MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 11 Januari 2019 08:26
Abrasi, Pesisir Pantai Keraya Dipasang Ban Bekas, Emang Ngefek..??
ABRASI: Petugas BPBD Kobar melakukan pemasangan ban bekas di pinggir Jalan Desa Keraya.(BPBD FOR RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar pasang ban mobil bekas sebagai penguat tanggul penahan ombak di pesisir Desa Keraya, Kecamatan Kumai. Itu dilakukan sebagai langkah penanganan darurat untuk mencegah meluasnya ancaman abrasi pantai. 

Ban bekas itu dipasang di depan karung pasir yang telah disiapkan pemerintah guna menahan ancaman abrasi pantai yang ikut menggerus jalan penghubung Desa Keraya dan Sebuai. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Petrus Rienda mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat yang memiliki ban mobil bekas diminta untuk menyumbangkannya ke Kantor BPBD Kobar.   

“Kami mohon masyarakat yang memiliki ban bekas untuk bisa disumbangkan ke BPBD Kobar akan dipergunakan untuk menahan abrasi pantai di Keraya,” ujar Petrus, Kamis (10/1) saat dijumpai di ruang kerjanya. 

Saat ini sudah ada ratusan ban bekas mobil yang telah dipasang di pinggir jalan Desa Keraya. Karet bulat berwarna hitam itu ditumpuk, kemudian ditahan menggunakan kayu serta diisi dengan karung pasir. 

“Fungsi ban itu sebagai penangkis air agar tidak cepat merusak karung pasir yang menjaga agar jalan Desa Keraya tidak rusak kembali,” terangnya.

Namun menurutnya pemasangan ban bekas ini dilakukan sebagai penanganan darurat abrasi pantai, sambil menunggu pembangunan pemecahan ombak yang akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR yang dianggarkan pada tahun 2019 ini. 

“Tetapi ini penanganan sifatnya sementara. Karena karung berisikan pasir untuk menahan ombak itu selalu hancur setiap dua bulan. Saya juga sudah sampaikan kepada bupati agar penanganan di Desa Keraya menjadi fokus utama untuk pembangunan pemecahan ombak karena wilayah ini merupakan yang terparah,” pungkasnya. (jok/sla)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 17:06

Puluhan Kios Pelingkau Akan Digusur

PANGKALAN BUN – Para penghuni puluhan kios di kawasan Jalan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:50

Polsek Banteng Bagikan Sembako

PANGKALAN BANTENG – Jelang peringatan hari Bhayangkara ke-73 Polsek Pangkalan…

Senin, 24 Juni 2019 12:28

Tiga Desa Segera Teraliri Listrik

NANGA BULIK - Masyarakat Desa Perigi, Beruta, dan Pamalontian, Kecamatan…

Senin, 24 Juni 2019 12:02

Deklarasi Sukamara Bersatu dan Tolak Kerusuhan

SUKAMARA – Kepolisian Resor (Polres) Sukamara gelar Deklarasi Sukamara Bersatu…

Jumat, 21 Juni 2019 16:59

Amin Jaya Melaju Ke Tingkat Provinsi

PANGKALAN BANTENG - Tim penilai lomba desa tingkat Provinsi Kalteng lakukan…

Jumat, 21 Juni 2019 16:06

HUT Kutaringin Berjalan Sukses

KOTAWARINGIN LAMA – Pelaksanaan peringatan dan perayaan hari jadi ke-416 Kutaringin…

Kamis, 20 Juni 2019 15:37

Belasan Ribu Orang Masuki Kotawaringin Barat

PANGKALAN BUN - Arus balik lebaran di Pelabuhan Panglima Utar Kumai…

Kamis, 20 Juni 2019 15:34

Banjir Landa Pantai Lunci

SUKAMARA – Sungai di kawasan Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara…

Kamis, 20 Juni 2019 15:29

Dealer Honda Hadir di Lamandau

NANGA BULIK- Pos Dealer Honda Trio Raya hadir di Kabupaten…

Kamis, 20 Juni 2019 11:11

Pembangunan Desa Harus Terkonsep

PANGKALAN BUN- Pemerintah desa harus mempunyai konsep untuk menata pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*