MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Rabu, 09 Januari 2019 14:54
Pemprov Pacu Pengembangan Sektor Pertanian
PERTANIAN: Gubernur Sugianto Sabran bersama Bupati Barito Utara Nadalsyah meninjau sektor pertanian di daerah itu, beberapa waktu lalu.(IST/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengatakan, sektor pertanian masih perlu dikembangkan. Selain karena potensinya, pengembangan tersebut dilakukan karena permintaan masyarakat terhadap komoditas pertanian, seperti bawang, cabai, hingga sayur-sayuran, terus meningkat.

Sugianto mengatakan, produksi pertanian Kalteng selama ini belum mampu mengimbangi permintaan masyarakat. Akibat hal itu, mau tak mau untuk mencukupi kebutuhan, hasil pertanian didatangkan dari provinsi lain.

”Tentu komiditas yang kebanyakan didatangkan dari luar membuat harga jualnya di pasaran cukup tinggi, bahkan akan sangat tinggi apabila distribusi terkendala dan stok dari luar berkurang. Hal ini tentu sangat berdampak terhadap ekonomi di Kalteng,” katanya, kemarin.

Dari sekian banyak komoditas pertanian, lanjutnya, bawang dan cabai paling banyak dicari masyarakat. Saat ini dua komoditas itu sudah dikembangkan di Kalteng. Hanya saja, jumlah produksinya belum mampu memenuhi permintaan pasar.

”Kalau bicara soal tanahnya, ya sudah pasti di Kalteng ini subur. Tinggal bagaimana pengembangannya saja, sehingga tidak ada lagi inflasi di Kalteng disebabkan cabai ataupun bawang,” ucapnya.

Menurutnya, solusi itu semua hanyalah melakukan pengembangan untuk peningkatan produksi agar permintaan masyarakat terpenuhi sekaligus mengurangi ketergantungan.  Sebab, ketergantungan selama ini produksi pertanian yang dihasilkan belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Hal inilah yang menjadi catatan pemerintah, supaya komoditas yang ada bisa ditingkatkan.

Kendati demikian, Sugianto menegaskan, kebijakan itu tidak bisa begitu saja berhasil. Komitmen dari pemerintah kabupaten dan kota sangat dituntut agar pelaksanaan program pemerintah bisa sesuai rencana.

”Yang membuat programnya berhasil itu kita sendiri, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” pungkasnya. (sho/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 16:42

Tindak Tegas Perusuh Pemilu

PALANGKA RAYA – Menjelang pemilihan umum (pemilu), Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 15:05

TOLAKKKK!!!! Politik Bohong dan Uang

PALANGKA RAYA – Puluhan mahasiswa dari berbagai Universitas di Kota…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:31

Polres Pulpis Jamin Pemilu Berjalan Aman

PULANG PISAU – Jajaran Polres Pulang Pisau (Pulpis) bersama TNI,…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:25

Delapan Desa Ikuti Perlombaan

KUALA KURUN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:18

Wat Tahakam Siap Jaga Kamtibmas

PALANGKA RAYA –  Keluarga besar Koperasi Wat Tahakam siap menjadi…

Jumat, 22 Maret 2019 16:50

Enam Sasaran BKKBN di Tahun 2019

PALANGKA RAYA – Sebagai agenda tahunan, Badan Kependudukan dan Keluarga…

Jumat, 22 Maret 2019 15:34

Sistem Pengamanan Kota Diuji Coba

PALANGKA RAYA –Bentrokan dua kubu pendukung pasangan calon presiden dan…

Jumat, 22 Maret 2019 15:26

BNNP Curigai Narkoba Beredar di Lapas

PALANGKA RAYA -Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan…

Jumat, 22 Maret 2019 09:32

Pembahasan Evaluasi RTRWK Berjalan Alot

PALANGKA RAYA - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD…

Jumat, 22 Maret 2019 09:29

Wali Kota Hadiri Rakor APEKSI Se-Kalimantan

BANJARBARU – Wali kota Palangkaraya Fairid Naparin mengikuti Rapat Kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*