MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 08 Januari 2019 17:15
Sudah 12 Hari Belum Ada Tanda-Tanda, Sudah 12 Hari Kapal Namse Bangdzhod Hilang
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Sudah 12 hari Kapal MT. Namse Bangdzhod hilang kontak. Harusnya kapal yang membawa muatan sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) itu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok awal Januari. Hingga kemarin (7/1) Direktorat Perhubungan Laut dibantu pasukan gabungan mencari keberadaan kapal tersebut.

Sehari pasca keberangkatannya dari Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (27/12), kapal tersebut dikabarkan hilang kontak. Ada satu nahkoda dan 11 anak buah kapal (ABK) yang mengawaki kapal tersebut. ”Posisi terakhir terecord di perairan ujung Karawang arah Tanjung Priok dari Sampit," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sampit, Thomas Chandra saat dikonfirmasi kemarin.

Kapal MT Namse Bangdzod bermuatan minyak mentah kelapa sawit seberat 1.754.382 kilogram. Kapal berlayar dari Pelabuhan Bagendang, Kotawaringin Timur, menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, pada  27 Desember.

Thomas Chandra mengatakan, hingga saat ini proses pencarian kapal tanker dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KPLP bersama KSOP Tanjung Priok, Jakarta Utara, Tim Basarnas, beserta pemilik (owner) kapal.

”Kami masih terus menunggu dan memonitor keberadaan kapal. Pihak keluarga sempat dihubungi, yakni istri nakhoda yang hilang bernama M Asdar Wijaya. Namun tidak memberikan jawaban yang pasti,” kata Thomas Chandra, Senin (7/1).

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli Baslan Damang menuturkan, Seharusnya, kapal tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 31 Desember. Dirinya juga belum dapat memastikan nasib kapal tersebut.  

”Satu hari saat berlayar, kapal sudah mulai hilang kontak,” kata Baslan Damang.

Sejak hilang kontak lanjutnya, pencarian mulai dilakukan Dirjen Perhubungan Laut melalui KPLP, Basarnas, KSOP Sampit, dan KSOP Tanjung Priok. Tim tersebut terus melakukan penyeisiran laut mulai dari Muara Angke - area Labuh Jangkar Buoy Barat, Perairan Karawang - area Labuh Jangkar Buoy Timur, perairan Selat Bangka - Pulau Seribu, sampai Perairan Pantura.

”Posisi terkahir kapal tersebut terekam berada di Perairan Ujung Karawang, dari arah Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Priok," ujarnya.

Kapal tersebut dinakhodai M Asdar Wijaya. Sebelas ABK lainnya, yakni Yanuardin Mendrofa, Husni Mubarak, Andi Tasyriq, Satria Idam Sulistio, Bambang Mulyono, Agustinur Piter, A Asrun Suriansa, Dahar, Wardani, Ardiyanto, dan Dwi Wahyu Sabtono.

Ditjen Perhubungan Laut telah mengerahkan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk meneruskan pencarian kapal MT. Namse Bangdzhod. ”Kami telah kerahkan kapal KNP. 348 untuk menyisir dari Tanjung Kerawang Bekasi sampai dengan Marunda hingga ke Buoy Timur area labuh jangkar pelabuhan Tanjung Priok. Namun belum menemukan keberadaan kapal tersebut," ujar Direktur KPLP Junaidi.

Selain KNP 348, Junaidi menambahkan, kapal patroli KNP. Alugara P.114 juga telah menyisir dari mulai Selat Bangka hingga Pulau Seribu. Penyisiran dilanjutkan sampai dengan Ekanuri pelabuhan Tanjung Priok.

”Kapal-kapal patroli PLP Tanjung Priok sudah meminta bantuan Disnav Tanjung Priok dan Semarang untuk ikut memantau gerak kapal dimaksud melalui Vessel Traffic Services (VTS) dan stasiun radio pantai (SROP) sepanjang pantai utara pulau Jawa,” bebernya. Sayangnya sampai saat ini belum ada laporan keberadaan kapal dengan GT 1128 itu. Selain kapal milik KPLP, Rigid Inflatable Boat (RIB) milik SAR juga menyisir dari Muara Angke sampai area labuh jangkar Buoy Barat.

