnya.

Hal serupa juga dikatakan Parlan, menurutnya nyaris seluruh kawasan teredam air. Kerugian petani akibat kejadian itu sudah didepan mata. “Rata-rata biaya yang dikeluarkan petani mulai dari menggarap lahan, benih, biaya tanam dan pengeluaran lainnya sekitar Rp 4 juta. Setiap petani mendapat jatah lahan sekitar sepermepat hektare,” terangnya.

Sekretaris Desa Marga Mulya, Edi Priyono membenarkan hal tersebut. Menurutnya luapan Sungai Dendang selama ini memang masih menajdi ancaman serius bagi para petani. “Kalau luapan kecil-kecilan mungkin masih tahan, tapi ini nyaris seluruh kawasan terendam,” terangnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Kobar bisa segera turun tangan terkait hal tersebut. Menurutnya selain pelebaran alur Sungai Dendang, peninggian tanggul diharapkan bisa dilakukan. Selain itu kelanjutan nasib para petani juga harus mendapat perhatian. “Keinginan petani agar tanggul dipinggir sungai itu ditinggikan lagi sekitar satu atau sampai dua meter untuk mencegah luapan air sungai,” harapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Kobar Kamaludin mengatakan bahwa para petani tidak perlu khawatir. Karena kawasan tersebut masuk dalam asuransi pertanian.

“Tim kami (dinas) sudah meluncur ke sana (Marga Mulya) untuk memastikan kejadian itu. Dan sepengetahuan kami pertanian di sana masuk dalam asuransi pertanian di Jasindo,” ungkapnya.

Kamaludin juga menjelaskan bahwa tim yang datang ke lokasi sekaligus melakukan verifikasi untuk kepastian pengajuan klaim asuransi pertanian. “Kalau masalah penyediaan benih tanaman padinya kita siap, namun kita upayakan dulu terkait asuransi pertaniannya. Karena informasi yang masuk hampir keseluruhan kawasan itu terendam,” pungkasnya. (sla)

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 09:05

ENAK ENAK...!! Kelurahan Diguyur Rp 500 Juta Lebih

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada…

Sabtu, 23 Februari 2019 08:58

Ternyata Selama Ini Fogging Belum Efektif Atasi DBD

PANGKALAN BUN - Fogging atau pengasapan dianggap belum efektif memberantas nyamuk Aedes…

Jumat, 22 Februari 2019 16:47

Pencuri Bawa Kabur Puluhan Juta

NANGA BULIK – Anggota Polres Lamandau membekuk maling kambuhan, Sukardi…

Jumat, 22 Februari 2019 14:46

Peresmian Pasar Menunggu Rampungnya Kanopi

PANGKALAN BUN – Pekerjaan pembangunan Pasar Indrasari di Kelurahan Baru,…

Jumat, 22 Februari 2019 14:39

Harus Ditertibkan..!!! Telusuri Jaringan Pelangsir Elpiji Bersubsidi

PANGKALAN BUN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran…

Jumat, 22 Februari 2019 09:05

Revolusi Mental Jangan Hanya Slogan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong peningkatan…

Jumat, 22 Februari 2019 08:50

Bank Kalteng Rencana Tambah Modal

NANGA BULIK - Bank Kalteng Cabang Lamandau berencana melakukan ekspansi…

Kamis, 21 Februari 2019 14:59

KURANG AJAR...!!!! Numpang Tidur, Malah Nyolong Ponsel Teman Sendiri

KUMAI - Jajaran Polsek Kumai meringkus BRH (31), Selasa (19/2)…

Kamis, 21 Februari 2019 14:54

Polisi Obrak-Abrik Jaringan Sabu, Sehari Tiga Pengedar Ditangkap

PANGKALAN LADA – Polsek Pangkalan Lada dibantu Satnarkoba dan Buser…

Kamis, 21 Februari 2019 14:43

AWASSSSS!!!! Maling Sapi Leluasa Beraksi

KOTAWARINGIN LAMA – Belum terungkapnya pelaku pencurian ternak sapi di wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*