MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 06 Desember 2018 14:20
Sungai Dendang "Mengamuk" Sawah Mulai Tenggelam
TENGGELAM : Luapan Sungai Dendang di Desa Marga Mulya merendam lahan persawahan warga setempat. Ancaman gagal panen kini menghantui kawasan penghasil beras di Kecamatan Pangkalan Banteng itu, Rabu (5/12).(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG - Banjir kembali terjadi di kawasan pertanian padi di Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Sekitar 62 hektare lahan tanaman padi terendam air luapan Sungai Dendang yang mengalir di pinggir kawasan penghasil pangan bagi warga desa setempat, Rabu (5/12).

Informasi yang dihimpun, luapan sungai terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (4/12) malam. Akibatnya debit air Sungai Dendang meningkat hingga akhirnya meluap karena melebihi kemampuan daya tampungnya. Imbasnya puluhan petani di desa tersebut harus siap merugi akibat ancaman gagal panen.

Pantauan Radar Pangkalan Bun lokasi yanga biasanya terlihat petak-petak sawah kini hanya tampak genangan air dan sejumlah tanaman peneduh serta pondok-pondok petani yang tampak masih berdiri. Diluar itu tanaman padi milik puluhan ratusan petani yang ditanam di awal musim tanam Oktober-Maret lalu terendam air.

Sulaiman, salah satu petani mengatakan bahwa selain terendam air banyak tanaman padi yang tercabut karena terbawa arus. “Padi rata-rata berusia sekitar satu hingga dua bulan. Banyak yang tercabut dan berpindah dari tempat tanamnya,” ujarnya, Rabu (5/12)

Menurutnya luapan sungai masih menjadi ancaman bagi pertanian mereka saat hujan ekstrem terjadi. “Hujannya semalam suntuk, jadi debit air meningkat drastis dan meluap ke lahan pertanian,” terangnya.

Hal serupa juga dikatakan Parlan, menurutnya nyaris seluruh kawasan teredam air. Kerugian petani akibat kejadian itu sudah didepan mata. “Rata-rata biaya yang dikeluarkan petani mulai dari menggarap lahan, benih, biaya tanam dan pengeluaran lainnya sekitar Rp 4 juta. Setiap petani mendapat jatah lahan sekitar sepermepat hektare,” terangnya.

Sekretaris Desa Marga Mulya, Edi Priyono membenarkan hal tersebut. Menurutnya luapan Sungai Dendang selama ini memang masih menajdi ancaman serius bagi para petani. “Kalau luapan kecil-kecilan mungkin masih tahan, tapi ini nyaris seluruh kawasan terendam,” terangnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Kobar bisa segera turun tangan terkait hal tersebut. Menurutnya selain pelebaran alur Sungai Dendang, peninggian tanggul diharapkan bisa dilakukan. Selain itu kelanjutan nasib para petani juga harus mendapat perhatian. “Keinginan petani agar tanggul dipinggir sungai itu ditinggikan lagi sekitar satu atau sampai dua meter untuk mencegah luapan air sungai,” harapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Kobar Kamaludin mengatakan bahwa para petani tidak perlu khawatir. Karena kawasan tersebut masuk dalam asuransi pertanian.

“Tim kami (dinas) sudah meluncur ke sana (Marga Mulya) untuk memastikan kejadian itu. Dan sepengetahuan kami pertanian di sana masuk dalam asuransi pertanian di Jasindo,” ungkapnya.

Kamaludin juga menjelaskan bahwa tim yang datang ke lokasi sekaligus melakukan verifikasi untuk kepastian pengajuan klaim asuransi pertanian. “Kalau masalah penyediaan benih tanaman padinya kita siap, namun kita upayakan dulu terkait asuransi pertaniannya. Karena informasi yang masuk hampir keseluruhan kawasan itu terendam,” pungkasnya. (sla)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:08

ASTAGA..!!! Rumah Terbakar, Kakek Stroke Nyaris Terpanggang

PANGKALAN BUN – Ketenangan malam warga Desa Kumpai Batu Bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 15:03

Iddihhhhh Ngeri..!!! Ingin Mandikan Anak Malah Temukan Ular Piton

PANGKALAN BUN - Seekor ular Piton ditemukan melingkar di bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 11:38

Terapkan Manajemen Risiko di SOPD

PANGKALAN BUN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:29

Kobar Jajaki Pengembangan Keramba Jaring Apung

PANGKALAN BUN - Kepala Dinas Perikanan Kobar,  Rusliansyah mengatakan, sektor…

Jumat, 15 Februari 2019 11:08

Pencaker Bisa Mengakses Bursa Kerja

SUKAMARA – Melalui bursa kerja online diharapkan pencari kerja (pencaker)…

Jumat, 15 Februari 2019 11:01

Bantuan PKH Mulai Disalurkan

NANGA BULIK - Sebanyak 763 warga Kabupaten Lamandau menjadi penerima…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Pemda Ajukan Empat Raperda

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara mengajukan empat buah Rancangan Peraturan…

Kamis, 14 Februari 2019 19:15

Cegah Karhutla Sejak Dini, BPBD Kerjasama Dengan RRI Pusat

PANGKALAN BUN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Radio…

Kamis, 14 Februari 2019 16:41

Ratusan Pasutri Nikah di Disdukcapil

PANGKALAN BUN – Pendaftaran pernikahan di Dinas Kependudukan dan Catatan…

Kamis, 14 Februari 2019 15:55

Ini Tiga Kandidat Sekda Kobar

PANGKALAN BUN – Tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kobar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*