MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Selasa, 18 Juni 2019 12:23
Ketergantungan Daging dari Luar Harus Diatasi
TAK MAKSIMAL : Aktivitas salah satu peternak sapi lokal di Sampit, yang masih menggunakan pola tradisional. (Dok.Radar Sampit)

PROKAL.CO, SAMPIT - Hingga saat ini, ketergantungan konsumen di Kotim terhadap pasokan  daging sapi dari luar daerah  masih belum bisa diatasi. Padahal menurut anggota Komisi II DPRD Kotim Abdul Kadir, potensi pengembangan  ternak sapi di daerah ini  sangat besar.

Dirinya pun merasa aneh, potensi tersebut saat ini belum bisa digarap dengan baik. Sehingga mendorong agar pemerintah bisa menggenjot produksi peternak lokal, sehingga bisa menghentikan ketergantungan pasokan sapi dari luar daerah.

”Pemenuhan kebutuhan daging sapi juga harus menjadi perhatian kita. Kita harus meningkatkan peternakan lokal sehingga tidak perlu lagi sapi impor atau pasokan sapi dari daerah lain,” ujarnya.

Menurut Abdul Kadir, potensi peternakan di daerah ini sangat besar sehingga harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah setempat.  Tidak hanya mendukung peternak lokal, ditegaskannya pemerintah daerah juga harus mendorong perkebunan besar swasta kelapa sawit untuk ikut mengembangkan peternakan sapi,  mengingat pakan ternak sangat melimpah di areal perkebunan tersebut.

Dikatakannya pula, Pemerintah Kabupaten Kotim melakukan berbagai cara untuk meningkatkan produksi sapi oleh peternak lokal. Berbagai bantuan bisa digulirkan, mulai dari permodalan, bibit sapi, penggemukan hingga inseminasi buatan atau kawin suntik.  

Sementara itu,  untuk  kebutuhan daging sapi di Kotim pada hari-hari biasa antara 8-9 ekor atau berkisar 250-300 kilogram per bulan. Sedangkan pada hari-hari besar keagamaan, kebutuhan meningkat menjadi 12-15 ekor per hari.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut saat ini Kotim harus mendatangkan dari daerah lain seperti Sulawesi, Madura, Bali, Nusatenggara Barat dan Kalimantan Selatan. Diperkirakan, Kotim baru mencapai swasembada sapi, bila jumlah populasi ternak tersebut mencapai 12.000 ekor per tahun.(ang/gus)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:51

Blangko e-KTP Kosong, Disdukcapil Pakai Suket

KUALA PEMBUANG - Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di…

Jumat, 19 Juli 2019 10:03

864 Warga Seranau Terima KPM dan PKH

SAMPIT – Sebanyak 864 jiwa warga dari 5 Desa dan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:42

Bupati Cup,Ajang Menjaring Atlet Potensial

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 14:26

Harga Cabai di Seruyan Makin HOTTTTT..

KUALA PEMBUANG – Melonjaknya harga cabai di sejumlah daerah sepertinya…

Kamis, 18 Juli 2019 14:24

Polres Seruyan Siaga Karhutla

KUALA PEMBUANG - Kepolisian Resor (Polres) Seruyan mulai saat ini…

Kamis, 18 Juli 2019 12:28

ASN di Seruyan Beri Layanan Terbaik bagi Masyarakat

KUALA PEMBUANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan Drs Haryono,…

Rabu, 17 Juli 2019 15:12

Pemerataan Pembangunan Mulai Terwujud

KUALA PEMBUANG – Anggota DPRD Seruyan Arahman mengatakan, pemerataan pembangunan…

Rabu, 17 Juli 2019 15:10

Seruyan Rawan Karhutla

KUALA PEMBUANG - Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Seruyan sepertinya…

Rabu, 17 Juli 2019 15:08

Tanam Mangrove di Kawasan Wisata, 16.500 Pohon Ditanam

KUALA PEMBUANG - PT. Rimba Raya Conservation (RRC) kembali melakukan…

Rabu, 17 Juli 2019 08:29

Smansa Siap Cetak Generasi Berkarakter

SAMPIT – SMAN 1 Sampit menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*