MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Minggu, 21 April 2019 23:01
INGATTT..!!!! Jangan Beri Uang ke Gepeng!
DIAMANKAN: Anggota Satpol PP Kota Palangka Raya mendata beberapa gelandangan, gepeng, dan anak punk, setelah terjaring dalam sebuah razia, beberapa waktu lalu.(DOK/RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKARAYA – Masyarakat Kota Palangka Raya diminta tak memberikan uang kepada para gelandangan dan pengemis (gepeng). Hal itu untuk mencegah kian suburnya praktik tersebut.

”Kadang rasa keprihatinan mendorong kita memberikan uang kepada mereka dan kita pahami itu. Namun, dengan sikap seperti itu, bukannya mereka berhenti mengemis, namun justru membuat kegiatan itu jadi mata pencaharian mereka dan menyuburkannya,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya Ahmad Fauliansyah, Sabtu (20/4).

Ahmad Fauliansyah menuturkan, menjelang Ramadan, tren pengemis biasanya akan meningkat dengan drastis. Meskipun Palangka Raya telah memiliki peraturan daerah terkait itu, hingga kini penerapannya di lapangan belum maksimal.

”Penindakan jelas tetap kami lakukan, namun secara persuasif. Karena kami tidak bisa melakukan penindakan secara represif dan tegas. Itu bukan kewenangan kami. Namun, kami terus berkoordinasi dengan Satpol PP yang memiliki hak dalam penegakan perda ini. Keterbatasan penganggaran dalam penindakan dan menegakkan perda ini menjadi kendala kami,” ujarnya.

Gepeng yang banyak berkeliaran di Palangka Raya, lanjutnya, merupakan gepeng kiriman dari wilayah lain. Anak-anak punk yang kerap mengamen dan meminta uang, biasanya berasal dari wilayah Kalimantan Selatan yang hanya berdiam 2 atau 3 hari, lalu kembali ke daerahnya.

”Kami selalu tindak mereka dan mengembalikan ke tempat asal. Namun, selalu kembali ke sini. Itu karena sikap masyarakat sendiri yang menyuburkan keberadaan mereka dengan memberikan uang. Untuk memutusnya, jangan berikan uang kepada mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pihaknya memperhatikan banyaknya gepeng. Masyarakat hendaknya jangan memberikan uang kepada gepeng, terlebih ketika yang menjadi gepeng kondisinya masih produktif bekerja.

”Sebenarnya tidak ada salahnya memberikan uang ke mereka, namun itu harus dilihat juga, apakah gepeng ini orang kota atau dari luar. Serta benar-benar orang yang tak mampu,” pungkasnya. (agf/ign)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 15:47

Gara-Gara Ini, Fairid Ancam Cabut Izin THM

PALANGKA RAYA –Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengancam akan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:18

Gunung Mas Bangun Desa dengan Pola Padat Karya

KUALA KURUN – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Rony Karlos…

Jumat, 17 Mei 2019 10:17

Penyelesaian Jalur Mudik, H-7 Lebaran Dipastikan Selesai

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan berbagai…

Jumat, 17 Mei 2019 10:14

Perlu Anggaran Besar untuk Infrastruktur

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menegaskan,…

Jumat, 17 Mei 2019 10:12

Siapkan Pelayanan Publik Terbaik

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Rapat Koordinasi…

Jumat, 17 Mei 2019 10:09

Fairid Pemkot Ajak Warga Jaga Toleransi Beragama

PALANGKA RAYA – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak warga…

Jumat, 17 Mei 2019 10:00

OrtuHarus Dukung Anak Kembangkan Bakat

KUALA KURUN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Jumat, 17 Mei 2019 09:53

Kalangan DPRD Kalteng Berharap Hasil Pemilu Harus Diterima

PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta masyarakat…

Jumat, 17 Mei 2019 09:48

Jadikan O2SN Sebagai Pengalaman Belajar

KUALA KURUN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Gunung…

Jumat, 17 Mei 2019 09:26

Sinergikan Perencanaan Program, Dinsos Kalteng Gelar Rapat Koordinasi

PALANGKARAYA – Dinas Sosial Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi perencanaan program…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*