MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 20 April 2019 10:37
Berpolemik, Pedagang Kedua Pasar Ini akan Dipertemukan
TAMPUNG : Bangunan pasar baru yang dibangun untuk menampung para pedagang yang hendak berjualan, di Jalan Sangkurun, Kota Kuala Kurun, Jumat (19/4) siang.(ARHAM SAID/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KUALA KURUN – Keberadaan pedagang di pasar subuh yang lokasinya berada di pelabuhan Kota Kuala Kurun dan berhadapan langsung dengan bangunan pasar baru menuai polemik. Pasalnya, mereka tidak mengikuti ketentuan harus tutup dan selesai berjualan pada pukul 07.00 WIB. Hal tersebut pun dikeluhkan oleh para pedagang di pasar baru.

”Sesuai ketentuan, pedagang pasar subuh harus selesai berjualan pada pukul 07.00 WIB, namun yang terjadi biasanya hingga pukul 10.00 WIB. Ini pun menuai protes dari pedagang pasar baru,” ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yulianus Umar kepada Radar Sampit, Kamis (18/4).

Bentuk protes pedagang pasar baru ini, yakni dengan menemui disperindag memohon agar pasar subuh segera ditutup. Disamping itu, mereka membuat surat pernyataan menolak keberadaan pasar subuh yang sudah disampaikan ke Bupati Gumas. Selain tidak sesuai ketentuan, keberadaan pasar subuh ini juga mengurangi omset para pedagang di pasar baru.

”Atas permohonan tersebut, akan segera ditindaklanjuti. Kami berencana akan mempertemukan para pedagang pasar baru dan pasar subuh untuk membahas serta menyelesaikan masalah ini. Direncanakan, pertemuan kedua belah pihak tersebut, dilaksanakan pada minggu kedua Bulan Mei,” tegasnya.

Dia menuturkan, karena tempat berjualan pedagang pasar subuh berada di lokasi pelabuhan milik Dinas Perhubungan (Dishub), maka pihaknya juga meminta kepada dishub, agar menutup dan tidak mengizinkan pedagang untuk berjualan disana lagi.

”Yang terpenting kita harus satu pemikiran, sehingga pelabuhan yang menjadi lokasi berjualan pedagang pasar subuh tidak lagi digunakan, dan pedagang disana bisa pindah ke lokasi lain,” tuturnya.

Saat ini, lanjut dia, terhadap pedagang di pasar subuh, pihaknya berencana akan menampung mereka dengan menyewa lapak yang berada di bangunan pasar baru.

”Lapak di pasar baru masih ada yang kosong, dan mampu menampung para pedagang dari pasar subuh. Ini juga tentunya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari biaya sewa tersebut,” tandasnya. (arm/oes)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 15:50

Korban Kebakaran SDN Baun Bango Dapat Bantuan

KASONGAN – Korban kebakaran di SDN 1 Baun Bango, Desa…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:42

Wah Kacau..!!! Polusi Udara Tak Bisa Tak Terdeteksi

PALANGKA RAYA – Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan…

Jumat, 19 Juli 2019 21:40

Meriah! Kejari Kapuas Gelar Jalan Sehat dan Anjangsana

KUALA KAPUAS- Kejaksaan Negeri Kabupaten Kapuas menggelar jalan sehat dan…

Jumat, 19 Juli 2019 15:11

Purunlah Pian..??? Ditinggal Pergi, Rumah Jadi Arang

PULANG PISAU – Warga komplekS Buruh, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis),…

Jumat, 19 Juli 2019 15:04

Api Amuk Empat Bangunan di Kapuas

KUALA KAPUAS – Teriakan meminta tolong memecah kesunyian pergantian hari…

Jumat, 19 Juli 2019 11:15

Fraksi-Fraksi Sepakat Bahas Perubahan APBD

KUALA KURUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung…

Jumat, 19 Juli 2019 11:07

Cegah Perkembangan Nyamuk Melalui G1G1J

KUALA KURUN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Jumat, 19 Juli 2019 10:23

Pekerja PT LAK Desak Pembayaran Upah

KUALA KAPUAS – DPRD Kabupaten Kapuas akhirnya menggelar Rapat Dengar…

Jumat, 19 Juli 2019 10:13

Bangun Perkebunan Hortikultura Besar-besaran

PALANGKA RAYA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melaunching…

Jumat, 19 Juli 2019 10:09

Sugianto Sabran: Kalteng Sangat Pantas Jadi Ibu Kota

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*