MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 09 Februari 2019 15:28
Sarana dan Prasarana TPA di Palangka Raya Masih Kurang
MENUMPUK: Satu-satunya alat berat yang dimiliki Pemkot Palangka Raya bekerja ekstra setiap hari untuk mengurai tumpukan sampah agar tidak meluber.(AGUS FATRONI/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Masalah sampah di Kota Palangka Raya tak kunjung selesai. Selain pengelolaan, sarana dan prasarananya juga masih cukup kurang. Hal itu terlihat ketika penilaian adipura Kota palangka Raya masih mendapat nilai di bawah rata-rata.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Disperkim Kota Palangka Raya M Alfat mengatakan, masalah sampah masih sangat kompleks, baik akses maupun sarana dan prasarana pengolahan sampah.

”Banyak kekurangan dalam peningkatan kualitas pengolahan di tempat pembuangan akhir (TPA), yang pertama yaitu masalah jalan yang masih becek dan kurang memadai, apalagi kalau cuaca seperti sekarang yang sering hujan, meskipun memang pemeliharaan selalu dilakukan,” katanya, Jumat (8/2).

Selain itu, masih kurangnya alat berat untuk mengurai tumpukan sampah juga menambah lemahnya pengolahan sampah di TPA di Jalan Tjilik Riwut Km 14 Kota Palangka Raya.

”Saat ini kami memfokuskan sampah tidak meluber keluar sel. Sementara alat berat yang kami miliki hanya satu, padahal idealnya dua alat berat untuk mengurai sampah, tetapi bulan ini kami bersyukur dibantu alat berat Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ujarnya.

Untuk perbaikan jalan, pihaknya, sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Kalteng untuk bisa masuk pembenahan, terutama peningkatan akses jalan menuju TPA.

”Selama ini kami hanya memanfaatkan yang ada, seperti membuat siring, menimbun genangan atau membuat saluran pembuangan genang. Karena memang anggaran belum masuk, sehingga perbaikan belum bisa dikerjakan maksimal,” ujar Alfat.

Alfat menegaskan, anggaran yang saat ini dimiliki untuk pengolahan sampah masih kurang. Idealnya, anggaran yang diperlukan sekitar Rp 5 miliar per tahun.

”Perlu diketahui, dalam penilaian adipura salah satu item yang ditanyakan adalah anggaran yang disediakan untuk pengolahan TPA. Jadi, apabila anggaran tidak sesuai, maka sudah satu poin minus didapatkan, tetapi itu masih bisa ditutupi apabila semua kekurangan dapat teratasi,” pungkasnya. (agf/ign)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 15:09

Berniat Pinjam Uang di Bank, Penipu Ini Bermodal Dokumen Palsu

PALANGKA RAYA – Subdit Ekonomi Khusus (Eksus) Direktorat Kriminal Khusus…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:18

Dengan Aplikasi Ini, Produk UMKM Lebih Mudah Dipasarkan

PALANGKA RAYA – Aplikasi lokasi informasi dan promosi Si ROMI,…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:15

100 Personel Brimob Dikirim ke Jateng

PALANGKA RAYA – Sebanyak 100 personel Satuan Setingkat Kompi (SSK)…

Jumat, 15 Februari 2019 15:45

Dikira Pocong, Ternyata Orang Gantung Diri

PALANGKA RAYA – Diduga tak bisa menyelesaikan persoalan ditambah permasalahan…

Jumat, 15 Februari 2019 15:35

Polisi Ringkus Komplotan Maling Spesialis Congkel Rumah

PALANGKA RAYA – Kohari Sigit Utomo (33), warga Jalan Tjilik…

Jumat, 15 Februari 2019 15:27

Asosiasi Pedagang Daging Siap Awasi Pemilu

PALANGKA RAYA – Sejumlah perkumpulan dan asosiasi sudah mengikrarkan mendukung…

Jumat, 15 Februari 2019 10:43

HUT Kalteng Dipusatkan di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-62 Kalimantan…

Jumat, 15 Februari 2019 10:26

Selidiki Galian C Tanpa Izin di Parenggean!

PALANGKA RAYA - Maraknya aktivitas galian C di sekitar proyek…

Jumat, 15 Februari 2019 10:22

Reses di Gumas, Masyarakat Usulkan Tiga Bidang Penting

KUALA KURUN – Selama dua hari, anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 15 Februari 2019 10:18

Tingkatkan Pengetahuan Pemuda tentang Pemilu

KUALA KURUN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kalteng dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*