MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 11 Februari 2019 15:23
AWASSSSS!!!! Berlagak Orang Dinas, Penjual Bubuk Abate Keliaran
ILUSTASI.(NET)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Tahun 2019 ini ternyata masih ada yang berani menjual bubuk abate ke masyarakat. Padahal Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah menegaskan bahwa masyarakat bisa memperoleh pembasmi jentik nyamuk itu secara gratis di Puskesmas alias tidak dijual. 

Penjual bubuk abate itu beroperasi di Kecamatan Kumai, Sabtu (9/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu pelaku mendatangi rumah warga dengan berpakaian ala petugas kesehatan, dia membawa bubuk abate dan menawarkan dengan harga Rp 30 ribu per bungkus. 

“Menantu saya yang didatangi setelah suaminya berangkat bekerja. Datang mengetuk pintu lalu menawarkan bubuk abate itu, sambil memaksa agar membeli dengan harga Rp 30 ribu,” ungkap Gusti Syamsul yang juga petugas dari Puskesmas Kumai. 

Menurutnya hal itu jangan sampai terjadi pada warga lain, karena bubuk abate itu pembagiannya gratis. Ia berharap masyarakat bisa lebih waspada agar tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

“Karena meski sudah sering diinformasikan, terkadang warga takut untuk menolak karena dianggap hal itu benar-benar dari Dinas Kesehatan,” terangnya. 

Seperti ditegaskan pihak Dinas Kesehatan sebelumnya bahwa pihaknya tidak pernah memperjualbelikan bubuk abate pada masyarakat. Hal ini merespon adanya keluhan dari masyarakat terkait adanya pihak yang mengatasnamakan Dinkes Kobar yang menjual bubuk pembasmi dan pencegah munculnya jentik nyamuk itu. 

Kabid Pengendalian dan Kesehatan Masyarakat Jamin Ginting mengatakan bahwa semua bubuk abate yang dikeluarkan Dinkes Kobar bisa didapatkan masyarakat secara gratis di Puskesmas. 

“Kalau ada pihak yang menjual dan mengaku dari Dinkes Kobar, hal itu tidak benar. Kalau ada bukti mohon segera dilaporkan ke Dinkes Kobar atau pihak berwajib dengan alasan penipuan,” tegas Jamin. 

Menurutnya, untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya telah menghubungi serluruh Puskesmas di Kabupaten Kobar untuk membuat surat pemberitahuan kepada masyarakat terkait tata cara mendapatkan bubuk abate tersebut. (sam/sla)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 15:57

Ngaku Takut Dukun Sakti, Pria Ini Gelapkan Motor

NANGA BULIK – Mengaku diancam dukun yang katanya sakti bernama…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:53

Hakim PN Pangkalan Bun Turun ke Jalan

PANGKALAN BUN- Sejumlah pegawai dan hakim Pengadilan Negeri Kelas IB…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:40

Anak Pecandu Lem Terima Pembinaan

PANGKALAN BUN – Kesediaan para orangtua yang menyerahkan anak-anaknya ke Kantor…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:17

Seru dan Meriah..!!! Speedboat Racing Bakal Jadi Agenda Rutin

KUMAI – Puluhan speedboat beserta motorisnya tampak berkumpul di dermaga…

Jumat, 19 Juli 2019 14:53

Rapat Banmus, Bahas Agenda Dewan

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Jumat, 19 Juli 2019 14:09

WOW..!!! Perempuan Dominasi Gugat Cerai, Pelakor Salah Satu Biang Keroknya

PANGKALAN BUN – Kaum perempuan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan…

Jumat, 19 Juli 2019 11:19

Juni - Juli Muncul 13 Hotspot di Kobar

PANGKALAN BUN- Kasus kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 18 Juli 2019 14:56

Marukan Jelaskan Asal-usul Lahan Sawit

NANGA BULIK - Mantan Bupati Lamandau Marukan akhirnya hadir dalam…

Kamis, 18 Juli 2019 14:52

Kapok Enggak..!!! Warga Tangkap Penjual dan Pecandu Lem

PANGKALAN BUN- Warga Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 18 Juli 2019 10:45

Terminal Penumpang Pelabuhan Kumai Diresmikan

PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah meresmikan terminal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*