MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 11 Februari 2019 15:23
AWASSSSS!!!! Berlagak Orang Dinas, Penjual Bubuk Abate Keliaran
ILUSTASI.(NET)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Tahun 2019 ini ternyata masih ada yang berani menjual bubuk abate ke masyarakat. Padahal Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah menegaskan bahwa masyarakat bisa memperoleh pembasmi jentik nyamuk itu secara gratis di Puskesmas alias tidak dijual. 

Penjual bubuk abate itu beroperasi di Kecamatan Kumai, Sabtu (9/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu pelaku mendatangi rumah warga dengan berpakaian ala petugas kesehatan, dia membawa bubuk abate dan menawarkan dengan harga Rp 30 ribu per bungkus. 

“Menantu saya yang didatangi setelah suaminya berangkat bekerja. Datang mengetuk pintu lalu menawarkan bubuk abate itu, sambil memaksa agar membeli dengan harga Rp 30 ribu,” ungkap Gusti Syamsul yang juga petugas dari Puskesmas Kumai. 

Menurutnya hal itu jangan sampai terjadi pada warga lain, karena bubuk abate itu pembagiannya gratis. Ia berharap masyarakat bisa lebih waspada agar tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

“Karena meski sudah sering diinformasikan, terkadang warga takut untuk menolak karena dianggap hal itu benar-benar dari Dinas Kesehatan,” terangnya. 

Seperti ditegaskan pihak Dinas Kesehatan sebelumnya bahwa pihaknya tidak pernah memperjualbelikan bubuk abate pada masyarakat. Hal ini merespon adanya keluhan dari masyarakat terkait adanya pihak yang mengatasnamakan Dinkes Kobar yang menjual bubuk pembasmi dan pencegah munculnya jentik nyamuk itu. 

Kabid Pengendalian dan Kesehatan Masyarakat Jamin Ginting mengatakan bahwa semua bubuk abate yang dikeluarkan Dinkes Kobar bisa didapatkan masyarakat secara gratis di Puskesmas. 

“Kalau ada pihak yang menjual dan mengaku dari Dinkes Kobar, hal itu tidak benar. Kalau ada bukti mohon segera dilaporkan ke Dinkes Kobar atau pihak berwajib dengan alasan penipuan,” tegas Jamin. 

Menurutnya, untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya telah menghubungi serluruh Puskesmas di Kabupaten Kobar untuk membuat surat pemberitahuan kepada masyarakat terkait tata cara mendapatkan bubuk abate tersebut. (sam/sla)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 15:36

Anjayyyyyy..!!! Pecandu Narkoba Mengaku Anggota BNN

PANGKALAN BUN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:32

Tim PLN-ITS Explore Indonesia Mampir di Kobar

PANGKALAN BUN - PLN Blits Explore Kalimantan sukses digelar, setelah…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:29

Sepekan, Evakuasi Tujuh Sarang Tawon

PANGKALAN BUN – Tugas Pemadam Kebakaran tidak hanya berurusan dengan…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:24

Bikin Cemas..!!! Awan Tsunami Muncul di Langit Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Gumpalan awan hitam berbentuk seperti gelombang Tsunami…

Sabtu, 16 Februari 2019 15:18

Di Kobar, DBD Mulai "Makan" Korban

PANGKALAN BUN – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten…

Sabtu, 16 Februari 2019 09:12

Tingkatkan SDM, DPD Perpamsi Gelar Workshop

PANGKALAN BUN – Dalam rangka meningkatkan kapasitas Perusahaan Daerah Air…

Jumat, 15 Februari 2019 15:21

Hilang Dua Hari, Mbah Jamin Ditemukan

NANGA BULIK - Dua hari menghilang Muhammad Jamin (79) alias…

Jumat, 15 Februari 2019 15:08

ASTAGA..!!! Rumah Terbakar, Kakek Stroke Nyaris Terpanggang

PANGKALAN BUN – Ketenangan malam warga Desa Kumpai Batu Bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 15:03

Iddihhhhh Ngeri..!!! Ingin Mandikan Anak Malah Temukan Ular Piton

PANGKALAN BUN - Seekor ular Piton ditemukan melingkar di bawah…

Jumat, 15 Februari 2019 11:38

Terapkan Manajemen Risiko di SOPD

PANGKALAN BUN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*