MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 22 Februari 2019 15:58
Pemerintah Didesak Evaluasi Parkir Elektronik
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Keluhan pedagang ikan di kompleks Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit terkait penerapan parkir elektronik dinilai wajar. Apalagi menyangkut kehidupan ekonomi mereka yang merosot karena menurunnya pembeli. Karena itu, Pemkab Kotim didesak mengevaluasi kembali kebijakan parkir tersebut.

”Mereka mengeluhkan itu wajar sekali, tapi saya akui, penempatan parkir elektronik itu tidak tepat di situ. Dinas teknis harus mengkaji ulang,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotim Dani Rakhman, Kamis (21/2).

Dia menuturkan, program parkir yang dicanangkan Pemkab Kotim memang memiliki tujuan bagus. Salah satunya untuk mengefektifkan sektor pendapatan parkir di kawasan itu. Sebab, selama ini PAD parkir dianggap kurang maksimal.

”Sebenarnya  tidak  masalah dengan parkir elektronik, karena kami lihat Sampit sudah menuju ke perkembangan kota maju. Jadi, perlahan mulai diterapkan itu sudah bagus,” kata Dani Rakhman.

Menurutnya, Pemkab Kotim harus mendengarkan keluhan dan aspirasi pedagang. Apabila dalam kesepakatan nantinya parkir elektronik dipindah, hal itu harus dilakukan.

”Pemkab juga harus mendengarkan aspirasi pedagang. Apalagi katanya omset penjualan mereka menurun drastis. Apakah karena memang disebabkan parkir elektronik atau faktor lainnya,” tegas dia.

Dani Rakhman menambahkan, penggunaan sistem loket pembayaran parkir di PPM berdampak pada panjangnya antrean kendaraan. Apalagi loketnya hanya satu, sementara parkir mobil dan motor tidak dipisahkan.

”Masalahnya mungkin di loket keluar, karena hanya satu sehingga terjadi antre, sementara masyarakat kita tidak terbiasa dengan hal-hal seperti itu,” kata dia.

Dia berpandangan, sepinya pengunjung pasar ikan itu bisa disebabkan masyarakat yang sebagian besar tidak mau disibukan dengan urusan parkir. Apalagi jalan masuk dan keluar dalam parkir elektronik tersistem.

Anggota Komisi IV DPRD Kotim Hari Rahmad Panca Setia yang membidangi urusan perhubungan turut prihatin dengan kian menurunnya jumlah pembeli di Pasar Ikan Mentaya.

”Kami turut prihatin apabila banyak pedagang yang rugi karena menurunnya omset penjualan. Kami akan mencari solusi perihal masalah ini,” kata Hari Rahmad Panca Setia.

Menurut politikus Partai Hanura ini, untuk mengetahui akar permasalahan serta dampak yang ditimbulkan, pekan depan pihaknya akan turun ke lokasi untuk mendengar langsung aspirasi pedagang.

”Kita mau mendengar langsung dari pedagang dan pengunjung, apakah penerapan sistem parkir elektronik itu mempermudah atau malah menyulitkan mereka," katanya.

Rammad menambahkan, seharusnya kebijakan yang diambil Dinas Perhubungan Kotim dengan menerapkan sistem parkir elektronik bertujuan untuk kepentingan masyarakat. Namun, jika dalam perjalanannya malah menyulitkan atau merugikan masyarakat, harus dievaluasi.

Seperti diberitakan,persatuan pedagang pasar ikan di PPM Sampit mengancam akan melakukan aksi demo ke Pemkab Kotim. Mereka protes dengan penerapan sistem parkir elektronik yang berimbas sepinya pasar ikan. Para pedagang menilai keberadaan parkir elektronik yang diberlakukan sejak awal Februari 2019 lalu itu merugikan mereka. (ang/ign)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 15:10

Ormas Daerah Tolak People Power

SAMPIT – Rencana aksi poeple power yang akan digelar 22…

Senin, 20 Mei 2019 10:51

Peringati Waisak, Tebar Pesan Cinta Tanah Air

SAMPIT - Umat Buddha merayakan Hari Raya Waisak 2563 TB…

Senin, 20 Mei 2019 10:21

Wagub Kalteng : Hindari People Power

PALANGKA RAYA – Menjelang penetapan hasil Pemilu serentak 2019 yang…

Senin, 20 Mei 2019 09:33

Jangan Tergiur Diskon..!!! Konsumen Diminta Perhatikan Kondisi Barang

SAMPIT-- Mendekati lebaran biasanya tingkat keinginan berbelanja masyarakat semakin meningkat.…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:52

ALHAMDULILLAH..!!! Korban Keracunan Mulai Membaik

SAMPIT – Usai mendapatkan penanganan medis dengan diberikan obat dan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:36

Terkait Keracunan Massal, Dinkes Kesulitan Cari Sampel Makanan

KUALA PEMBUANG - Keracunan massal karyawan di PT Sabindo yang…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:15

Pertahanan Solid, Ambisi Kalteng Putra Terpenuhi

PALANGKARAYA – Ambisi pelatih Kepala Kalteng Putra Gomes De Oliviera…

Jumat, 17 Mei 2019 15:43

YA TUHAN..!!! Puluhan Warga Keracunan, Satu Meninggal Dunia

SAMPIT – Kenduri yang digelar salah seorang karyawan PT Sabindo,…

Jumat, 17 Mei 2019 15:39

WAH PARAH...!!! Produk Rusak dan Kedaluwarsa Masih Dijual

SAMPIT – Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BB POM)…

Jumat, 17 Mei 2019 15:34

Idrus Berencana Menikah, Jaksa Pertimbangkan Kasasi, Polisi Bantah Paksa Terdakwa

Bebasnya Idrus, terdakwa kasus sabu dari jerat hukum menuai respons…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*