Kapal yang dioperasikan oleh PT Surabaya Shipping Lines dinakhodai Muhammad Asdar Wijaya. Pemilik kapal sejauh ini sudah melaporkan ke Basarnas.  ”VTS Tanjung Priok juga sudah memancarkan berita distress agar kapal-kapal yang sedang berlayar di sekitar rute pelayaran kapal tersebut juga ikut mencari dan segera melaporkan ke kami bila ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut,” beber Junaidi.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Letkol Laut (P) Agung Nugroho menyampaikan bahwa instansinya juga turut serta dalam pencarian MT Namse Bangdzod yang dikabarkan hilang di wilayah perairan Jawa. ”Pangkoarmada I telah mengerahkan dan memerintahkan unsur KRI dari Koarmada I,” terang pria yang akrab dipanggil Agung itu. Tidak kurang dua KRI mereka kirim untuk membantu pencarian kapal tersebut.

Agung menjelaskan, kedua KRI yang dikirimkan oleh Koarmada I adalah KRI Usman Harun 359 dan KRI Sikuda 863. Dia pun mengungkapkan, pimpinan Koarmada I turut memerintahkan seluruh jajaran pangkalan utama TNI AL (lantamal) dan pangkal TNI AL (lanal) di bawah koordinasi Koarmada I turut serta membantu. ”Saat ini (kemarin) masih proses pencarian,” beber perwira menengah (pamen) TNI AL itu.

Berdasar data miliki Dispen Koarmada I, pengerahan KRI Usman Harun 359 maupun KRI Sikuada 863 sudah dilaksanakan sejak Kamis pekan lalu (3/1). ”Sesuai surat pemberitahuan dari pemilik kapal,” terang  Agung. Kedua kapal tersebut bekerja sama dengan petugas yang dikerahkan oleh Kemenhub dan Basarnas. Agung memastikan, perkembangan pencarian kapal tanker itu bakal disampaikan lebih lanjut. (hgn/syn/lyn/yit)

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 15:34

Komputer Kurang, Ujian Pakai Gawai, Kalau Curang..???

SAMPIT – Kurangnya fasilitas komputer, membuat sejumlah siswa di SMAN…

Sabtu, 23 Maret 2019 15:18

AWASSSSS...!!!! Suhu Panas Berlangsung Selama Sebulan

SAMPIT – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Haji…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:35

YEALAA KENAPA JUGA NIH...!! Harga Bahan Pokok Belum Stabil

SAMPIT – Sejumlah komoditas bahan pokok dalam dua pekan terakhir…

Jumat, 22 Maret 2019 17:25

Politik Dinasti, Bukti Kegagalan Parpol Lakukan Kaderisasi

SAMPIT - Pesta demokrasi lima tahunan yang akan memilih calon…

Jumat, 22 Maret 2019 17:11

Penyelundupan Rotan Sampit Terendus Pusat

SAMPIT - Industri rotan di Kotim lesu akibat larangan ekspor…

Jumat, 22 Maret 2019 08:46

Enggak Wajar...!!! Tarif Parkir Sampit Expo Melanggar Perda

SAMPIT – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotim Muhammd Shaleh…

Kamis, 21 Maret 2019 17:32

Politik Dinasti..??? Ini Komentar Dewan

SAMPIT – Politik dinasti yang mewarnai Pemilu Legislatif 2019 dinilai…

Kamis, 21 Maret 2019 14:43

Politik Dinasti, Suami, Istri, Anak Semua Nyaleg

SAMPIT – Konstelasi  pemilihan umum (pemilu) calon anggota legislatif tahun…

Rabu, 20 Maret 2019 15:11

Pemuda Ditemukan Tewas tanpa Busana

PULANG PISAU – Seorang pemuda, Syahrul (23), warga Anjir Serapat,…

Rabu, 20 Maret 2019 14:59

Astaga..!!! Ratusan Surat Suara Kotim Nyasar ke Kobar

PANGKALAN BUN – Ratusan surat suara untuk pemilu yang harusnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*