MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Rabu, 19 Desember 2018 22:41
Wakil Ketua DPRD Barsel Ditahan
DIGIRING: Tersangka HA (baju batik) saat digiring dan petugas Kejaksaan Negeri ke Rutan Buntok, Selasa (18/12).(TIGOR/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, BUNTOK – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) HA yang jadi tersangka kasus suap tujuh paket proyek senilai 300 miliar akhirnya masuk penjara. Dia ditahan saat memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Buntok, Selasa (18/12).

Pantauan Radar Palangka, tersangka memenuhi panggilan kejaksaan pukul 19.26 di dampingi tim kuasa hukum sebanyak satu orang. Puluhan orang pendukungnya juga ikut mengawal HA hingga dia digelandang ke rumah tahanan (rutan) Barsel. 

Setelah diperiksa sekitar lima jam, HA langsung dikawal pihak kejaksaan dan dimasukkan dalam mobil, lalu dibawa ke Rutan Barsel di Jalan Pahlawan. 

Kepala Kejaksaan Negeri Buntok Oscar Douglas Berlin Riwoe mengatakan, tersangka telah beritikad baik dan memenuhi panggilan. ”Beliau sudah kami periksa sebagai tersangka dan kami telah mengantarkan HA ke rutan barsel untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari,” katanya.

Terkait pemaparan di Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Senin (17/12), lanjutnya, lembaga antirasuah itu meminta keterangan perkembangan pemeriksaan kasus HA.

”KPK berfungsi sebagai supervisi. Jadi, SPDP semua perkara tindak pidana korupsi wajib hukum dilaporkan ke KPK. Setelah meminta perkembangan pemeriksaan, KPK melakukan supervisi itu saja mas,” jelasnya. 

Lebih lanjut dikatakan, setelah masa tahanan 20 hari telah habis, pihaknya akan melakukan pemberkasan agar tersangka HA cepat diproses. Proses di sini adalah HA bisa disidangkan ke pengadilan," ucapnya. 

Sementara itu, dalam pemeriksaan tersebut, Polres Barsel menurunkan puluhan polisi untuk pengamanan.

”Kami bersama anggota mengamankan Kejadi Buntok dalam pemeriksaan HA agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Trio Sugiono.

Sebelumnya diberitakan, HA diduga menerima suap dengan total sebesar Rp 2,250 miliar. Suap itu dari tujuh paket proyek multiyears senilai Rp 300 miliar. Selain HA, Kejari juga menetapkan Su, Direktur PT Tirta Dhea Adonnic Pratama (TDAP) sebagai tersangka. Dia berperan sebagai pemberi uang fee proyek tersebut. (rol/ign) 

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 16:04

Optimistis Serapan Anggaran Terpenuhi

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memacu…

Selasa, 25 Juni 2019 16:02

Pemprov Tunggu Jawaban BKN

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) telah melakukan…

Selasa, 25 Juni 2019 15:59

Realisasi PAD Sudah 50 Persen

PALANGKA RAYA – Menjelang berakhirnya semester satu tahun anggaran 2018,…

Selasa, 25 Juni 2019 15:52

Genre Peduli Perkembangan Pelajar

  PALANGKARAYA – Penyalahgunaan obat-Obatan terlarang dan narkotika di kalangan…

Selasa, 25 Juni 2019 15:49

Korupsi Proyek hingga Rp 1,7 Miliar

PALANGKA RAYA – Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalteng melimpahkan…

Selasa, 25 Juni 2019 15:41

Realisasi APBD 2018 Tak Capai Target

KUALA KURUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung…

Selasa, 25 Juni 2019 15:35

Bupati Inginkan Raperda Segera Ditetapkan

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong…

Senin, 24 Juni 2019 12:31

Truk Pengangkut Puluhan Lemari Es Hatam Rumah Warga

KUALA KAPUAS - Warga Jalan Trans-Kalimantan di Desa Dahirang, Kecamatan…

Senin, 24 Juni 2019 11:47

Harus Berasas Kemanusiaan

PALANGKA RAYA – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi…

Senin, 24 Juni 2019 11:44

Kemenpar Apresiasi Pelaksanaan FBIM

PALANGKA RAYA – Tim Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*