MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Senin, 24 Juni 2019 13:12
PBS Diminta Hindari PHK Massal
Bupati Kotim, Supian Hadi.

PROKAL.CO, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau kepada seluruh Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berinvestasi di Kotim, agar menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak dan massal.

Bupati Kotim Supian Hadi menjelaskan, adanya perusahaan yang berinvestasi di Kotim bukan hanya memberikan dampak ekonomi saja, namun juga memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat Kotim. Termasuk bagi warga pendatang,  yang bergantung hidup kepada perusahaan. Untuk itu diharapkannya,  jika melakukan PHK harus disesuakan dengan kesalahan karyawan.

”Terkait adanya salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang melakukan PKH massal terhadap pekerjanya, sebanyak 100 orang, saya belum menerima laporan resmi. Saya sudah meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengecek hal tersebut," paparnya.

Supian Hadi melanjutkan, kejadian tersebut harus dicari titik permasalahannya, kenapa sampai pihak perusahaan melakukan PHK massal. Dinas terkait pun diminta mengumpulkan informasi dari semua pihaknya, tidak hanya dari satu pihak saja, sehingga pemerintah dapat mengambil sikap, baik terhadap perusahaan dan juga terhadap para karyawan.

”Jika memang dilakukan pemecatan sepihak oleh perusahaan, maka akan diterapkan terkait aturan ketenagakerjaan. Terlebih lagi jika yang dipecat merupakan putra daerah,  saya harap perusahaan mempertimbangkan hal tersebut," imbuhnya.

Supian yakin,  jika perusahan dan masyarakat duduk secara bersama semua masalah akan dapat terselesaikan. Menurutnya saat ini keberadaan perusahaan sangat memberikan dampak baik untuk masyarakat. Terlebih dalam memberikan lapangan pekerjaan, sehingga membantu ekonomi masyarakat.

”Saya meminta agar perusahaan menghindari terjadinya PHK terhadap perusahaan, sebab hal tersebut dapat menjadi masalah untuk masyarakat yang bergantung hidup di perusahaan," pungkasnya. (dc/gus)  

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 10:03

864 Warga Seranau Terima KPM dan PKH

SAMPIT – Sebanyak 864 jiwa warga dari 5 Desa dan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:42

Bupati Cup,Ajang Menjaring Atlet Potensial

KUALA PEMBUANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Kamis, 18 Juli 2019 14:26

Harga Cabai di Seruyan Makin HOTTTTT..

KUALA PEMBUANG – Melonjaknya harga cabai di sejumlah daerah sepertinya…

Kamis, 18 Juli 2019 14:24

Polres Seruyan Siaga Karhutla

KUALA PEMBUANG - Kepolisian Resor (Polres) Seruyan mulai saat ini…

Kamis, 18 Juli 2019 12:28

ASN di Seruyan Beri Layanan Terbaik bagi Masyarakat

KUALA PEMBUANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan Drs Haryono,…

Rabu, 17 Juli 2019 15:12

Pemerataan Pembangunan Mulai Terwujud

KUALA PEMBUANG – Anggota DPRD Seruyan Arahman mengatakan, pemerataan pembangunan…

Rabu, 17 Juli 2019 15:10

Seruyan Rawan Karhutla

KUALA PEMBUANG - Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Seruyan sepertinya…

Rabu, 17 Juli 2019 15:08

Tanam Mangrove di Kawasan Wisata, 16.500 Pohon Ditanam

KUALA PEMBUANG - PT. Rimba Raya Conservation (RRC) kembali melakukan…

Rabu, 17 Juli 2019 08:29

Smansa Siap Cetak Generasi Berkarakter

SAMPIT – SMAN 1 Sampit menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah…

Rabu, 17 Juli 2019 08:20

Ayo Bersama-sama..!!! BPBD Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*