MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 09 Februari 2019 15:28
Sarana dan Prasarana TPA di Palangka Raya Masih Kurang
MENUMPUK: Satu-satunya alat berat yang dimiliki Pemkot Palangka Raya bekerja ekstra setiap hari untuk mengurai tumpukan sampah agar tidak meluber.(AGUS FATRONI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Masalah sampah di Kota Palangka Raya tak kunjung selesai. Selain pengelolaan, sarana dan prasarananya juga masih cukup kurang. Hal itu terlihat ketika penilaian adipura Kota palangka Raya masih mendapat nilai di bawah rata-rata.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Disperkim Kota Palangka Raya M Alfat mengatakan, masalah sampah masih sangat kompleks, baik akses maupun sarana dan prasarana pengolahan sampah.

”Banyak kekurangan dalam peningkatan kualitas pengolahan di tempat pembuangan akhir (TPA), yang pertama yaitu masalah jalan yang masih becek dan kurang memadai, apalagi kalau cuaca seperti sekarang yang sering hujan, meskipun memang pemeliharaan selalu dilakukan,” katanya, Jumat (8/2).

Selain itu, masih kurangnya alat berat untuk mengurai tumpukan sampah juga menambah lemahnya pengolahan sampah di TPA di Jalan Tjilik Riwut Km 14 Kota Palangka Raya.

”Saat ini kami memfokuskan sampah tidak meluber keluar sel. Sementara alat berat yang kami miliki hanya satu, padahal idealnya dua alat berat untuk mengurai sampah, tetapi bulan ini kami bersyukur dibantu alat berat Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ujarnya.

Untuk perbaikan jalan, pihaknya, sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Kalteng untuk bisa masuk pembenahan, terutama peningkatan akses jalan menuju TPA.

”Selama ini kami hanya memanfaatkan yang ada, seperti membuat siring, menimbun genangan atau membuat saluran pembuangan genang. Karena memang anggaran belum masuk, sehingga perbaikan belum bisa dikerjakan maksimal,” ujar Alfat.

Alfat menegaskan, anggaran yang saat ini dimiliki untuk pengolahan sampah masih kurang. Idealnya, anggaran yang diperlukan sekitar Rp 5 miliar per tahun.

”Perlu diketahui, dalam penilaian adipura salah satu item yang ditanyakan adalah anggaran yang disediakan untuk pengolahan TPA. Jadi, apabila anggaran tidak sesuai, maka sudah satu poin minus didapatkan, tetapi itu masih bisa ditutupi apabila semua kekurangan dapat teratasi,” pungkasnya. (agf/ign)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 15:50

Korban Kebakaran SDN Baun Bango Dapat Bantuan

KASONGAN – Korban kebakaran di SDN 1 Baun Bango, Desa…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:42

Wah Kacau..!!! Polusi Udara Tak Bisa Tak Terdeteksi

PALANGKA RAYA – Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan…

Jumat, 19 Juli 2019 21:40

Meriah! Kejari Kapuas Gelar Jalan Sehat dan Anjangsana

KUALA KAPUAS- Kejaksaan Negeri Kabupaten Kapuas menggelar jalan sehat dan…

Jumat, 19 Juli 2019 15:11

Purunlah Pian..??? Ditinggal Pergi, Rumah Jadi Arang

PULANG PISAU – Warga komplekS Buruh, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis),…

Jumat, 19 Juli 2019 15:04

Api Amuk Empat Bangunan di Kapuas

KUALA KAPUAS – Teriakan meminta tolong memecah kesunyian pergantian hari…

Jumat, 19 Juli 2019 11:15

Fraksi-Fraksi Sepakat Bahas Perubahan APBD

KUALA KURUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung…

Jumat, 19 Juli 2019 11:07

Cegah Perkembangan Nyamuk Melalui G1G1J

KUALA KURUN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Jumat, 19 Juli 2019 10:23

Pekerja PT LAK Desak Pembayaran Upah

KUALA KAPUAS – DPRD Kabupaten Kapuas akhirnya menggelar Rapat Dengar…

Jumat, 19 Juli 2019 10:13

Bangun Perkebunan Hortikultura Besar-besaran

PALANGKA RAYA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melaunching…

Jumat, 19 Juli 2019 10:09

Sugianto Sabran: Kalteng Sangat Pantas Jadi Ibu Kota

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*