MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 09 Februari 2019 15:28
Sarana dan Prasarana TPA di Palangka Raya Masih Kurang
MENUMPUK: Satu-satunya alat berat yang dimiliki Pemkot Palangka Raya bekerja ekstra setiap hari untuk mengurai tumpukan sampah agar tidak meluber.(AGUS FATRONI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Masalah sampah di Kota Palangka Raya tak kunjung selesai. Selain pengelolaan, sarana dan prasarananya juga masih cukup kurang. Hal itu terlihat ketika penilaian adipura Kota palangka Raya masih mendapat nilai di bawah rata-rata.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Disperkim Kota Palangka Raya M Alfat mengatakan, masalah sampah masih sangat kompleks, baik akses maupun sarana dan prasarana pengolahan sampah.

”Banyak kekurangan dalam peningkatan kualitas pengolahan di tempat pembuangan akhir (TPA), yang pertama yaitu masalah jalan yang masih becek dan kurang memadai, apalagi kalau cuaca seperti sekarang yang sering hujan, meskipun memang pemeliharaan selalu dilakukan,” katanya, Jumat (8/2).

Selain itu, masih kurangnya alat berat untuk mengurai tumpukan sampah juga menambah lemahnya pengolahan sampah di TPA di Jalan Tjilik Riwut Km 14 Kota Palangka Raya.

”Saat ini kami memfokuskan sampah tidak meluber keluar sel. Sementara alat berat yang kami miliki hanya satu, padahal idealnya dua alat berat untuk mengurai sampah, tetapi bulan ini kami bersyukur dibantu alat berat Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ujarnya.

Untuk perbaikan jalan, pihaknya, sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Kalteng untuk bisa masuk pembenahan, terutama peningkatan akses jalan menuju TPA.

”Selama ini kami hanya memanfaatkan yang ada, seperti membuat siring, menimbun genangan atau membuat saluran pembuangan genang. Karena memang anggaran belum masuk, sehingga perbaikan belum bisa dikerjakan maksimal,” ujar Alfat.

Alfat menegaskan, anggaran yang saat ini dimiliki untuk pengolahan sampah masih kurang. Idealnya, anggaran yang diperlukan sekitar Rp 5 miliar per tahun.

”Perlu diketahui, dalam penilaian adipura salah satu item yang ditanyakan adalah anggaran yang disediakan untuk pengolahan TPA. Jadi, apabila anggaran tidak sesuai, maka sudah satu poin minus didapatkan, tetapi itu masih bisa ditutupi apabila semua kekurangan dapat teratasi,” pungkasnya. (agf/ign)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 15:47

Gara-Gara Ini, Fairid Ancam Cabut Izin THM

PALANGKA RAYA –Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengancam akan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:18

Gunung Mas Bangun Desa dengan Pola Padat Karya

KUALA KURUN – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Rony Karlos…

Jumat, 17 Mei 2019 10:17

Penyelesaian Jalur Mudik, H-7 Lebaran Dipastikan Selesai

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan berbagai…

Jumat, 17 Mei 2019 10:14

Perlu Anggaran Besar untuk Infrastruktur

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menegaskan,…

Jumat, 17 Mei 2019 10:12

Siapkan Pelayanan Publik Terbaik

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Rapat Koordinasi…

Jumat, 17 Mei 2019 10:09

Fairid Pemkot Ajak Warga Jaga Toleransi Beragama

PALANGKA RAYA – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak warga…

Jumat, 17 Mei 2019 10:00

OrtuHarus Dukung Anak Kembangkan Bakat

KUALA KURUN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Jumat, 17 Mei 2019 09:53

Kalangan DPRD Kalteng Berharap Hasil Pemilu Harus Diterima

PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta masyarakat…

Jumat, 17 Mei 2019 09:48

Jadikan O2SN Sebagai Pengalaman Belajar

KUALA KURUN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Gunung…

Jumat, 17 Mei 2019 09:26

Sinergikan Perencanaan Program, Dinsos Kalteng Gelar Rapat Koordinasi

PALANGKARAYA – Dinas Sosial Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi perencanaan program…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*