MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 12 Maret 2019 15:34
Perajin Rotan Kesulitan Bahan Baku
PERAJIN: Dani (40) menunjukkan tempat sampah yang dapat terbuka saat diinjak. Tempat sampah ini merupakan pesanan turis asal Inggris.(YUNI PRATIWI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Sudah hampir dua bulan perajin rotan mengeluhkan sulitnya mencari bahan baku rotan dari Banjarmasin. Sedangkan bahan baku dari Sampit lebih mahal.

Perajin rotan sekaligus pemilik dari Mebel Rotan Rangga di simpang Baamang Tengah Dani mengaku selalu membeli rotan dari Banjarmasin dengan harga Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan bahan baku di Sampit lebih mahal, yakni Rp 47 ribu per kilogram. Selain itu, Dani mengatakan, pemilik rotan di Kotabesi tidak mau menjual rotan ke perajin di Sampit karena volume pembelian hanya sedikit.

Pria yang sudah sejak 17 tahun membuka usaha kerajinan rotan ini  mengaku tidak dapat menyelesaikan pesanan milik pelanggan karena kesulitan bahan baku.

”Pelanggan saya pesan kursi, sampai saat ini masih berbentuk kerangka saja,” ujar Dani. Dirinya merasa malu kepada pelanggan karena hanya bisa berjanji tanpa tahu kapan kursi pesanan itu selesai.

Dalam sepuluh hari ke depan, dia berharap bahan baku rotan sudah tersedia. Dani masih mengharapkan harga rotan di Sampit stabil. 

Dani baru-baru ini mendapat pesanan dari turis Inggris untuk pembuatan 12 tempat sampah. Satu tempat sampah dihargai Rp 300 ribu.

”Permintaannya tempat sampah yang terbuka saat diinjak, orangnya bilang tempat sampah itu untuk hotel di Bali,” ungkap Dani sambil memperlihatkan tempat sampah yang berbentuk seperti tabung itu.

Menurutnya, orang luar negeri lebih mengapresiasi segala bentuk kerajinan tradisional. Jika cocok,  pelanggan akan pesan lagi untuk dipasarkan di toko souvenir di Bali. Hingga saat ini, dia baru menyelesaikan empat tempat sampah.

Dani mengatakan, tempat sampah seperti itu layak ditempatkan di perkantoran. Karena unik, hanya tinggal diberikan plastik sampah di dalamnya. Selain itu, kerajinan rotan seperti kursi tamu juga diharapkan digunakan di kantor-kantor dinas untuk menonjolkan ciri khas Sampit.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Halikinoor meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kotim mengatur tata kelola rotan. Sebab, sumber daya alam (SDA) rotan termasuk banyak di Sampit.  

Jika tata niaga rota tidak dikelola, maka perajin rotan akan mati di pusat rotan. Ibarat tikus kelaparan di lumbung padi. Sementara pengepul enggan melayani pembelian dalam jumlah sedikit.

”Ada kecenderungan masyarakat lokal jual kepada pengepul, pengepul membagikan kepada pengrajin. Pengepul itu biasanya menjual berton-ton rotan, harga pun cukup tinggi. Sedangkan perajin minta harga rendah,” ungkapnya.

Halikin meminta dinas teknis bersama asosiasi rotan mendata kebutuhan perajin di Sampit. ”Mungkin harganya tidak terlalu jauh namun produk bisa diangkat harganya, sehingga kebutuhan untuk perajin tetap ada,” ujarnya.

Halikin mengatakan, pemkab telah menginstruksikan dinas menggunakan produk rotan. Selama ini dinas sudah menggunakan produk rotan, namun hal tersebut tidak begitu membantu.

”Pengadaaan satu SOPD empat atau lima tahun sekali, baru bisa ganti. Rotan temasuk produk yang tahan lama dan awet,” ujarnya.

Selain itu, adanya keterbatasan anggaran juga merupakan salah satu kendala di samping faktor kebutuhan akan produk tersebut. ”Saya minta dibuka kran ekspor rotan, agar petani rotan sejahtera,” pungkasnya. (rm-96/yit/ign)

 

 


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 15:10

Ormas Daerah Tolak People Power

SAMPIT – Rencana aksi poeple power yang akan digelar 22…

Senin, 20 Mei 2019 10:51

Peringati Waisak, Tebar Pesan Cinta Tanah Air

SAMPIT - Umat Buddha merayakan Hari Raya Waisak 2563 TB…

Senin, 20 Mei 2019 10:21

Wagub Kalteng : Hindari People Power

PALANGKA RAYA – Menjelang penetapan hasil Pemilu serentak 2019 yang…

Senin, 20 Mei 2019 09:33

Jangan Tergiur Diskon..!!! Konsumen Diminta Perhatikan Kondisi Barang

SAMPIT-- Mendekati lebaran biasanya tingkat keinginan berbelanja masyarakat semakin meningkat.…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:52

ALHAMDULILLAH..!!! Korban Keracunan Mulai Membaik

SAMPIT – Usai mendapatkan penanganan medis dengan diberikan obat dan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:36

Terkait Keracunan Massal, Dinkes Kesulitan Cari Sampel Makanan

KUALA PEMBUANG - Keracunan massal karyawan di PT Sabindo yang…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:15

Pertahanan Solid, Ambisi Kalteng Putra Terpenuhi

PALANGKARAYA – Ambisi pelatih Kepala Kalteng Putra Gomes De Oliviera…

Jumat, 17 Mei 2019 15:43

YA TUHAN..!!! Puluhan Warga Keracunan, Satu Meninggal Dunia

SAMPIT – Kenduri yang digelar salah seorang karyawan PT Sabindo,…

Jumat, 17 Mei 2019 15:39

WAH PARAH...!!! Produk Rusak dan Kedaluwarsa Masih Dijual

SAMPIT – Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BB POM)…

Jumat, 17 Mei 2019 15:34

Idrus Berencana Menikah, Jaksa Pertimbangkan Kasasi, Polisi Bantah Paksa Terdakwa

Bebasnya Idrus, terdakwa kasus sabu dari jerat hukum menuai respons…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*