MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 17 Mei 2019 15:43
YA TUHAN..!!! Puluhan Warga Keracunan, Satu Meninggal Dunia
DIRAWAT: Sejumlah korban keracunan massal saat dirawat di Puskesmas Terawan.(IST/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kenduri yang digelar salah seorang karyawan PT Sabindo, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, berujung tragedi. Sebanyak 53 karyawan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor itu keracunan makanan yang dihidangkan dalam acara itu. Ironisnya, satu orang meninggal dunia.

Peristiwa itu bermula ketika sejumlah karyawan menghadiri undangan aqiqah sekaligus buka bersama di kediaman Tumina, Minggu (12/5). Makanan yang dihidangkan beragam, mulai dari gulai kambing, daging ayam, es buah, dan lainnya. Para undangan pun sangat menikmati sajian nikmat itu.

Namun, keesokan harinya, satu per satu warga mulai keracunan makanan. Gejalanya nyaris sama, diare, pusing-pusing, meriang, hingga mual. Para pekerja perusahaan tersebut lalu berobat ke Puskesmas Terawan dan pelayanan kesehatan lainnya di wilayah itu.

Di Puskesmas Terawan, ada 14 orang karyawan yang dirawat. Dua di antaranya terpaksa dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit. Salah seorang pasien, Blansida Belansia Beandeta Bunga (11), justru mengembuskan napas terakhir di perjalanan.

Jumaniah (41), istri salah seorang korban yang dirawat di RSUD dr Murjani Sampit, Syamsudin (51), mengatakan, penyebab keracunan itu dari sumber makanan yang dikonsumsi saat menghadiri acara aqiqah di kediaman Tumina.

”Minggu (12/5) malam lalu, warga menghadiri acara aqiqahan. Keesokan harinya, mereka langsung sakit (keracunan, Red),” katanya.

Menurut Jumaniah, suaminya merasakan gangguan pencernaan atau diare, pusing, meriang, dan mual. Dia lalu melarikan suaminya ke Puskesmas Terawan. ”Saat di Puskesmas, ternyata warga lainnya yang juga ikut hadir di acara aqiqah, sama-sama dilarikan ke puskesmas. Sempat saya tanyakan pada pihak keluarga yang sakit, jawabannya sama, keracunan,” katanya.

Jumaniah menambahkan, selain suaminya, dua anaknya, Putri (20) dan Alviana (14), juga mengalami hal yang sama. Namun, kedua putrinya dirawat di Puskesmas Terawan.

Kepala Puskesmas Terawan Sapto Legowo mengatakan, pasien yang diduga keracunan makanan itu mengalami muntah-muntah. Namun, sebagian sudah diizinkan pulang dan dalam tahap penyembuhan. ”Kasus tersebut sudah ditangani Dinkes Seruyan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Sapto menuturkan, total jumlah korban keracunan massal tersebut sebanyak 53 orang. Selain di Puskesmas Terawan, sebagian dirawat dokter perusahaan. Informasinya, kondisi para korban sebagian sudah membaik.

Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting melalui Kapolsek Danau Sembuluh Iptu Far’ul Usaedi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. ”Anggota masih mengumpulkan data-datanya dan kami akan dalami kasus ini,” tegasnya. (sir/hen/ign)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 22:17

Dishub Diminta Tambah Traffic Light

<p><strong>PALANGKA RAYA</strong> &ndash; DPRD Kota Palangka Raya menilai sejauh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*