MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 16 Mei 2019 13:33
Oknum Karyawan Gelapkan Ratusan Juta
DIAMANKAN: Nooratri alias Noor saat diamankan usai diciduk lantaran melakukan penggelapan uang PT Bumi Hutani Lestari tempatnya berkerja.(POLSEK PAHANDUT FOR RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Gara-gara menggunakan uang perusahaan untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari, Nooratri alias Noor harus mendekam dalam sel tahanan. Wanita berusia 47 tahun itu diciduk tim Reskrim Polsek Pahandut karena terbukti menggelapkan uang sebesar Rp 214.777.848 milik PT Bumi Hutani Lestari, tempatnya bekerja.

Warga Jalan Jati itu diamankan di kediamannya, Senin (13/5). Polisi juga menyita barang bukti berupa dokumen dan buku rekening. Kasus itu sudah ditangani Polsek Pahandut. Noor terancam hukuman di atas empat tahun penjara.

Modus penggelapan itu dilakukan Noor dengan cara, setiap mentransfer uang ke rekening kontrak, selalu beralasan terjadi kesalahan dari nomor rekening atau nama kontraktor. Uang tersebut kemudian diretur dari bank, padahal telah ditransfer ulang ke rekening adik-adiknya.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kapolsek Pahandut AKP Sony Rizky Anugrah mengatakan, tersangka melakukan aksinya tahun lalu. Akibat perbuatannya, PT Bumi Hutani Lestari mengalami kerugian sebesar Rp 214.777.848.

”Barang bukti buku rekening milik adik tersangka, sebab tersangka beraksi dengan mentranfer uang kepada dua rekening tersebut,” kata Sony didampingi Kanit Reskrim Ipda Rahis Fadhillah, Rabu(15/5).

Sony menuturkan, tersangka mengakui semua perbuatannya dengan menyatakan semua uang sudah digunakan untuk keperluan sehari-hari. Namun, sebelum itu, pihak perusahaan memiliki itikad baik dengan menyuruh agar mengganti uang yang sudah digelapkan.

Namun, beberapa bulan berjalan, Noor belum bisa mengembalikan uang tersebut karena sudah terlanjur terpakai. Dia berjanji berusaha meminjam dan menggadaikan rumah agar mengganti kerugian perusahaan.

Kemudian, lanjut Sony lagi, tersangka membuat surat pernyataan meminta waktu tempo lebih lama lagi, namun tidak ada kejelasan pengembalian. Perusahaan akhirnya melapor ke polisi dan tersangka diamankan ke Polsek Pahandut.

”Proses pemeriksaan masih kami lakukan. Tersangka dikenakan Pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan. Beberapa saksi dimintai keterangan,” pungkasnya. (daq/ign)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 14:14

Kalteng Putra Yakin Curi Poin di Surabaya

PALANGKA RAYA- Laga terjal kembali akan dilakoni Kalteng Putra di…

Senin, 20 Mei 2019 13:54

Empat Tokoh Masyarakat Ini Serukan Tolak Aksi Pople Power

PULANG PISAU- Dalam aksi mengumpulkan massa pada 22 Mei yaitu…

Senin, 20 Mei 2019 10:16

Perkuat Pengelolaan Lingkungan Hidup

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan,…

Senin, 20 Mei 2019 10:03

Pembahasan Empat Raperda Dipercepat

PALANGKA RAYA – Memasuki masa sidang II tahun 2019, Pemerintah…

Senin, 20 Mei 2019 10:00

Gubernur Kaji Kenaikan Gaji Guru Honorer

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, mengharapkan…

Senin, 20 Mei 2019 09:56

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

PALANGKA RAYA-Menjalin silaturahmi dan bentuk koordinasi apik dalam bidang jaminan…

Senin, 20 Mei 2019 09:54

Wali Kota Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

PALANGKARAYA – Diseratai mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1440 Hijriah,…

Senin, 20 Mei 2019 09:46

Ritual Wara Desa Kandui Bakal Diatur

MUARA TEWEH – Pemerintah Kecamatan Gunung Timang melaksanakan rapat bersama…

Senin, 20 Mei 2019 09:43

Generasi Muda Harus Kuasai Teknologi, Jangan Gaptek..!!!

KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Senin, 20 Mei 2019 09:39

Petani Diimbau Gunakan Pupuk Organik

KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*