MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 11 Januari 2019 08:26
Abrasi, Pesisir Pantai Keraya Dipasang Ban Bekas, Emang Ngefek..??
ABRASI: Petugas BPBD Kobar melakukan pemasangan ban bekas di pinggir Jalan Desa Keraya.(BPBD FOR RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar pasang ban mobil bekas sebagai penguat tanggul penahan ombak di pesisir Desa Keraya, Kecamatan Kumai. Itu dilakukan sebagai langkah penanganan darurat untuk mencegah meluasnya ancaman abrasi pantai. 

Ban bekas itu dipasang di depan karung pasir yang telah disiapkan pemerintah guna menahan ancaman abrasi pantai yang ikut menggerus jalan penghubung Desa Keraya dan Sebuai. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Petrus Rienda mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat yang memiliki ban mobil bekas diminta untuk menyumbangkannya ke Kantor BPBD Kobar.   

“Kami mohon masyarakat yang memiliki ban bekas untuk bisa disumbangkan ke BPBD Kobar akan dipergunakan untuk menahan abrasi pantai di Keraya,” ujar Petrus, Kamis (10/1) saat dijumpai di ruang kerjanya. 

Saat ini sudah ada ratusan ban bekas mobil yang telah dipasang di pinggir jalan Desa Keraya. Karet bulat berwarna hitam itu ditumpuk, kemudian ditahan menggunakan kayu serta diisi dengan karung pasir. 

“Fungsi ban itu sebagai penangkis air agar tidak cepat merusak karung pasir yang menjaga agar jalan Desa Keraya tidak rusak kembali,” terangnya.

Namun menurutnya pemasangan ban bekas ini dilakukan sebagai penanganan darurat abrasi pantai, sambil menunggu pembangunan pemecahan ombak yang akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR yang dianggarkan pada tahun 2019 ini. 

“Tetapi ini penanganan sifatnya sementara. Karena karung berisikan pasir untuk menahan ombak itu selalu hancur setiap dua bulan. Saya juga sudah sampaikan kepada bupati agar penanganan di Desa Keraya menjadi fokus utama untuk pembangunan pemecahan ombak karena wilayah ini merupakan yang terparah,” pungkasnya. (jok/sla)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 17:05

Kurir Sabu 7 Kg Divonis 16 Tahun

NANGA BULIK – Sidang terdakwa kasus sabu seberat 7 kilogram…

Kamis, 21 Maret 2019 15:25

Perusuh Pemilu Akan Ditindak

PANGKALAN BUN – Tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP…

Kamis, 21 Maret 2019 15:03

Dugaan Politik Uang Makin Banyak, Sttttt... Sudah Ada Pengumpulan KTP

PANGKALAN BUN - Aroma politik uang tampaknya semakin menyengat dan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:30

Komputer di Sekolah Terus Ditambah

PANGKALAN BUN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 21 Maret 2019 10:28

Ratusan Peserta Ikuti Festival Pelajar 2019

PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah membuka Festival…

Rabu, 20 Maret 2019 21:07

Mantab....53 SMP dan MTs di Kobar Siap Geber UNBK

PANGKALAN BUN – Puluhan Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah…

Rabu, 20 Maret 2019 14:31

Pemkab Kobar Efektifkan Pengadaan Barang dan Jasa

PANGKALAN BUN - Pemeritah Kabupaten Kotawaringin Barat gelar Bimbingan Teknis…

Rabu, 20 Maret 2019 14:20

Harga Sawit di Kobar Kian Stabil

PANGKALAN BUN - Petani kelapa sawit di Kabupaten Kobar mulai…

Rabu, 20 Maret 2019 14:13

SDS Nirmala Cendekia Menuju Adiwiyata Nasional

NANGA BULIK- Menjadi sekolah dengan predikat sekolah adiwiyata bukan hal…

Selasa, 19 Maret 2019 15:24

Pemprov Siap Bangun Pelabuhan Ekspor

PANGKALAN BUN - Potensi sumber daya alam di Provinsi Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*